Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tuduh Gerai Minuman Berikan Racun, Ternyata Pacar Diduga Jadi Dalangnya

Vina Oktiani - wolipop
Selasa, 12 Mei 2026 08:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi Wanita Sedih
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Seorang wanita di China menjadi sorotan publik setelah menuduh sebuah gerai teh susu terkenal mencampurkan merkuri ke dalam minumannya. Namun hasil penyelidikan justru mengungkap fakta mengejutkan bahwa pelaku sebenarnya diduga adalah sang pacar sendiri.

Melansir SCMP peristiwa ini terjadi di Provinsi Anhui, China bagian tengah. Wanita bermarga Zhang itu awalnya membagikan pengalamannya di media sosial setelah menemukan butiran aneh di dalam minuman milk tea yang dibelikan pacarnya pada 27 April lalu.

Menurut Zhang, beberapa tegukan pertama terasa normal. Namun setelah itu ia mulai merasakan butiran kecil keras yang berbeda dari topping boba biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rasanya sangat keras dan tidak seperti bubble tapioka," ungkap Zhang.

Ia kemudian memuntahkan butiran tersebut dan melihat serpihan kecil berwarna perak yang diyakininya sebagai merkuri.

ADVERTISEMENT

Merasa khawatir, Zhang langsung menghubungi pihak gerai teh susu untuk menyampaikan keluhan. Namun pihak toko menegaskan bahwa proses produksi mereka tidak mungkin menggunakan bahan berbahaya seperti merkuri dan menyarankan agar kasus tersebut dilaporkan ke polisi.

Kasus ini kemudian viral di media sosial China dan memicu kekhawatiran publik terkait keamanan makanan dan minuman. Banyak warganet sempat mengecam merek teh susu tersebut.

Pihak gerai menyatakan akan bekerja sama penuh dengan polisi dan otoritas pengawas pasar untuk menyelidiki kasus itu. Hasil investigasi resmi yang diumumkan pada 29 April justru mengejutkan publik. Tim penyelidik memastikan seluruh bahan dan prosedur produksi di gerai tersebut aman. Mereka juga menyatakan bahwa benda asing di dalam minuman sengaja dimasukkan oleh pihak pembeli.

Polisi pun telah menangkap tersangka dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Meski identitas pelaku tidak diumumkan secara resmi, banyak netizen menduga pacar Zhang adalah orang di balik insiden tersebut.

"Ini adalah percobaan pembunuhan," tulis seorang pengguna media sosial.

"Saya yakin merkuri itu bukan berasal dari toko. Untuk apa mereka menyimpan bahan seperti itu?" komentar netizen lainnya.

Beruntung Zhang tidak mengalami gangguan kesehatan serius. Padahal, paparan merkuri dapat berakibat fatal jika masuk ke tubuh dalam jumlah tinggi.

Keracunan merkuri akut dapat menyebabkan gangguan pernapasan, kerusakan sistem pencernaan, nyeri dada, kelelahan, hingga diare. Sementara paparan jangka panjang bisa memicu gangguan saraf, tremor, kerusakan ginjal, bahkan kegagalan organ yang mematikan.

Di China, tindakan mencampurkan merkuri ke dalam makanan termasuk tindak pidana serius dalam hukum pidana terkait penyebaran zat berbahaya. Pelaku dapat terancam hukuman penjara hingga hukuman mati apabila menyebabkan kerugian besar atau kematian.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads