Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Money Date, Kencan Ngobrolin Finansial agar Hubungan Makin Langgeng

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 23 Mar 2026 16:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Couple of cheerful small business owners taking care of finances and payments using laptop and notepad in their restaurant
Foto: iStock
Jakarta -

Saat mendengar istilah kencan, mungkin yang langsung terbayang adalah makan malam romantis atau nonton di bioskop. Namun ada satu hal yang kerap terlupakan atau bahkan tak pernah terpikirkan pasangan ketika kencan, yakni membicarakan topik finansial.

Nyatanya, menggabungkan obrolan finansial dengan suasana santai dan romantis bisa menjadi langkah cerdas untuk menjaga hubungan asmara tetap sehat.

"Banyak pasangan cenderung menghindari pembicaraan soal uang," ujar Sheila Schroeder, konsultan di Wealthspire sekaligus penulis buku It's Time to Talk: A Woman's Guide to Navigating Money Conversation, seperti dikutip dari Real Simple.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin berujung bertengkar, atau sulit membahasnya secara dewasa. Padahal, money date adalah cara yang sangat produktif untuk membicarakan keuangan bersama," lanjutnya.

Manfaat Money Date untuk Hubungan

1. Membahas Keuangan Tanpa Drama

ADVERTISEMENT

Topik uang sering kali sensitif, apalagi jika kondisi finansial sedang tidak stabil. Namun, membicarakannya dalam suasana santai bisa membantu meredakan ketegangan.

Sheila menyarankan untuk menunda perdebatan soal uang, lalu membahasnya kembali dalam suasana yang lebih tenang.

"Mari jeda dulu, beri waktu untuk menenangkan diri dan berpikir lebih rasional," katanya.

2. Lebih Memahami Latar Belakang Finansial Pasangan

Setiap orang punya masalah atau cerita berbeda tentang uang, biasanya dipengaruhi oleh cara mereka dibesarkan.

"Jika kamu cenderung hemat, bisa jadi itu karena nilai tersebut sudah ditanamkan sejak kecil," jelas Sheila.

"Banyak orang tidak menyadari bagaimana pengalaman masa lalu membentuk cara mereka memandang uang. Money date membantu kita memahami alasan di balik keputusan finansial masing-masing."

3. Sama-Sama Paham Kondisi Keuangan

Dalam banyak hubungan, sering kali hanya satu pihak yang mengelola keuangan. Money date membantu kedua belah pihak tetap terlibat dan memahami kondisi finansial bersama.

"Jika selama ini hanya satu orang yang memikul tanggung jawab, money date memastikan kalian berdua tahu apa yang sedang terjadi," ujar Sheila.

"Ini juga membantu membangun visi bersama tentang bagaimana uang seharusnya bekerja untuk kalian."

Cara Merencanakan Money Date yang Ideal

Jadwalkan Secara Rutin

Money date bukan sesuatu yang dilakukan sekali saja. Tapi perlu secara rutin dan berkesinambungan.

"Kamu perlu ritme percakapan yang rutin soal uang," kata Sheila. Ia menyarankan menjadwalkannya setidaknya sebulan sekali agar komunikasi tentang keuangan tetap berjalan.

Fokus pada Satu Topik

Alih-alih membahas 'keuangan' secara luas, pilih satu topik spesifik agar lebih terarah. Misalnya, membicarakan budget liburan, mengevaluasi langganan bulanan, atau rencana membeli mobil.

"Kalian bisa membahas pilihan model mobil, anggaran, dan apa artinya bagi masing-masing," jelasnya.

"Satu pihak mungkin ingin lebih hemat dengan mobil bekas, sementara yang lain mempertimbangkan opsi yang lebih mahal."

Menentukan topik sejak awal juga memberi waktu untuk mempersiapkan data atau pertanyaan sebelum bertemu.

Batasi Waktu

Tak perlu terlalu lama. Sekitar satu jam sudah cukup untuk membahas keuangan, lalu lanjutkan dengan aktivitas lain yang lebih santai.

Buat Tetap Menyenangkan

Anggap money date seperti kencan biasa. Bisa sambil menikmati kopi, pastry, atau makan malam favorit.

"Pastikan kamu tidak sedang lelah, lapar, atau sudah kesal sebelum memulai. Semuanya akan terasa lebih ringan jika dibicarakan dengan sedikit humor," saran Sheila.

Perlu diingat bahwa money date bukan sekadar tentang angka, tetapi membangun komunikasi, kepercayaan, dan visi masa depan bersama. Karena dalam hubungan yang sehat, membicarakan uang seharusnya terasa seperti kerja sama, bukan sumber konflik.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads