Tanda-tanda Orang Depresi yang Tidak Boleh Disepelekan
Apa diri sendiri atau orang terdekatmu sedang merasakan stres berlebihan hingga hilang kontrol atas diri sendiri? Jangan disepelekan, mungkin hal itu termasuk tanda-tanda orang depresi yang harus segera ditangani.
Depresi adalah gangguan suasana hati serius yang dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik. Depresi bisa mempengaruhi caramu berpikir, merasa, dan bertindak.
Hal ini juga dapat membuatmu sulit untuk mengatasi stres sehari-hari dan menikmati aktivitas yang biasa kamu sukai. Depresi bisa dirasakan oleh semua orang termasuk anak-anak, baik ringan sementara atau berat berkepanjangan, ada yang mengalaminya hanya sekali dan juga berkali-kali dalam hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Depresi dapat menyebabkan kerugian yang serius hingga berujung dengan tindakan bunuh diri. Untuk itu, penting bagimu mengetahui tanda-tanda orang depresi agar dapat mencegah dan menjaga diri dari hal yang tidak diinginkan.
Berikut beberapa tanda-tanda umum orang depresi:
1. Merasakan Emosi yang Meledak-ledak
Salah satu tanda-tanda orang depresi yang mudah dikenali yaitu memiliki atau merasakan satu emosi secara berlebihan. Seperti perasaan sedih, orang depresi akan merasakan kesedihan berlarut dan murung selama berminggu-minggu bahkan lebih.
Mereka juga menjadi mudah marah, tersinggung, dan menangis secara berlebihan. Sering merasa cemas dan gelisah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga membuat diri sendiri menjadi lelah tanpa disadari.
2. Merasa Putus Asa dan Tidak Berharga
Orang depresi akan merasa hidup dan dirinya tidak berharga. Mereka merasa putus asa dan tidak memiliki harapan.
Perasaan itu diiringi dengan hampa yang menghantui hidup mereka hingga hilangnya rasa optimis terhadap semua hal. Orang depresi sering menganggap bahwa mereka tidak pantas mendapatkan hal-hal baik pada dirinya.
Mereka merasa terlalu lelah menjalani kehidupan dengan berbagai tekanan yang dialami. Bahkan dengan tingkat keparahan yang tinggi, tanda-tanda orang depresi akan mulai menyakiti diri sendiri hingga berakhir bunuh diri.
3. Tidak Bergairah
Tanda-tanda orang depresi juga dapat dilihat dari perubahan sikap yang cukup signifikan yaitu hilangnya gairah dalam melakukan aktivitas atau kegiatan yang disukai. Padahal sebelumnya hal tersebut merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi mereka.
Mereka kehilangan antusias terhadap hobi dan interaksi dengan lingkungan bahkan sampai menghindarinya. Orang depresi tidak lagi bersemangat melakukan berbagai hal dalam kesehariannya.
4. Perubahan Pola Hidup yang Tidak Sehat Secara Drastis
Depresi membuat penderitanya akan mengalami perubahan secara drastis, mulai dari pola makan, mengonsumsi makanan yang membahayakan bagi tubuh, hingga menurunnya kualitas tidur. Mereka yang depresi bisa kehilangan nafsu makan atau sebaliknya, ini dapat menyebabkan kenaikan ataupun penurunan berat badan yang tidak sehat.
Pada tingkat depresi yang cukup parah, sering membuat penderitanya merasa membutuhkan sesuatu yang dapat meringankan beban mereka. Orang depresi akan beralih mengonsumsi alkhohol hingga narkoba sebagai bentuk pelampiasan padahal hal tersebut jelas hanya akan memperburuk kondisi kesehatan dan membuat masalah baru dalam hidupnya.
Selain itu, orang depresi juga akan mengalami insomnia, dari ringan hingga berat, atau justru sebaliknya dengan lebih banyak tidur. Hal ini terjadi karena mereka merasa lelah terus-menerus walaupun sudah beristirahat.
Dengan pola hidup tidak sehat seperti itu, jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, pastinya akan berefek pada kesehatan. Mulai dari sakit ringan, seperti diare, masalah pencernaan, hingga penyakit berat, termasuk diabetes, jantung, hingga stroke.
Itulah tanda-tanda orang depresi yang bisa kamu kenali. Tidak semua orang yang depresi akan mengalami semua gejala ini.
Beberapa orang mungkin hanya mengalami sebagian gejala, sementara yang lain mengalami banyak gejala yang parah. Depresi bukanlah aib atau hal memalukan namun sebuah penyakit hati yang bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat.
Ketika hal ini terjadi padamu atau orang terdekatmu, jangan mengisolasi diri dan jangan ragu untuk meminta dukungan dari orang terdekat untuk bisa membantumu melewati masa sulit ini. Kamu juga bisa bergabung dengan komunitas orang-orang yang mengalami hal sama sepertimu.
Penting pula untuk mencari bantuan profesional, terutama jika merasa gejala yang terjadi sudah cukup berat. Seorang terapis atau psikiater dapat membantumu mengetahui dengan jelas, kondisi kesehatan mentalmu secara keseluruhan dan merekomendasikan pengobatan yang tepat.
(eny/eny)
Home & Living
5 Rekomendasi Rice Cooker Multifungsi! Masak Nasi, Sup, Hingga Dessert dalam Satu Alat
Home & Living
Cara Menggunakan French Press untuk Membuat Kopi di Rumah Senikmat di Cafe
Elektronik & Gadget
5 Rekomendasi Power Bank PISEN Ini Bikin Mudik Bebas Drama Lowbatt
Olahraga
Dunlop Gecko Tac Overgrip: Grip Anti Licin untuk Tingkatkan Performa
Ramalan Zodiak Cinta 17 Maret: Pisces Atasi Konflik, Aries Redam Pertengkaran
Ramalan Zodiak 17 Maret: Taurus Bikin Orang Penasaran, Gemini Jangan Cemburu
Ramalan Zodiak 17 Maret: Aquarius Kinerja Menurun, Pisces Hadapi Gunjingan
Ramalan Zodiak 17 Maret: Scorpio Lagi Beruntung, Sagitarius Tepati Janji
Siap Nikah atau Sekedar Yakin? Cek Kesiapan Mentalmu Sebelum Menikah bersama Psikolog
Makin Panas, Keluarga Kim Sae Ron Diduga Alami Tekanan Akibat Kim Soo Hyun
Foto: Adu Gaya Seksi Para Bintang di Karpet Merah Oscars After Party 2026
Pesona Son Ye Jin dengan Otot Perut Kencang, Tak Disangka Sudah Jadi Ibu
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari











































