ADVERTISEMENT

Popularitas Wanita Ukraina di Aplikasi Kencan Naik 2x Lipat Sejak Invasi Rusia

Hestianingsih - wolipop Selasa, 15 Mar 2022 08:45 WIB
Menemukan pasangan lewat aplikasi Ilustrasi aplikasi kencan. Foto: Istock
Jakarta -

Invasi Rusia ke Ukraina membuat popularitas para wanita Ukraina meningkat di dunia perjodohan. Sebuah platform kencan online mencatat minat terhadap wanita asal Ukraina bertambah hingga dua kali lipat.

Meilishka, aplikasi kencan online yang menjodohkan pria China dengan wanita dari Eropa Timur mengungkap bahwa ketertarikan terhadap wanita Ukraina naik dua kali lipat. Kenaikan ini terjadi sejak negara tersebut diinvasi Rusia.

"Sekarang banyak klien yang minta (dijodohkan) dengan wanita Ukraina," ujar Pavel Stepanets, pendiri Meilishka, seperti diberitakan Insider.

Rasa iba jadi salah satu faktor utama yang membuat banyak pria China tertarik menjadikan wanita Ukraina sebagai pasangan. Mereka berniat menyelamatkan mereka dari kemalangan akibat jadi korban perang yang terjadi dalam dua minggu belakangan.

"Para klien ini tahu bahwa banyak wanita Ukraina yang sedih dan berpikir China merupakan tempat aman bagi mereka. Jadi menurut para pria China ini, wanita Ukraina akan mempertimbangkan untuk mencari pasangan yang berasal dari Negeri Tirai Bambu," terang Pavel.

Dia menjelaskan banyak pria China memilih wanita dari Eropa Timur karena dianggap tidak terlalu banyak menuntut ketimbang wanita senegaranya. Selain itu standar kecantikan di China juga memegang peran.

"Sejujurnya, wanita Ukraina dianggap sebagai salah satu yang paling cantik di dunia," tuturnya.

Dalam budaya China, menikahi wanita berkulit putih dan berparas Kaukasia dipandang sebagai simbol kesuksesan. Ada anggapan bahwa menikahi wanita Ukraina dianggap sebagai solusi untuk mengatasi ketidakseimbangan gender, dengan kata lain, bisa 'memperbaiki keturunan'.

Simak Video 'Penampakan Sisa-sisa Gempuran Rusia di Ukraina, Petugas Mulai Evakuasi':

[Gambas:Video 20detik]



(hst/hst)