Cerita di Balik Viral Prewedding Sekaligus Protes PPKM ala Lutfi Agizal

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 11 Agu 2021 18:00 WIB
Lutfi Agizal dan Nadya Indry. Foto: Dok. Instagram @lutfiagizal.
Depok -

YouTuber Muhamad Lufti Agizal dan calon istri Nadya Indry membuat heboh warganet di Instagram. Keduanya melakukan aksi protes di pinggir jalan terkait dengan kebijakan PPKM sambil melakukan sesi foto prewedding.

Melalui akun Instagramnya @lutfiagizal, pria yang juga dikenal sebagai aktor itu membagikan keresahan hatinya yang ingin mengadakan acara pernikahan. Mantan kekasih putri Iis Dahlia itu menuliskan beberapa pernyataan terkait perpanjangan PPKM yang dilakukan pemerintah.

"Prewed ini ungkapan dari para calon pengantin & vendor pernikahan periode Juni-Oktober 2021. Semoga pak luhut lihat...🙏🏻🙏🏻🙏🏻," tulis akun Instagram @lutfiagizal (10/8/2021).

Pada foto yang diunggah itu terlihat, Nadya tampil selayaknya pengantin memakai mengenakan kebaya putih, kain batik dan siger Sunda. Sedangkan Lutfi dalam sesi prewedding memakai jas putih, penutup kepala, selop putih dan kain batik. Bergaya bak pengantin mereka berpose di pinggir jalan sambil membawa karton seperti orang yang berdemo.

"Pak saya mau nikah!!! Bukan mau arisan! Jadi gak mungkin cuma 30 orang batasnya!! Kami tidak akan melanggar prokes! PPKM mohon jangan lagi diperpanjang. Terimakasih," demikian yang tertulis di karton yang dibawa oleh Nadya.

"PPKM sampai kapan diperpanjang? Kami pusing diundur terus.. Kami tidak mau melanggar prokes! Aku hanya mau halalin dia dan membuatnya bahagia terimakasih," demikian isi tulisan di karton yang dibawa oleh Lutfi Agizal.

Lutfi Agizal dan Nadya Indry.Lutfi Agizal dan Nadya Indry. Foto: Dok. pribadi Lutfi Agizal.

Aksi Lutfi Agizal dan Nadya Indry pun langsung viral dan mendapatkan dukungan dari warganet di akun Instagramnya. Hingga Rabu (11/8/2021) postingan tersebut sudah mendapatkan 9.947 Likes dan 233 komentar. Kisah viralnya KLIK DI SINI.

Wolipop menghubungi Muhamad Lutfi Agizal untuk mengklarifikasi terkait aksinya prewedding sekaligus protes PPKM yang viral itu. Dia mengungkap alasannya melakukan sesi foto prewedding tersebut.

"Kebetulan ada informasi bahwa PPKM dilanjutkan sampai tanggal 16 Agustus, aksi ini menjawab ketakutan kita sebagai calon pengantin yang akan menyelenggarakan acara pernikahan," kata Lutfi kepada Wolipop, Rabu (11/8/2021).

Lutfi mengatakan jika aksi tersebut dilakukannya di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat pada 10 Agustus 2020 di sore hari Ada dua titik di lokasi sama yang menjadi tempatnya melakukan sesi prewedding.

"Karena kita kan foto mengikuti lalu lintas dan kita memilih sesi foto yang tidak melanggar peraturan lalu lintas, yaitu di atas trotoar. Kita berdiri dan pose. Habis itu jalan seperti orang berjalan biasa terus pose. Kita jalan stay terus jalan lagi. Jadi saya tidak melanggar lalu lintas," tambahnya.

Pria kelahiran 21 Oktober 1994 itu mengaku bukanya hanya dia dan pasangannya yang merasa resah akibat perpanjangan PPKM. Ada para calon pengantin dan vendor yang kelimpungan menghadapi kebijakan tersebut.

"Jumlah kuotanya ternyata masih sama 30 orang untuk pernikahan. Saya sama pasangan saya menghitung siapa saja orang yang kita pres-presin biar bisa 30 orang. Biar nggak melanggar, ternyata anggota keluarga kita lebih dari 70 orang plus kru yang bertugas dan tidak memungkinkan kalau cuman 30 orang," ucapnya resah.

Lutfi Agizal dan Nadya Indry.Nadya Indry dan Lutfi Agizal. Foto: Dok. Instagram @lutfiagizal.

Alasan Lutfi Agizal Melakukan Aksi Protes

Lutfi Agizal yang populer karena memprotes penggunaan kata anjay itu mengatakan foto prewedding yang viral itu merupakan caranya menyampaikan aspirasi. Tema foto prewedding itu sendiri mengusung adat Sunda.

"Sekaligus kami menampung aspirasi dari para vendor pernikahan yang berdampak. Ternyata banyak banget yang mendukung aspirasi. Saya bukan melakukan aksi protes tapi PPKM tidak apa-apa dilakukan. Cuma kuota untuk pernikahan 30 orang lah. Kita kan bukan mau arisan," jelas Lutfi.

Lutfi yang mempunyai lebih dari 223 ribu pengikut di Instagram itu mengungkapkan bagaimana awalnya muncul ide foto prewedding sekaligus menyampaikan aspirasi terkait perpanjangan PPKM. Ide tersebut muncul saat dia dan Nadya menjalani sesi foto prewedding di studio.

"Setelah foto sebentar di studio terus ngobrol dengan vendor foto, makeup dan baju kita, ternyata mereka mengalami postpone. Dan angkat telepon klien yang mengundur acaranya. Dari curhatan mereka itulah saya berinisiatif melakukan aksi ini. Jadi emang real dari para klien yang telepon ke vendor saya itu," tuturnya panjang lebar.

Ia juga menuturkan jika poster yang dibawa merupakan hasil tulisan tangannya dan Nadya sendiri. Lutfi yang kerap menuai kontroversi lewat konten di Youtubenya, mengaku jika kali ini aksinya mendapatkan komentar positif.

"Untuk pertama kalinya saya melihat postingan saya tidak ada yang nyinyir. Malah akun-akun centang biru juga mendukung. Salah satu pejabat pun ikut berkomentar Eko Patrio mendukung," tutur Lutfi.

Lutfi Agizal dan Nadya Indry.Lutfi Agizal dan Nadya Indry. Foto: Dok. pribadi Lutfi Agizal.

Lutfi Agizal Meminta Kuota Pernikahan Ditambah

Lutfi Agizal mengatakan tujuannya melakukan prewedding sekaligus protes PPKM adalah dia ingin agar kuota untuk tamu pernikahan diberikan penambahan. Sebab ia tak bisa mengundang keluarga inti dari kedua belah pihak.

"Terutama kuotanya jangan sampai menghitung kuota ternyata kita lebihin sedikit. Akhirnya melanggar protokol kesehatan dan peraturan karena aturannya 30 orang. Nah, ini cara kita mengubah aturannya jangan sampai 30 orang lagi," terangnya.

Ketika ditanya kapan persisnya tanggal pernikahannya, Lutfi enggan memberikan bocorannya. Dia mengaku ingin melihat terlebih dahulu sesuai dengan peraturan pemerintah.

"Intinya ada beberapa rangkaian menuju acara pernikahan saya yang terhambat dan tertunda gara-gara PPKM. Dan untuk final resepsinya kita belum bisa sebutkan karena takutnya saya menyebutkan dan ada PPKM lagi. Nanti surprise saja sambil menunggu keadaan," ujarnya sambil tersenyum.

"Saya berharap Opung Luhut yang saat ini sebagai kepala koordinasi PPKM untuk melihat sektor ini, bukan hanya orang yang mau menikah. Tapi pertumbuhan ekonomi yang ada di bawah, tak hanya buruh dan sektor seni budaya itu terdampak semuanya," tambahnya lagi.

(gaf/eny)