Ironi Pelecehan Seksual Terduga Pelaku Figur Publik, Korban Dituduh Pansos
Nama Gofar Hilman sedang menjadi perbincangan hangat setelah seorang perempuan mengaku pernah dilecehkan oleh sang influencer. Terlepas dari dukungan moral dan empati yang berdatangan, tak sedikit pula yang menyalahkannya alias victim blaming. Sebuah ironi yang kerap menimpa para korban pelecehan seksual, terutama yang melibatkan seorang figur publik.
"Ya kalo gak mau digituin gak usah dugem mbak, di rumah aja tidur nyeyak," tulis seorang pengguna Twitter di thread korban, @quweenjojo, yang menceritakan kronologi kejadian.
Tak berhenti di situ, ia menyebut pengakuan tersebut hanya untuk mencari pamor semata dengan memanfaatkan ketenaran Gofar Hilman. "Pake acara spill biar apa? Biar keren? Play victim nyalahin Gofar mabok, ya itu risiko lo dugem," tulisnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Pansos', 'mencari panggung', 'aji mumpung', 'play victim'. Demikian istilah-istilah penghakiman yang biasanya melabeli korban yang mengaku pernah mendapatkan pelecehan seksual dari seorang yang kondang.
Poppy Dihardjo, seorang penyintas KDRT yang sekaligus vokal terkait isu hak perempuan, sangat prihatin dengan kebiasaan orang yang gampang melalukan victim blaming terhadap korban tanpa berpikir dua kali.
"Sedih, karena ternyata masih banyak teman-teman di luar sana yang belum bisa atau setidaknya bersikap netral dan langsung victim blaming saat ada korban kekerasan seksual yang bersuara," kata Poppy.
Ia juga sangat menyayangkan bila ada yang mempermasalahkan soal tindakan korban pelecehan seksual yang memilih berkoar di media sosial ketimbang lapor ke polisi.
"Ya, sayang banget masih banyak orang yang tidak mau menambah wawasannya tentang kekerasan seksual dan kenapa korban dan penyintas jarang mau melaporkan ke pihak berwajib," katanya.
Menurut Poppy, biasanya korban enggan melapor karena ada kekhawatiran akan ikut tersandung masalah hukum. "Sudah bisa ditebak, kalau nanti perempuannya-pun akan kena dipanggil jadi saksi kalau sampai kasus ini diselidiki. Semoga korban bisa mendapatkan pendampingan saat itu terjadi," tutur Poppy.
Diungkapkan Poppy, ada alasan tertentu mengapa orang mudah melakukan victim blaming kepada korban. Kebudayaan patriarki yang memposisikan pria di atas wanita adalah salah satu penyebabnya.
"Masa laki-laki ngaku meniduri 100 perempuan dianggap prestasi dan dibilang keren tapi giliran perempuan ngaku dilecehkan langsung kena serang?! Konyol kan?" ujar Poppy, merujuk pada pengakuan Gofar Hilman soal pengelaman seksualnya dulu sebagai seorang sex addict di sebuah podcast.
"Ada relasi kuasa juga tentu saja ya karena terduga pelaku high profile, seolah siapapun yang bersuara langsung dapat tuduhan 'pansos' dengan logika: kalau beneran dilecehkan, ya lapor polisi dong. Jangan bacot di medsos," jelas pendiri Perempuan Tanpa Stigma ini.
Poppy berharap, perilaku victim blaming tak mengurangi keberanian para korban dan penyintas untuk bersuara demi menuntut keadilan.
Jika memang ingin mengumbar di ranah publik, saran Poppy, diskusikan dulu dengan orang tepercaya. "Cari pendamping, cerita ke orang yang tepat agar jika kamu berniat untuk bersuara, kamu tidak akan jadi cedera. Jangan reaktif karena panik atau takut," ujarnya.
Ia menambahkan, tak ada salahnya pula mencari bantuan konseling ke organisasi atau komunitas yang memiliki paham perspektif gender yang baik dan keberpihakan pada korban.
(dtg/dtg)
Pakaian Pria
Investment Piece Under 500K! Rekomendasi Ikat Pinggang Pria yang Bikin Celana Lebih Rapi & Proporsional
Kesehatan
Sering Mobilisasi & Terpapar Polusi? Ini Pilihan Masker Medis yang Nyaman Dipakai Sehari-Hari!
Pakaian Pria
Lebih Suka Pakai Jam Digital? Ini Rekomendasi Jam Digital yang Utamakan Fungsi +Bonus Tampilan Keren
Pakaian Pria
Cari Jam Automatic yang Kepakai Terus? Parlent Gallant Vortex 42MM Bisa Jadi Pilihan!
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
Ramalan Zodiak 10 Januari: Cancer Hindari Perdebatan, Leo Kontrol Emosi
Ramalan Shio 2026
Hoki! 5 Shio Ini Diprediksi Sukses di Tahun Kuda Api 2026, Cek Peruntunganmu
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros











































