Viral Kisah Pasutri Berjuang Punya Anak, Setelah 21 Tahun Akhirnya Terkabul

Gresnia Arela Febriani - wolipop Selasa, 08 Des 2020 06:00 WIB
Kisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahun dr Benediktus A,MPH,Sp.OG(K) dan Somidi. Foto: Instagram @drbennyarifin.
Surabaya -

Sebagian besar pasangan yang sudah menikah tentu mendambakan kehadiran seorang buah hati sebagai pelengkap kebahagiaan. Namun tak semua pasangan beruntung bisa langsung mendapatkan momongan setelah menikah. Seperti kisah pasangan suami - istri ini yang menanti dengan sabar dan ikhlas untuk bisa punya anak. Buah kesabaran itu pun terwujud kini setelah 21 tahun menunggu.

Kisah pasangan suami - istri yang punya anak setelah 21 tahun berjuang untuk punya momongan ini diunggah oleh dr Benediktus Arifin,MPH,Sp.OG(K). @drbennyarifin. Dalam postingan yang viral itu, dr. Benediktus menampilkan pasangan suami - isti bernama Su'udiyah dan Somidi yang menggendong bayi mereka bernama Aisyah. Sang bayi yang lahir pada 1 Desember 2020 sudah dinantikan selama 21 tahun oleh pasutri tersebut.

"21 YEARS OF WAITING!! Welcome December! Desember 2020 saya ini barangkali salah satu yang paling bermakna. One of my remarkable moments. Tuhan sangat baik, begitu baik! Saya semakin menyadari kenapa saya diijinkan menjadi Spesialis Kebidanan & Kandungan. Untuk menyaksikan kemuliaanNya : bayi Aisyah yang cantik untuk Ibu Su'udiyah (44th) & Bapak Somidi (51th). Bu Su'udiyah berhasil hamil dg program bayi tabung. Ini adalah kehamilannya pertama. Saya membagikan story ini agar kita #neverlosehope,never!" begitu tulis dr Benediktus di Instagramnya @drbennyarifin pada 2 Desember 2020.

[Gambas:Instagram]

Berdasarkan keterangan dr. Benny, pasangan Su'udiyah dan Somidi sudah menunggu kehadiran buah hati selama 21 tahun. Sang dokter pun kagum akan ketekunan dan keimanan pasangan suami - istri tersebut karena menurutnya tidak banyak orang bisa dengan sabar menantikan kehadiran buah hati.

"Bayangkan 21 tahun! Tuhan akhirnya menjawab ketaatan, ketekunan, dan keimanan mereka yg luar biasa. Tidak banyak pasangan bisa bersama selama 21 tahun saling mensupport & menguatkan agar tidak patah harapan memiliki buah hati. Saya menjadi saksi perjuangan mereka yg sangat tidak mudah. Mereka tinggal 15 km di luar kota Sumenep, Dusun Pakondang Daya namanya, Madura. Enam jam perjalanan dari Surabaya. Demi menemui saya untuk konsultasi atau tindakan di pagi hari, mereka berangkat naik bus pukul 02.00 dini hari. Bayangkan panjang ritual bayi tabung & dituntut untuk tepat waktu dalam suntik dll. Sehari harinya mereka berjualan keripik singkong di Komplek Asta Tinggi," tulis dr. Benediktus yang akrab disapa dr. Benny.

Dokter Benny pun mengisahkan bagaimana dia bertemu pasangan Su'udiyah dan Somidi. Katanya pasutri tersebut mendapat referensi dari sahabatnya dr Rahmi SpOG yang praktek di Sumenep, Jawa TImur. Pasangan tersebut datang menemui dr.Benediktus Arifin,MPH,Sp.OG(K) yang praktik di Klinik Bayi Tabung Morula IVF Surabaya. Dalam unggahannya dokter kandungan itu mengungkapkan proses bayi tabung yang dijalani Su'udiyah dan Somidi.

Kisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahunKisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahun. Foto: Instagram @drbennyarifin.

"Proses #bayitabung mereka mirip dengan pasien lainnya. Setelah mendapat embryo pun, mereka bahkan harus menunggu hampir setahun sebelum berhasil ditransfer ke rahim. Setahun ini mereka dg sabar bolak balik ke Morula. Sabar menanti rahim yg belum siap. Dalam setiap pertemuan mereka mengikuti protokol dg tekun didampingi suster @alfie.ivf. Ketika berhasil hamil, saya masih ingat momen penuh haru tersebut, tidak banyak kata, tapi penuh tetesan air mata bahagia," lanjutnya lagi.

dr.Benediktus mengatakan pertemuan dengan pasutri yang akhirnya punya anak setelah 21 tahun menanti itu bukan suatu kebetulan semata. Menurutnya hal itu sudah bagian suatu rencana Yang Maha Kuasa.

Hingga Senin (7/12/2020) postingan dr. Benediktus tersebut sudah mendapatkan lebih dari 41 ribu Likes dan mendapat 467 komentar di Instagram. Warganet pun ikut terenyuh melihat postingan dr. Benny.

"Terharu.... Dokter lah perantara kuasa Allah... Semoga dokter sehat selau...," ujar pengguna Instagram @ayu_kristia.

"Bacanya ikutan terharu, sangat menginspirasi dokter ️️️ semoga saya segera menyusul 🤲🤲," harap @ekha_sheina.

"MasyaaAllah.. terharu banget🥺🥺. Sempat bertemu dan ngobrol dengan bu su'udiyah dan pak somidi saat saya menjalani program IVF. Salam saya untuk beliau dok🥰," ucap akun @ikekartikasari85.

"Masya Allah terharu saya @drbennyarifin karena saya juga sudah mau masuk ke 15 tahun pernikahan," @watiozan.

Kisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahunKisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahun. Foto: Instagram @drbennyarifin.

Wolipop pun sudah mendapatkan konfirmasi dari dr. Benny mengenai unggahannya tersebut. Ia mengatakan program bayi tabung yang dijalani pasutri Su'udiyah dan Somidi dilakukannya bersama dr Amang Surya SpOG dan dr Ali Mahmud,Sp.OG(K) di Morula IVF, Surabaya, Jawa Timur.

"Informasi yang saya share di Instagram saya sudah saya konfirmasi ke pasien dan disetujui. Saya kagum atas kegigihan, ketekunan, dan komitmen mereka dan bersyukur kepada Yang Maha Kuasa bisa ikut membantu memberikan kebahagiaan," ungkap dr. Benny kepada Wolipop.

Kisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahunKisah viral pasangan yang menanti garis biru selama 21 tahun. Foto: Instagram @drbennyarifin.
(gaf/eny)