Kisah YouTuber Semarang Pindah Kewarganegaraan Demi Cinta Gadis Jepang

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 25 Nov 2020 14:10 WIB
Refa Kashiki dan Hiromi Kashiki Refa dan Hiromi. Foto: Instagram @refakashiki
Jakarta -

Pria yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah ini menceritakan pengalamannya pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Jepang. Refa demikian namanya kini bahkan memiliki nama belakang Jepang yaitu Kashiki.

Refa Kashiki menikahi wanita asal Jepang, Hiromi Kashiki. Ia bisa ke Jepang, karena bekerja di Club Mediterranee (Club Med), sebuah perusahaan Prancis yang bergerak di bidang resor dan memiliki beberapa cabang di seluruh dunia.

Pada 2009, Refa ditunjuk untuk bekerja sebagai sopir forklift di Fukuyama Transport, Jepang. Refa kemudian bertemu dengan Hiromi saat di Okinawa. Ketika sudah merasa cocok satu sama lain, Hiromi mengajak Refa untuk berhenti bekerja dan tinggal bersama di Hirosima ketika sudah menikah.

Keduanya menyelenggarakan acara pernikahan di balai kota Osaka, Jepang pada 2012. Saat awal pernikahan ayah Hiromi meninggal dunia. Karena ingin bertanggung jawab penuh dengan keluarga kecilnya, Refa melepaskan statusnya sebagai WNI. Dia memutuskan untuk menjadi warga negara Jepang.

"Masalahnya rumit, kalau semua orang di Jepang haknya susah sekali. Kalau bukan orang Jepang itu hak-haknya tidak ada. Alasanku pindah negara Jepang, untuk melindungi keluarga. Misalnya orang luar negeri yang berantem dengan orang Jepang, pasti langsung dideportasi. Bukan masalah nasionalis. Aku kepengen bertanggung jawab dengan keluargaku," jelas Refa saat dihubungi Wolipop lewat video call, Kamis (19/11/2020).

Refa Kashiki dan Hiromi KashikiHiromi Kashiki Foto: Instagram @refakashiki

Dikutip dari akun Youtubenya, Refa menceritakan pernikahannya dengan Hiromi digelar sangat sederhana. Mereka menikah di balaikota dan hanya berfoto setelahnya.

"Aku itu nggak ada acara nikah, cuma foto doang. Aku waktu itu terimakasih aja kepada yang sudah menikahkah aku," ujarnya dalam video YouTube berjudul QnA Biaya Menikah di Jepang yang ada di channel miliknya Refa Kashiki.

Setelah menikah di balaikota itu, Refa mengatakan dia hanya mendapatkan kartu keluarga. Kartu tersebut juga bukan dokumen aslinya.

"Kalau di Jepang, kita diberikan bukan aslinya. Aslinya adanya di balaikota. Kita ngak bisa fotokopi sendiri. Dan ada batas pemakaiannya (masa expired)," ucapnya.

Kata Refa, biaya pernikahan di Jepang tergolong murah. Dia hanya mengeluarkan uang sekitar 3.000 Yen atau Rp 400 ribu.

Sebelum terjadi pandemi COVID-19, Refa bekerja sebagai buruh kasar di Jepang. Namun kini dia bekerja menjadi supir forklift Fukuyama Transport dan eksis sebagai YouTuber. Dia membuat beragam konten mulai dari kuliner, memperkenalkan budaya Jepang dan daily vlog bersama istrinya. Akun Youtubenya dengan nama refa kashiki sudah mempunyai 161 ribu subscribers.



Simak Video "Bangganya Melihat Batik Indonesia Mejeng di Takashimaya Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)