Liputan Khusus Pindah Warga Negara

Youtuber Semarang Ungkap Pengalamannya Pindah Jadi Warga Negara Jepang

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 21 Nov 2020 18:00 WIB
Refa Kashiki dan Hiromi Kashiki Foto: Instagram @refakashiki
Jakarta -

Pria yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah ini menceritakan pengalamannya pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Jepang. Refa demikian namanya kini bahkan memiliki nama belakang Jepang yaitu Kashiki

Refa Kashiki menikahi wanita asal Jepang, Hiromi Kashiki. Ia bisa ke Jepang, karena bekerja di Club Mediterranee (Club Med), sebuah perusahaan Prancis yang bergerak dibidang resor dan memiliki beberapa cabang di seluruh dunia.

Pada 2009, Refa ditunjuk untuk bekerja sebagai sopir forklift di Fukuyama Transport, Jepang. Refa bertemu dengan Hiromi saat di Okinawa. Ketika sudah merasa cocok satu sama lain, Hiromi mengajak Refa untuk berhenti bekerja dan tinggal bersama di Hirosima, Jepang ketika sudah menikah.

Keduanya menyelenggarakan acara pernikahan di balai kota Osaka, Jepang pada 2012. Saat awal pernikahan ayah Hiromi meninggal dunia. Karena ingin bertanggung jawab penuh dengan keluarga kecilnya, Refa melepaskan statusnya sebagai WNI. Dia memutuskan untuk menjadi warga negara Jepang.

"Masalahnya rumit, kalau semua orang di Jepang haknya susah sekali. Kalau bukan orang Jepang itu hak-haknya tidak ada. Alasanku pindah negara Jepang, untuk melindungi keluarga. Misalnya orang luar negeri yang berantem dengan orang Jepang, pasti langsung dideportasi. Bukan masalah nasionalis. Aku kepengen bertanggung jawab dengan keluargaku," jelas Refa saat dihubungi Wolipop lewat video call, Kamis (19/11/2020).

Refa Kashiki dan Hiromi KashikiRefa Kashiki dan Hiromi Kashiki Foto: Instagram @refakashiki

Proses untuk resmi menjadi warga negara Jepang diakui Refa tak mudah. Dia menunggu selama dua tahun sampai resmi menjadi warga Negeri Sakura.

"Susahnya di situ, selama dua tahun itu nggak boleh berbuat yang aneh-aneh. Nggak boleh keluar dari negara Jepang. Untungnya aku nggak pernah ke luar negeri. Yang paling aku nggak suka itu polisinya selalu ke rumah karena takut aku itu nikah kontrak. Gaya ngomongnya sudah kayak jaksa. Semuanya harus berbicara dengan bahasa Jepang," kenangnya sambil tertawa karena disangka nikah kontrak.

Pria 39 tahun itu pun bersyukur bisa menjadi warga negara Jepang. Dia mengaku tak pernah mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan selama di Jepang.

"Sukanya banyak, dukanya jujur gak ada. Jika ada orang pendatang itu malah tingkah lakunya biasa aja ngerti kita nggak bisa berbicara bahasa Jepang. Begitu tahu aku sudah orang Jepang malah lebih cerewet dan lebih dekat," tuturnya.

Sembari bekerja di supir forklift Fukuyama Transport, Refa kini eksis sebagai YouTuber. Dia membuat beragam konten mulai dari kuliner, memperkenalkan budaya Jepang dan daily vlog bersama istrinya. Kini akun Youtubenya dengan nama refa kashiki sudah mempunyai 161 ribu subscribers.



Simak Video "Kegiatan #dirumahaja: Bikin Kerajinan Oshie Khas Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)