Balas Dendam, Wanita Kirim 1.000 Kg Bawang Bombay Agar Mantannya Nangis

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 01 Okt 2020 06:30 WIB
bawang bombay Ilustrasi Bawang Bombay / Foto: iStock
Jakarta -

Putus hubungan bukanlah perkara yang mudah, terutama jika kandasnya hubunganmu tersebut disebabkan oleh hal-hal yang mengecewakan dan menyakitkan. Tak sedikit orang-orang yang merasa tersakiti itu kemudian berusaha membalaskan dendamnya kepada sang mantan, seperti yang dilakukan oleh wanita yang satu ini.

Seperti dikutip dari Sora News 24, seorang wanita yang berasal dari China memutuskan untuk melakukan balas dendam kepada sang mantan dengan cara yang tidak biasa. Dirinya mengirim seribu kilogram bawang bombay ke tempat tinggal mantannya tersebut.

Kabarnya hal itu dilakukan oleh sang wanita karena merasa kesal akibat diputuskan oleh mantannya. Mantan yang tidak disebutkan namanya itu mengakhiri hubungan hanya beberapa hari sebelum hari Valentine.

Tepat pada tanggal 16 Mei, sebuah truk berisi bawang bombay dihantarkan ke apartemen sang mantan pacar. Wanita yang diketahui bernama Zhao itu juga menuliskan sebuah catatan di atas tumpukan bawang bombay yang dikirimkannya.

"Saya menangis selama tiga hari. Sekarang giliranmu," tulisnya.

Walaupun demikian tidak diketahui apakah rencana Zhao untuk membuat mantannya itu menangis berhasil atau tidak. Namun yang jelas aksinya itu sudah berhasil membuat seluruh gedung apartemen menjadi bau.

"Saya tidak tahu apakah dia menangis, tapi saya pasti menangis! Seluruh gedung ini bau," jelas salah seorang penyewa apartemen di sana.

Bawang bombay yang dikirimkan oleh Zhao itu membutuhkan waktu setidaknya 4 jam untuk dipindahkan dan dikeluarkan oleh seorang petugas yang mengantarkan. Sementara itu sang mantan yang tidak disebutkan namanya mengaku memutuskan Zhao karena dia menilai Zhao memiliki perilaku yang berlebihan dan dramatis.

"Dia memberi tahu semua orang bahwa aku belum meneteskan air mata sejak putus. Apakah aku orang jahat hanya karena aku tidak menangis?" jelas pria tersebut.

(vio/vio)