Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Manfaat Mendengarkan Lagu Sedih Saat Sedang Galau

Anggi Maya - wolipop
Minggu, 16 Apr 2017 17:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: thinkstock
Jakarta - Perasaan galau atau sedih kerap kali muncul ketika seseorang dilanda patah hati atau depresi. Pada saat perasaan sedih itu muncul, beberapa orang mengekspresikannya dengan mendengarkan musik dan lagu-lagu melankolis atau sendu. Namun apakah musik sedih benar-benar membantu mengatasi rasa sakit dari perpisahan yang memilukan?

Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports, menemukan bahwa menangis ketika mendengarkan lagu sedih menghasilkan perasaan senang bagi pendengarnya.

Penelitian ini mengumpulkan responden yang mengisi survei terkait reaksi mereka kepada musik. Pertanyaan survei tersebut yakni ketika mendengarkan musik, seberapa sering Anda merinding, dan merasa seperti menangis?

Peneliti meminta setiap orang untuk mendengarkan enam lagu untuk menilai respons emosional, termasuk tiga lagu pilihan mereka sendiri. Seperti dikutip dari Seventeen, peneliti juga meminta peserta agar menggeserkan mouse ke sekitar layar untuk memberikan sinyal tingkat kesenangan yang mereka rasakan.

Setelah lagu demi lagu didengar, peserta dinilai seberapa intens mereka merasakan respons emosional dari tangga nada lagu tersebut. Sepanjang sesi, para peneliti juga memantau detak jantung para peserta dan mengamati tanda-tanda fisik lain yang muncul.

Hasilnya terdapat tumpang tindih antara merasa merinding dan seperti ingin menangis ketika mendengarkan lagu sedih. Mereka menarik napas dalam-dalam dan terjadi kesenangan dari mendengarkan lagu sedih tersebut. Para penulis mencatat bahwa lagu-lagu yang menyebabkan merinding atau reaksi air mata digambarkan berbeda oleh peserta.

Peneliti menuliskan sebuah lagu yang membuat merinding diinduksi dan dianggap sebagai kesenangan dan kesedihan. Sedangkan lagu yang membuat reaksi seperti menangis atau mengeluarkan air mata dianggap sebagai sedih serta lebih tenang. Hasil ini menunjukkan bahwa air mata melibatkan kesenangan dari kesedihan. Dan mereka menunjukkan ketenangan secara psikologis. (asf/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads