10 Tanda Anda Mengalami Sindrom Patah Hati
Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 10 Jun 2016 19:40 WIB
Jakarta
-
Mungkin Anda pernah mengalami putus cinta yang membuat Anda begitu sedih. Tapi sebenarnya, patah hati lebih parah dari itu. Efeknya bahkan sama seperti ketika berhenti merokok. Seperti apa sindrom patah hati? Mungkin tanda-tanda ini tidak asing lagi karena mungkin Anda pernah mengalami hal tersebut.
1. Mood Menurun Drastis
Pria atau wanita akan merasakan hal ini. Seperti dikutip eHarmony, hormon dopamin atau yang mengacu pada kesenangan seseorang turun drastis yang membuat adrenalin menjadi meningkat. Situasi tersebut dinamakan sebagai 'Habituation' atau situasi dimana tubuh sedang mencari kegiatan lain ketika merindukan mantan keksih.
2. Depresi
Tanda kedua adalah depresi. Biasanya tubuh membiasakan diri dengan menurunnya tingkat dopamin.
3. Berkurangnya Motivasi
Pria dan wanita setuju bahwa posisi ketiga yang paling terasa saat patah hati adalah berkurangnya motivasi. Ditandai dengan menurunnya suasana hati dan merasa diri kurang berharga sehingga merasa lebih butuh banyak usaha untuk melakukan kegiatan.
4. Stres
Menurunnya dopamin berarti Anda tidak bisa mengatasi masalah sebaik biasanya. Ini yang membuat Anda menjadi stres.
5. Kehilangan Nafsu Makan
Tingginya kadar kortisol dalam darah membuat gula darah meningkat. Sehingga terkadang Anda jadi tidak merasa lapar.
6. Insomnia
Wanita paling sering merasakan hal ini dibanding pria. Ketika adrenalin meningkat karena patah hati, maka Anda jadi sulit tidur.
7. Tidak Makan Sehat
Dalam penelitian, pria lebih sering melakukan hal ini dibanding wanita saat patah hati. Mereka merasa bahwa makanan seperti mengisi bahan bakar dalam tubuh mereka sebagai pereda stres.
8. Berkurangnya Keinginan Olahraga
Wanita lebih tidak tertarik melakukan aktivitas fisik dibanding pria saat patah hati. Hal itu karena suasana hati Anda menurun jadi Anda tidak memikirkan untuk merawat diri.
9. Sakit Kepala
Ini sering terjadi pada pria ketika emosi stres lebih banyak. Tensi tubuh yang meningkat membuat orang menjadi sakit kepala.
10. Masalah Kulit
Wanita paling sering mengalami masalah kulit saat patah hati. Hormon stres yang meningkat membuat Anda jadi sulit tidur dan pola makan yang tidak sehat. Itu semua berpengaruh pada kondisi kulit. Kulit bisa jadi kering, berminyak dan bahkan berjerawat.
(kik/kik)
1. Mood Menurun Drastis
Pria atau wanita akan merasakan hal ini. Seperti dikutip eHarmony, hormon dopamin atau yang mengacu pada kesenangan seseorang turun drastis yang membuat adrenalin menjadi meningkat. Situasi tersebut dinamakan sebagai 'Habituation' atau situasi dimana tubuh sedang mencari kegiatan lain ketika merindukan mantan keksih.
2. Depresi
Tanda kedua adalah depresi. Biasanya tubuh membiasakan diri dengan menurunnya tingkat dopamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria dan wanita setuju bahwa posisi ketiga yang paling terasa saat patah hati adalah berkurangnya motivasi. Ditandai dengan menurunnya suasana hati dan merasa diri kurang berharga sehingga merasa lebih butuh banyak usaha untuk melakukan kegiatan.
4. Stres
Menurunnya dopamin berarti Anda tidak bisa mengatasi masalah sebaik biasanya. Ini yang membuat Anda menjadi stres.
5. Kehilangan Nafsu Makan
Tingginya kadar kortisol dalam darah membuat gula darah meningkat. Sehingga terkadang Anda jadi tidak merasa lapar.
6. Insomnia
Wanita paling sering merasakan hal ini dibanding pria. Ketika adrenalin meningkat karena patah hati, maka Anda jadi sulit tidur.
7. Tidak Makan Sehat
Dalam penelitian, pria lebih sering melakukan hal ini dibanding wanita saat patah hati. Mereka merasa bahwa makanan seperti mengisi bahan bakar dalam tubuh mereka sebagai pereda stres.
8. Berkurangnya Keinginan Olahraga
Wanita lebih tidak tertarik melakukan aktivitas fisik dibanding pria saat patah hati. Hal itu karena suasana hati Anda menurun jadi Anda tidak memikirkan untuk merawat diri.
9. Sakit Kepala
Ini sering terjadi pada pria ketika emosi stres lebih banyak. Tensi tubuh yang meningkat membuat orang menjadi sakit kepala.
10. Masalah Kulit
Wanita paling sering mengalami masalah kulit saat patah hati. Hormon stres yang meningkat membuat Anda jadi sulit tidur dan pola makan yang tidak sehat. Itu semua berpengaruh pada kondisi kulit. Kulit bisa jadi kering, berminyak dan bahkan berjerawat.
(kik/kik)
Elektronik & Gadget
Kamera Ringkas dengan Fitur Canggih untuk Vlogger, Inilah Canon EOS R50
Fashion
Cari Sepatu Lari Nyaman? Adidas Adizero SL2 Wide Bisa Jadi Pilihan
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramalan Zodiak 6 Maret: Cancer Perlu Ketenangan, Virgo Lebih Serius
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aries Dukung Si Dia, Gemini Jangan Berkata Kasar
Ramalan Zodiak 6 Maret: Aquarius Jangan Boros, Pisces Keuangan Terkuras
Bosan Scroll Medsos? 18 Hobi Ini Cocok untuk Digital Detox dan Melepas Penat
KOLOM
Putus Hubungan Saja Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Perempuan dari Kekerasan
Most Popular
1
Kabar Terbaru Dilraba Dilmurat Setelah Terdampar di Dubai, Agensi Jadi Sorotan
2
Pesona 4 Aktris Muda yang Masuk Daftar Kecantikan Generasi Baru China
3
10 Buah Paling Sehat Menurut Ahli Gizi, Wajib Dicoba
4
Sarah Ferguson Jadi 'Tunawisma', Susah Cari Rumah Setelah Skandal Epstein
5
Ramalan Zodiak 6 Maret: Cancer Perlu Ketenangan, Virgo Lebih Serius
MOST COMMENTED











































