Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sarah Ferguson Jadi 'Tunawisma', Susah Cari Rumah Setelah Skandal Epstein

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 06 Mar 2026 06:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ODIHAM, ENGLAND - MARCH 24: The Duchess Of York speaks to her Ex-Husband Prince Andrew as they arrive at All Saints Church, Odiham, Hampshire, England for a Thanksgiving Service for Major Ronald Ferguson March 24, 2003. The Major, who died last week, was the ex-Father in Law of H.R.H. Prince Andrew and had been polo manager to H.R.H. Prince Charles. (Photo by Julian Herbert/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Sarah Ferguson ramai dikaitkan dengan skandal kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Meski mengelak mengetahui berbagai tindak kriminal Epstein selama hidup, beredar bukti mantan istri Andrew Mountbatten-Windsor pernah menjalin hubungan baik dengan mendiang. Setelah kehilangan status dan rumah kerajaan, kini Sarah disebut tinggal bersama teman-temannya.

Sarah Ferguson atau Fergie menjadi tunawisma dan menumpang tinggal dengan teman-temannya, termasuk Priscilla Presley setelah kehilangan rumah kerajaan. Dilansir Page Six, ibu dari Putri Beatrice dan Putri Eugenie itu juga kesulitan menemukan tempat tinggal di New York setelah terungkapnya kasus Epstein baru-baru ini.

Meskipun bercerai sejak 1996, mantan Duke dan Duchess of York sebelumnya diketahui tetap tinggal bersama di Royal Lodge di Windsor. Mereka masih menempati mansion tersebut sampai akhirnya diusir oleh kakak Andrew, Raja Charles, setelah penangkapan Andrew karena keterlibatan dengan Jeffrey Epstein.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fergie disebut berencana untuk pergi ke New York. Sejak dulu memang suka mengunjungi kota tersebut dan sering menginap di rumah teman-temannya. Karena itu, ia berencana untuk pergi mencari rumah di sana selagi tinggal di tempat teman.

ADVERTISEMENT


Namun kabar lain menyebut bahwa sejumlah teman lamanya kini menganggap wanita 66 tahun tersebut terlalu kontroversial setelah terungkapnya berkas Epstein bahkan untuk meminjam kasur lipat saja belum tentu diperbolehkan.

"Semua orang mengatakan kepadanya bahwa sekarang bukan waktu yang tepat. Banyak orang sebenarnya sangat menyukainya, tetapi bergaul dengan siapa pun yang terkait dengan Epstein saat ini bukanlah hal yang bijaksana," kata sumber.

Dilaporkan bahwa Fergie juga menghindar untuk tinggal dengan kedua putrinya mengingat mereka adalah dua anggota keluarga yang masih punya status kerajaan. "Lebih penting dari sebelumnya bagi mereka untuk dijauhkan dari skandal sebisa mungkin," jelas sumber.

Hubungan Sarah Ferguson dengan Jeffrey Epstein

Hubungan Sarah dengan Epstein sudah lama diketahui publik. Namun bukti-buktinya terungkap dalam berkas Epstein yang beredar beberapa waktu lalu. Dilansir CNN, pada Maret 2009, Sarah Ferguson mengirim email yang mengucapkan terima kasih kepada Epstein karena telah mengenalkannya pada industri mode. "Hanya dalam satu minggu, setelah makan siangmu, sepertinya energiku telah pulih. Aku belum pernah merasa begitu tersentuh oleh kebaikan seorang teman. Terima kasih Jeffrey karena telah menjadi saudara yang selalu kuinginkan."

Pada Januari 2010, ia juga pernah menulis: "Kau adalah legenda. Aku benar-benar tidak punya kata-kata untuk menggambarkan, cintaku, rasa terima kasih atas kemurahan hati dan kebaikanmu. Xx Aku siap melayanimu. Nikahi aku saja."

Email-email yang terungkap juga menunjukkan bahwa Epstein ingin menggunakan Fergie untuk membantu membersihkan namanya. Hal itu terungkap saat Epstein menulis kepada Mike Sitrick, ketua manajemen krisis Sitrick and Company, yang dipekerjakan oleh Epstein. "Aku ingin kamu menyusun pernyataan yang dalam dunia ideal akan dikeluarkan oleh Fergie."


Sedangkan sebuah email pada Maret 2011 kepada Sitrick dan dua orang lain, Epstein menulis: "Aku pikir Fergie sekarang dapat mengatakan, aku bukan seorang pedofil." Sebagai balasan, Sitrick menyatakan ada sebuah strategi untuk membuat surat kabar berhenti menyebutnya sebagai pedofil. Salah satu taktik yang dimaksud adalah dengan membuat Fergie menarik kembali pernyataannya.

Bulan berikutnya, Sarah Ferguson menulis dalam sebuah email kepada Epstein dan James Henderson, juru bicaranya saat itu, bahwa dia 'tidak' dan 'tidak akan' memanggil Epstein sebagai "P" (pedofil).

Kemudian pada Oktober 2009, Fergie menulis kepada Epstein mengatakan bahwa dia sangat membutuhkan £20.000 (Rp 459 jutaan) untuk sewa dan bahwa pemilik rumahnya telah mengancam akan melaporkannya ke surat kabar jika tidak membayar.

Tidak jelas apakah Epstein mengirim uang itu. Namun, pada tahun 2001 terungkap Epstein mentransfer $150.000 kepada Fergie setelah membantunya mencairkan saham dari pekerjaannya untuk Weight Watchers.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads