Baru Putus Cinta, Bolehkah Langsung Punya Kekasih Baru?
Setiap putus cinta kebanyakan meninggalkan drama dan perasaan negatif, mulai dari sakit hati, marah, sedih hingga masih menyimpan cinta untuk sang mantan. Kondisi tersebut memang bisa membuat seseorang terpuruk. Tak heran, banyak orang yang ingin segera move on karena menyimpan perasaan sedih dan kesepian sangatlah tidak menyenangkan.
Setiap orang melewati masa terpuruk dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang menjadi lebih aktif di kehidupan sosial dan melakukan kegiatan yang menyenangkan, namun ada juga yang segera mencari pengganti kekasih. Wajarkah?
Menurut psikolog Rosdiana Setyaningrum, sebenarnya sah-sah saja bagi siapapun yang baru putus cinta ingin segera memiliki kekasih lagi. "Kalau sudah putus ya sudah putus, cari lagi. Kayak nggak ada cowok lain saja," begitu kata wanita yang akrab disapa Diana kepada Wolipop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian cinta yang dilakukan oleh Queens College di New York juga menyebutkan bahwa orang-orang yang memulai hubungan baru setelah putus cinta mengaku lebih cepat move on. Dari 200 responden yang diteliti (single dan non-single), mereka yang memiliki kekasih setelah putus, hidupunya jauh lebih bahagia dibanding dengan mereka yang masih single.
Memang tidak ada yang salah dengan mencari kesenangan dan melupakan kesedihan lewat sosok pria lain selain mantan. Namun, mungkin akan lebih menyenangkan jika saat single seperti sekarang menjadi waktu untuk melakukan pendekatan dengan beberapa pria.
Selain bisa memilih yang terbaik, saat ini bisa menjadi fase bagi Anda untuk membenahi emosi yang belum stabil pasca putus cinta. Sehingga ketika tiba saatnya untuk pacaran nanti Anda menjadi pribadi yang lebih dewasa yang tidak menyangkut pautkan kehidupan baru dengan kisah cinta yang lama. Karena ada banyak orang yang sebenarnya belum benar-benar siap untuk kembali pacaran setelah putus cinta. Bagaimana mengetahuinya? Ini tandanya:
1. Selalu Ingat Mantan
Ini tanda yang jelas bahwa Anda benar-benar tidak siap untuk memiliki kekasih baru. Rasanya tidak bijaksana bila bayangan mantan kekasih masih melekat dipikiran Anda, namun Anda mencoba memulai hubungan baru. Ini tidak adil untuk kekasih baru Anda. Si dia bukan 'alat' agar Anda bisa melupakan mantan kekasih.
2. Emosional yang Belum Stabil
Kadang Anda merasa Anda butuh seseorang untuk bisa berbagi, tapi di satu sisi Anda menjaga hati agar tidak terlalu mencintai sesorang lebih dalam karena takut sakit hati. Ini tanda emosional Anda belum stabil. Mungkin Anda masih sakit hati dengan pengalaman percintaan terdahulu. Daripada memaksakan pacaran, sebaiknya 'benahi' terlebih dahulu perasaan Anda.
3. Membandingkan Mantan Kekasih dengan Pria yang Dekat dengan Anda
Ketika Anda mencari pria baru dengan kriteria yang mirip dengan mantan, atau membandingkan sifatnya, itu adalah ciri Anda masih labil. Jika memang ingin memiliki cinta baru, sebaiknya berhenti untuk membandingkan mantan kekasih dengan orang lain.
(kik/kik)
Olahraga
Legging Premium yang Bikin Penampilan Saat Olahraga Makin Stylish & Super Nyaman!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Halus & Sehat, Duel Hair Mask Favorit dari Jepang Tsubaki vs Fino!
Elektronik & Gadget
SKMEI B58 Smartwatch, Jam Keren Serba Bisa dengan Layar AMOLED Super Jernih!
Kesehatan
3 Pilihan Madu Murni Terbaik, Sehat Alami, Manisnya Bikin Nagih!
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Capricorn Bersabar, Leo Jangan Banyak Komentar
Ramalan Zodiak 5 April: Aries Kurang Agresif, Taurus Jangan Menyerah
Ramalan Zodiak 5 April: Aquarius Jauh dari Harapan, Capricorn Tetap Sabar
5 Zodiak Paling Genit, Pesonanya Bikin Orang Mudah Terpikat
Ramalan Zodiak Cinta 4 April: Aquarius Jangan Emosi, Leo Jaga Cara Bicara
Jennie BLACKPINK Pakai Gaun Terbuka, Hidupkan Tren Underboob ala Jacquemus
Cemburu Buta, Suami Ngamuk Tahu Istri yang Hamil Diperiksa Dokter Pria
Tampil Glamour di Pemakaman Anak Sendiri, Influencer Ini Dikecam Netizen
Potret Romantis Anniversary Pernikahan Aurel-Atta, Dapat Hadiah Emas Batangan











































