Liputan Khusus

Dituding Hanya Incar Harta Saat Pacari Pria 13 Tahun Lebih Tua

- wolipop Selasa, 13 Nov 2012 09:07 WIB
ist. ist.

Jakarta - Berpacaran dengan pria yang usianya jauh lebih tua kini banyak dipilih wanita. Sayangnya pilihan tersebut tak selamanya bisa membuat semua orang senang. Tudingan mengincar harta hingga istri muda pun bisa kerap datang.

Lenny Wijayanti, merasakan hal itu. Wanita 25 tahun asal Bali ini kini berpacaran dengan seorang pria asal Korea Selatan yang berusia 13 tahun lebih tua. Lenny mengenal kekasihnya itu pada awal 2011. Keduanya bertemu di Bali dan kemudian saling bertukar email.

"Temenan setahun di email. Jadiannya Januari tahun ini secara enggak resmi. Ya sudah sama-sama saling tahu, tahu saling perhatian dan cemburuan," jelas Lenny saat berbincang dengan wolipop Senin (12/11/2012).

Hampir setahun pacaran, Lenny baru dua kali bertemu dengan kekasihnya. Pertemuan kedua adalah saat mereka sudah pacaran dan itu pun hanya berlangsung selama empat hari. Ketika menghabiskan waktu bersama, ada sedikit perasaan malu terbersit di hati wanita yang bekerja di bagian administrasi di kantor pemerintah ini.

"Terakhir kemarin di sini, jalan sama dia sedikit malu karena jauh lebih tua. Selama ini pandangan orang lain, pasti ada apa-apanya, entah itu istri mudanya, mau morotin hartanya," ujarnya.

Pandangan negatif itu juga bukan hanya datang pada Lenny. Ibunda Lenny juga sempat berpikiran kurang baik saat tahu putrinya pacaran dengan pria yang berusia 13 tahun lebih tua dan warga negara asing.

"Orangtua ngedukung walaupun kadang masih nggak yakin. Kadang yang jadi pertanyaan ibu, dia punya istri dan anak enggak, jangan-jangan sudah punya istri dan anak," kisah Lenny.

Keraguan sang ibu itu ditepis Lenny berdasarkan keyakinannya dan keseriusan sang kekasih. Meski dituding nekat, dia yakin kalau pria Korea itu masih single dan bukan milik wanita lain. Omongan negatif orang tentang dirinya dan kekasihnya pun tak terlalu ia dengarkan.

Meski begitu, bagi Lenny, omongan orang-orang tersebut tetap menjadi kendala dalam hubungan mereka. Dia jadi merasa sakit hati atas berbagai tudingan miring mulai disebut istri muda, memacari om-om hingga hanya mengincar harta.

"Rasanya pengin banget marah ke orang-orang itu, tapi akhirnya aku pikir kalau apa yang mereka tuduhkan nggak benar, kenapa aku harus marah. Jadi aku pilih tidak memedulikannya. Aku anggap itu hanya omongan orang yang nggak mau lihat aku bahagia," urainya.

Selain omongan orang, Lenny merasa tak ada kendala lainnya dalam hubungan mereka yang berbeda usia dan terpisah jarak ini. Dia dan kekasihnya jarang bertengkar karena ketika beradu argumen, pacarnya biasanya tidak cepat emosional.

"Nggak pakai ngambek-ngambek lama. Nggak sampai satu jam sudah baikan. Mungkin karena faktor umur dia menjadi sangat dewasa," jelas Lenny.

Kini setelah hampir setahun menjalin asmara jarak jauh, Lenny baru saja dilamar kekasihnya. Sebenarnya sudah dari sejak awal perkenalan pria tersebut memintanya menikah. Namun baru sekarang wanita lulusan Fakultas Hukum, Universitas Udayana itu bersedia serius. Dia sudah mulai mencari tahu bagaimana jika ingin menikah dengan warga asing, mencari wedding organizer dan lain-lain.




(eny/eny)