Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Benarkah LDR Lebih Rentan Didera Perselingkuhan?

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 04 Sep 2012 14:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Hubungan asmara jarak jauh disebut-sebut lebih rentan diwarnai perselingkuhan. Benarkah demikian, dan apa penyebab utama long distance relationship (LDR) yang kandas karena kehadiran orang ketiga?

"Lebih rentan, karena punya berbagai macam kendala. Tapi itu hanya bisa terjadi pada orang yang berat menjalani keadaan itu," papar Psikolog Anna Surti Ariani S.Psi.M.Si., saat diwawancarai wolipop melalui telepon pada Jumat (31/08/2012).

Nina --begitu sapaan akrabnya-- menjelaskan, perselingkuhan saat menjalani LDR lebih disebabkan karena kualitas hubungan yang belum terlalu bagus sehingga lebih mudah tergoda pihak lain. Bisa juga karena selama proses jalinan asmara, salah satu pihak mendapati ternyata banyak ketidakcocokan pada pasangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada orang yang ketemu orang baru kemudian tertarik, biasanya hubungan dengan pasangan belum terlalu bagus kualitasnya atau mungkin sudah tahap monoton. Banyak yang mengalami seperti itu. Bisa juga karena merasakan ada hal-hal yang selama ini nggak dipenuhi dari pasangan, dan ternyata dapat dari orang baru. Kalau hubungan jauh lebih berkualitas, (perselingkuhan) bisa dihindari," ujar Nina.

Namun LDR tak selamanya rentan dengan selingkuh. Menurut Nina, banyak kasus hubungan jarak jauh justru menguatkan jalinan asmara antara pasangan. Rasa rindu dan keinginan untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya bersama pasangan menjadikan hubungan asmara semakin harmonis.

"LDR kan gitu, lama nggak ketemunya. Kalau LDR, komunikasi terbatas jadi (mereka) betul-betul memanfaatkan semaksimal mungkin (saat bertemu). Memberikan yang terbaik untuk pasangannya," jelas psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.

Nina mengungkapkan, salah satu cara untuk mencegah terjadinya perselingkuhan selama berhubungan jarak jauh adalah berkomunikasi seintens mungkin dengan memanfaatkan teknologi secara maksimal. Untuk itu, Anda maupun pasangan perlu menguasai berbagai teknologi yang ada saat ini. Penguasaan teknologi akan mempermurah dan mempermudah komunikasi antara Anda berdua.

Gunakan media sosial seperti Twitter, Facebook, Foursquare, dan yang terbaru Path. Bisa juga dengan memanfaatkan Skype serta kontak via email. Jika Anda berhasil selalu terkoneksi dengan pasangan dalam berbagai cara, Anda pun lebih mudah mengecek kabar dan aktivitas si dia setiap waktu.

"Meskipun (mungkin) tidak semuanya selalu diupdate, setidaknya kita tahu aktivitas terakhir dia. Itu juga menolong. Gunakan segala teknologi yang mungkin menjangkau," pungkas Nina.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads