Drama Cerai Sosialita Bernilai Rp 1 Triliun, Rujuk Tapi Masih Digugat Suami
Drama perceraian sosialita Giovana Stephenson dan pengusaha properti New York, Abe Haruvi, menjadi perhatian publik karena plot twist yang bertubi-tubi. Setelah terlibat kasus dugaan kekerasan dan sengketa hukum bernilai jutaan dolar, pasangan itu ternyata telah rujuk dan kembali hidup bersama.
Yang tak kalah mengejutkan, Haruvi masih melanjutkan gugatan terhadap Giovana, putranya Jonathan Stephenson, serta ibu mertuanya meski hubungan mereka sudah membaik.
Perselisihan bermula pada Desember 2021 ketika polisi dipanggil ke rumah pasangan tersebut di Palm Beach, Florida. Giovana mengaku mengalami kekerasan dan menunjukkan bekas goresan di dadanya. Haruvi sempat ditangkap dan didakwa atas tuduhan penganiayaan ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setahun kemudian, Haruvi menggugat Giovana dan Jonathan. Ia menuduh keduanya merekayasa tuduhan kekerasan untuk mendapatkan keuntungan lebih besar dalam proses perceraian. Ia juga menuding ibu Giovana membuat laporan palsu kepada polisi terkait dugaan rencana penculikan anak.
Giovana Stephenson & Abe Haruvi Foto: dok. Instagram |
Gugatan itu berkaitan dengan perjanjian pranikah mereka. Jika Haruvi terbukti melakukan tindak kekerasan tertentu, Giovana berhak menerima US$8 juta tunai dan kepemilikan rumah keluarga yang saat itu bernilai sekitar US$50 juta. Menurut Haruvi, total aset yang bisa berpindah tangan mendekati US$60 juta atau sekitar Rp 1 triliun.
Kabar rujuknya pasangan ini mencuat saat pesta pernikahan Jonathan Stephenson dan Kelly Hennessy bulan lalu. Meski begitu, Haruvi tidak hadir karena hubungan dengan Jonathan masih renggang akibat gugatan yang belum selesai.
"Putra saya tidak berkomunikasi dengan suami saya karena gugatan tersebut," ujar Giovana kepada Page Six.
Giovana mengungkapkan bahwa dirinya dan Haruvi sebenarnya sudah kembali bersama lebih dari setahun lalu. Ia mengatakan keputusan itu diambil demi cinta, anak-anak, dan keutuhan keluarga.
"Saya sudah kembali bersamanya. Saya tidak ingin menimbulkan masalah," katanya.
Meski demikian, Giovana mengaku bingung karena proses hukum tetap berjalan.
"Kami sudah bersama lagi, tetapi dia masih membawa saya ke pengadilan. Rasanya aneh. Sangat aneh," tuturnya.
(kik/kik)












































