Menemukan Belahan Jiwa Pasca Bokong Dioperasi Mirip Pippa Middleton
Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 11 Apr 2012 13:36 WIB
Jakarta
-
Jenny Fizgerald memutuskan mengoperasi bokongnya agar mirip Pippa Middleton. Sesuai harapannya, pasca operasi tersebut Jenny langsung menemukan pria yang menjadi belahan jiwanya.
Jenny memang termasuk wanita yang tak percaya diri pada bokongnya. Dia merasa bagian tubuh tersebut terlalu rata.
Pasca bercerai dari mantan suaminya, Jenny semakin merasa tidak percaya diri. Wanita yang sudah cerai selama enam tahun itu khawatir tidak akan ada pria lagi yang meliriknya.
Sebuah ide muncul di benaknya setelah menonton pernikahan Kate Middleton dan Pangeran William. Di sana dia melihat Pippa Middleton yang menjadi pengiring pengantin wanita. Jenny mengagumi tubuh Pippa.
"Saat aku mengetahui bagaimana pria di seluruh dunia mengagumi bentuk tubuh Pippa, aku memutuskan mengambil langkah drastis," jelas wanita asal Miami, Florida, AS itu, seperti dikutip Daily Mail.
Jenny kemudian menjelajah dunia maya untuk mencari tahu prosedur operasi bokong. Di internet itulah ia menemukan dokter bedah Dr Costantino Mendieta yang menawarkan 'Pippa Butt Lift' seharga US$ 10 ribu atau sekitar Rp 91,8 juta.
Wanita 43 tahun itu memilih Dr Costantino setelah membaca testimoni dari orang yang mengatakan betapa bagusnya hasil operasi sang dokter. Dia pun kemudian mulai menabung agar keinginannya operasi bokong bisa segera terwujud.
Jenny yang memiliki usaha clothing line itu bertemu Dr Costantino pada Mei 2011. Setelah berkonsultasi, prosedur operasi bokong pun akan dilakukan di mana lemak di salah satu bagian tubuh diambil dan disuntikkan ke bokong.
Namun menurut sang dokter Jenny terlalu langsing dan tidak ada cukup lemak di tubuhnya untuk diambil. Dia pun kemudian diminta untuk membuat tubuhnya menjadi sedikit lebih berisi.
"Sangat luar biasa. Aku makan semua makanan favoritku dan menaikkan berat badan tanpa merasa bersalah," jelasnya.
Setelah dua bulan, Jenny sudah memiliki cukup lemak di perut dan pinggangnya. Pada 15 September 2011, operasi pada bokongnya dilakukan.
Pasca operasi, berat tubuhnya turun dari yang awalnya ukuran empat menjadi dua. Dia juga merasa baju-bajunya jadi lebih ketat di area bokong.
"Semuanya jadi terasa lebih pas, seperti yang dilakukan gaun pengiring pengantin Pippa padanya," kata Jenny.
Bokong barunya itu menurut Jenny bagai sebuah impian yang menjadi nyata. "Aku cinta tubuh baruku dan seperti Pippa aku jadi mendapat banyak perhatian dari pria," tuturnya senang.
Dulu Jenny merasa dia sangat sulit untuk menemukan pria yang menyukainya. Dia juga merasa dirinya tidak menarik.
Namun tiga bulan setelah operasi tersebut, Jenny menemukan cinta barunya. Dia sudah bertunangan dengan seorang pria bernama Carlos.
"Aku tahu bokong baruku yang membuat ini terjadi. Aku akhirnya merasa cantik dan seksi. Aku tahu Carlos juga menyukainya. Dia selalu memandangku," ucapnya. Perkataan Jenny diamini Carlos. Menurut pria tersebut hal pertama yang menarik perhatiannya dari Jenny adalah bokongnya.
(eny/eny)
Jenny memang termasuk wanita yang tak percaya diri pada bokongnya. Dia merasa bagian tubuh tersebut terlalu rata.
Pasca bercerai dari mantan suaminya, Jenny semakin merasa tidak percaya diri. Wanita yang sudah cerai selama enam tahun itu khawatir tidak akan ada pria lagi yang meliriknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat aku mengetahui bagaimana pria di seluruh dunia mengagumi bentuk tubuh Pippa, aku memutuskan mengambil langkah drastis," jelas wanita asal Miami, Florida, AS itu, seperti dikutip Daily Mail.
Jenny kemudian menjelajah dunia maya untuk mencari tahu prosedur operasi bokong. Di internet itulah ia menemukan dokter bedah Dr Costantino Mendieta yang menawarkan 'Pippa Butt Lift' seharga US$ 10 ribu atau sekitar Rp 91,8 juta.
Wanita 43 tahun itu memilih Dr Costantino setelah membaca testimoni dari orang yang mengatakan betapa bagusnya hasil operasi sang dokter. Dia pun kemudian mulai menabung agar keinginannya operasi bokong bisa segera terwujud.
Jenny yang memiliki usaha clothing line itu bertemu Dr Costantino pada Mei 2011. Setelah berkonsultasi, prosedur operasi bokong pun akan dilakukan di mana lemak di salah satu bagian tubuh diambil dan disuntikkan ke bokong.
Namun menurut sang dokter Jenny terlalu langsing dan tidak ada cukup lemak di tubuhnya untuk diambil. Dia pun kemudian diminta untuk membuat tubuhnya menjadi sedikit lebih berisi.
"Sangat luar biasa. Aku makan semua makanan favoritku dan menaikkan berat badan tanpa merasa bersalah," jelasnya.
Setelah dua bulan, Jenny sudah memiliki cukup lemak di perut dan pinggangnya. Pada 15 September 2011, operasi pada bokongnya dilakukan.
Pasca operasi, berat tubuhnya turun dari yang awalnya ukuran empat menjadi dua. Dia juga merasa baju-bajunya jadi lebih ketat di area bokong.
"Semuanya jadi terasa lebih pas, seperti yang dilakukan gaun pengiring pengantin Pippa padanya," kata Jenny.
Bokong barunya itu menurut Jenny bagai sebuah impian yang menjadi nyata. "Aku cinta tubuh baruku dan seperti Pippa aku jadi mendapat banyak perhatian dari pria," tuturnya senang.
Dulu Jenny merasa dia sangat sulit untuk menemukan pria yang menyukainya. Dia juga merasa dirinya tidak menarik.
Namun tiga bulan setelah operasi tersebut, Jenny menemukan cinta barunya. Dia sudah bertunangan dengan seorang pria bernama Carlos.
"Aku tahu bokong baruku yang membuat ini terjadi. Aku akhirnya merasa cantik dan seksi. Aku tahu Carlos juga menyukainya. Dia selalu memandangku," ucapnya. Perkataan Jenny diamini Carlos. Menurut pria tersebut hal pertama yang menarik perhatiannya dari Jenny adalah bokongnya.
(eny/eny)











































