Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Wildflowering, Tren Pacaran Gen Z yang Bikin Hubungan Lebih Santai

Vina Oktiani - wolipop
Senin, 08 Jun 2026 09:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi pasangan makan mie instan
Foto: Getty Images/Franci Leoncio
Jakarta -

Di tengah banyaknya istilah dalam dunia percintaan modern, mulai dari situationship hingga hubungan tanpa status yang jelas, kini muncul tren baru di kalangan Gen Z yang disebut wildflowering. Tren ini mengajak seseorang untuk menjalani hubungan dengan lebih santai tanpa terburu-buru menentukan status atau masa depannya.

Melansir New York Post, konsep wildflowering pada dasarnya adalah membiarkan hubungan berkembang secara alami. Alih-alih langsung memikirkan pernikahan atau komitmen jangka panjang sejak awal berkenalan, seseorang diajak untuk fokus mengenal pasangannya terlebih dahulu dan melihat bagaimana hubungan tersebut berkembang seiring waktu.

Tren ini muncul karena banyak orang merasa lelah dengan dunia kencan modern yang penuh aturan dan ekspektasi. Tidak sedikit yang menghabiskan waktu memikirkan arti sebuah pesan, kapan waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaan, atau kapan hubungan harus diberi label resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pelatih kencan Amy Chan, pendekatan ini bisa membantu orang yang cenderung terlalu cepat memikirkan masa depan saat baru mulai berkencan. Ia menilai proses kencan seharusnya menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan memahami apa yang benar-benar dicari dalam seorang pasangan.

Meski terdengar menyenangkan, para ahli mengingatkan bahwa wildflowering bukan berarti menjalani hubungan tanpa tujuan sama sekali. Pelatih kencan Damona Hoffman mengatakan seseorang tetap perlu memahami keinginan dan batasannya dalam sebuah hubungan agar tidak berakhir kecewa.

ADVERTISEMENT

Jika terlalu mengikuti arus tanpa arah yang jelas, seseorang berisiko terjebak dalam hubungan yang berjalan lama tetapi tidak memiliki kepastian. Karena itu, keseimbangan tetap diperlukan. Menjalani hubungan secara santai boleh saja, namun tetap penting untuk mengetahui apa yang diharapkan dari hubungan tersebut.

Para ahli juga menilai tren ini tidak cocok untuk semua orang. Mereka yang biasanya terlalu cepat jatuh cinta dan terburu-buru menjalin hubungan serius mungkin akan terbantu dengan pendekatan yang lebih santai. Sebaliknya, orang yang sering berganti pasangan tanpa pernah membangun hubungan yang mendalam mungkin justru membutuhkan komitmen yang lebih jelas.

Fenomena wildflowering menunjukkan perubahan cara pandang Gen Z terhadap hubungan asmara. Banyak anak muda kini lebih memilih membangun hubungan yang terasa nyaman dan alami dibanding mengikuti aturan atau target tertentu yang dianggap membebani.

Meski demikian, komunikasi yang baik dan kejelasan mengenai harapan masing-masing tetap menjadi hal penting. Sebab, hubungan yang sehat tidak hanya membutuhkan kebebasan, tetapi juga arah yang jelas agar dapat berkembang dengan baik.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads
d'Hattrick!
dHattrick Live Reaction: Spanyol Vs Argentina

d'Hattrick Live Reaction: Spanyol Vs Argentina