Bagaimana Agar Saya Bisa Kembali ke Mantan?
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 04 Jul 2011 15:35 WIB
Jakarta
-
Dear Achi, sebelum kembali ke mantan ada beberapa hal yang sebaiknya Anda pertimbangkan. Pertama, apakah memang mantan kekasih Anda patut untuk Anda perjuangkan lagi. Kedua, apaka memang hubungan Anda dan si dia putus karena sesuatu hal yang sebenarnya tidak penting. Jika Anda merasa si dia memang masih sangat Anda cintai dan layak untuk diperjuangkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah dengan tidak menunjukkan kesedihan ke mantan. Percayalah, pria tidak ingin kembali dengan wanita yang terlihat menyedihkan dan terlalu membutuhkannya. Hindari mem-posting status sedih dan galau di social media (Facebook & Twitter),
Memang bukan perkara mudah menjadi kuat dan percaya diri dalam kondisi emosional yang labil, setelah putus cinta. Namun, Anda bisa berakting seolah tegar dan percaya diri. Agar tidak terlihat putus asa, hancur dan sedih bayangkan secara nyata jika Anda kembali bersamanya dan berimajinasilah tentang semua sikap manisnya kepada Anda.
Kedua, berusahalah untuk tidak menghubunginya lagi terlalu sering. Biasanya wanita lah yang paling tidak bisa menahan diri untuk menghubungi mantan kekasihnya. Percayalah, dengan menelepon dan menceritakan semua kesedihan Anda, tidak akan berhasil membuatnya kembali lagi ke pelukan Anda.
Menghubunginya duluan merupakan cara salah yang sering dilakukan wanita untuk mendapatkan membuat pria kembali padanya lagi. Pria akan menganggap, mantan kekasihnya sedang mengintainya, jika terus-menerus meneleponnya. Satu hal lagi, pria tidak akan merasa kehilangan, jika Anda masih mencarinya. Jadi, buatlah dia merindukan Anda dengan tidak menelepon, mengirim SMS, BBM dan email.
Ketiga, cobalah untuk menyibukkan diri untuk menghindari Anda dari mengemis cinta dan menelepon mantan kekasih. Ketika Anda menjalankan hal-hal yang menyenangkan seperti membaca buku, berkumpul dengan teman atau mengikuti kursus-kursus, akan membuat Anda menyingkirkan sejenak pikiran dari si mantan kekasih.
Sebaliknya, memiliki banyak waktu kosong akan membuat Anda ingin menghubunginya. Dengan beraktivitas dan memadatkan hari Anda dengan kesibukan yang menyenangkan, tidak hanya membuat Anda sejenak melupakan si dia, secara otomatis juga dapat mengembangkan kepercayaan diri dan bangkit dari keterpurukan.
Wanita aktif, percaya diri dan tidak manja merupakan idaman setiap pria. Ketika dia sadar Anda tidak mencarinya lagi dan mengetahui Anda sibuk, tentu ini dapat membuatnya resah dan merasa dinomorduakan. Jika si dia telah memiliki perasaan ini, biasanya dia mulai kembali mengejar Anda.
(eny/eny)
Saya sudah putus sejak 6 bulan lalu. Tapi sampai sekarang saya masih mencintai dia. Apakah saya masih bisa kembali pacaran dengannya? Bagaimana caranya agar kami bisa pacaran lagi?
(Achi, 26 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah dengan tidak menunjukkan kesedihan ke mantan. Percayalah, pria tidak ingin kembali dengan wanita yang terlihat menyedihkan dan terlalu membutuhkannya. Hindari mem-posting status sedih dan galau di social media (Facebook & Twitter),
Memang bukan perkara mudah menjadi kuat dan percaya diri dalam kondisi emosional yang labil, setelah putus cinta. Namun, Anda bisa berakting seolah tegar dan percaya diri. Agar tidak terlihat putus asa, hancur dan sedih bayangkan secara nyata jika Anda kembali bersamanya dan berimajinasilah tentang semua sikap manisnya kepada Anda.
Kedua, berusahalah untuk tidak menghubunginya lagi terlalu sering. Biasanya wanita lah yang paling tidak bisa menahan diri untuk menghubungi mantan kekasihnya. Percayalah, dengan menelepon dan menceritakan semua kesedihan Anda, tidak akan berhasil membuatnya kembali lagi ke pelukan Anda.
Menghubunginya duluan merupakan cara salah yang sering dilakukan wanita untuk mendapatkan membuat pria kembali padanya lagi. Pria akan menganggap, mantan kekasihnya sedang mengintainya, jika terus-menerus meneleponnya. Satu hal lagi, pria tidak akan merasa kehilangan, jika Anda masih mencarinya. Jadi, buatlah dia merindukan Anda dengan tidak menelepon, mengirim SMS, BBM dan email.
Ketiga, cobalah untuk menyibukkan diri untuk menghindari Anda dari mengemis cinta dan menelepon mantan kekasih. Ketika Anda menjalankan hal-hal yang menyenangkan seperti membaca buku, berkumpul dengan teman atau mengikuti kursus-kursus, akan membuat Anda menyingkirkan sejenak pikiran dari si mantan kekasih.
Sebaliknya, memiliki banyak waktu kosong akan membuat Anda ingin menghubunginya. Dengan beraktivitas dan memadatkan hari Anda dengan kesibukan yang menyenangkan, tidak hanya membuat Anda sejenak melupakan si dia, secara otomatis juga dapat mengembangkan kepercayaan diri dan bangkit dari keterpurukan.
Wanita aktif, percaya diri dan tidak manja merupakan idaman setiap pria. Ketika dia sadar Anda tidak mencarinya lagi dan mengetahui Anda sibuk, tentu ini dapat membuatnya resah dan merasa dinomorduakan. Jika si dia telah memiliki perasaan ini, biasanya dia mulai kembali mengejar Anda.
(eny/eny)
Makanan & Minuman
Promina 6+ Beras Merah, Pilihan Praktis MPASI Pertama Bayi yang Bernutrisi
Perawatan dan Kecantikan
Capek Double Cleansing? Produk Ini Bisa Bersihkan Makeup dengan Cepat
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Most Popular
1
Foto: Momen Perdana Taylor Swift dan Travis Kelce Kencan di Ajang Penghargaan Musik
2
Angelina Jolie Bagikan Kehidupan Wanita Gaza Lewat Surat yang Menyanyat Hati
3
Gaya Iriana Dampingi Jokowi Silaturahmi Dengan Prabowo, Pakai Tas Rp 182 Juta
4
8 Gaya Lucu Anak Selebriti, Nagita Slavina hingga Margin Wieheerm Pakai Hijab
5
Finalis Miss Grand Thailand Viral, Veneer Giginya Tiba-Tiba Lepas di Panggung
MOST COMMENTED











































