Inspiratif! Wanita Indonesia Usia 50 Tahun Ini Sudah Taklukan 20 Gunung

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 11 Des 2019 06:35 WIB
Foto: Dok. Instagram @katiemimie (Laksmi Prasvita, Wanita Indonesia Usia 50 Tahun yang Sudah Taklukan 20 Gunung)
Jakarta - Tak sedikit wanita di Indonesia yang hobi naik gunung. Aktivitas tersebut memang dianggap ekstrem, berbahaya, dan tidak nyaman bagi banyak kaum hawa. Namun Laksmi Prasvita malah melihatmya sebagai tantangan. Tak takut keluar zona nyaman, wanita inspiratif ini sudah naik 20 gunung dan masih ingin mendaki tiga gunung lain di usianya yang kini menginjak 50.

Laksmi Pravista adalah seorang wanita inspiratif yang andal dalam mendaki gunung. Gunung terakhir yang ia berhasil taklukan adalah Kilimanjaro. Dalam waktu dekat, ia pun bercita-cita untuk menaiki tiga gunung di garis khatulistiwa.

Hobi ini memang diakuinya tidak populer di kalangan wanita bahkan ia sendiri mendapat larangan dari orang sekitar. Namun Laksmi sukses mematahkan stereotipe bahwa wanita tidak kuat atau tidak nyaman melakukannya. Ia pun membagi kisahnya dalam Summit On Girls yang diselenggarakan Yayasan Plan Indonesia di Balai Kartini, Selasa, (10/12/2019).



Laksmi Prasvita, Wanita Indonesia Usia 50 Tahun yang Sudah Taklukan 20 Gunung. Foto: Dok. Instagram @katiemimieLaksmi Prasvita, Wanita Indonesia Usia 50 Tahun yang Sudah Taklukan 20 Gunung. Foto: Dok. Instagram @katiemimie


"Orangtua melarang karena berisiko. Teman-teman juga bilang 'nanti jadi hitam, lari bikin kaki jadi besar dan varises, kulit ada freckle, buang air bagaimana, tidak mandi dua minggu'. Tapi itu justru jadi stereotipe dan challenge yang ingin saya taklukan sehingga saya bisa jadi versi terbaik dari diri saya," katanya.



Kurang didukung orang-orang sekitar, untungnya Laksmi mendapat semangat dari komunitas pendaki yang kebanyakan adalah pria. Ia pun mencari motivasi dengan membaca blog dan mengikuti media sosial para pendaki wanita di luar negeri.

"Saya dapat support dari komunitas pendaki yang kebanyakan laki-laki. Akhirnya saya nggak melihat gender lagi. Saya jadi ikut ritme latihan mereka yang artinya saya bisa berlatih beyond my gender," tutur Laksmi.

Diakui Laksmi bahwa hobi ini memang kurang diminati wanita karena berbagai alasan. Selain bisa kurang nyaman dan membutuhkan ketahanan fisik, peralatannya pun tidak murah.

Meski begitu, wanita ini tetap mendukung wanita lain untuk mencoba mendaki gunung. Menurutnya hobi ini akan sangat membantu bukan hanya dalam hal fisik tapi juga membangun mental.

"Untuk mental, ini bisa membantu building character karena kita mengalkulasi risiko dan menantang diri sampai limit. Hobi ini juga bisa jadi mata pencaharian. Bisa jadi penulis, mountain guide, buka travel agent. Apalagi bisa mengenal kultur dan keindahan setempat," ujar Laksmi.

Simak Video "Aeshnina, Gadis Pemberani Asal Gresik yang Surati Pemimpin Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/eny)