Tips Menyimpan Pisang agar Tidak Cepat Busuk, Bisa Tahan 2 Minggu
Pisang adalah salah satu buah yang paling banyak disukai karena praktis, mudah ditemukan, dan bisa dinikmati kapan saja. Banyak orang memilihnya sebagai camilan praktis untuk mengganjal perut atau memulihkan energi dengan cepat.
Kandungan karbohidrat dan gula alaminya membuat pisang menjadi sumber energi instan yang ideal, baik sebelum olahraga, saat sarapan kilat, maupun ketika butuh asupan manis yang lebih sehat. Tidak heran, buah sederhana ini selalu jadi andalan di rumah maupun di perjalanan.
Namun pisang sering kali cepat menjadi matang dan berwarna kehitaman hanya dalam hitungan hari. Ketika sudah berubah jadi kecoklatan atau hitam, banyak orang langsung enggan memakannya karena mengira sudah busuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika kamu ingin menyimpan stok pisang dalam waktu lama, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk memperlambat proses pematangan dan membuat pisang tetap segar hingga dua minggu. Bagaimana caranya?
Menurut para ahli, semuanya dimulai dari cara kamu memilih pisang di supermarket. Hindari membeli pisang yang dikemas dalam plastik atau kotak. Seperti banyak buah lainnya, pisang menghasilkan gas etilen-senyawa alami yang mempercepat proses pematangan.
Ketika disimpan dalam kantong plastik atau wadah tertutup, gas ini terperangkap dan membuat pisang lebih cepat matang hingga muncul bintik-bintik cokelat hanya dalam satu atau dua hari.
Pisang terlalu matang. Foto: Getty Images/DRW-Artworks |
Seorang spesialis keamanan pangan dari High Speed Training menjelaskan bahwa cara penyimpanan di rumah juga tak kalah penting. Dia menyarankan agar pisang tidak disimpan dalam keranjang buah bersama buah-buahan lainnya.
"Sebaiknya simpan pisang di atas meja dapur, pada suhu ruang, dan jauhkan dari kelembapan, cahaya langsung, atau suhu tinggi," ujarnya, seperti dikutip dari Mirror.
"Area yang terlalu hangat bisa mempercepat proses pematangan, jadi hindari menaruhnya dekat oven atau peralatan yang menghasilkan panas," lanjutnya.
Memisahkan pisang dari tandannya juga bisa membantu menjaga kesegaran lebih lama. Hal ini karena gas etilen paling banyak dilepas dari bagian batang.
"Untuk memperlambat efek gas etilen, kamu bisa membungkus batang pisang dengan plastik wrap. Cara ini mengurangi jumlah gas yang mengalir ke buah, sehingga pisang tetap segar lebih lama," terangnya.
Banyak orang juga memilih memasukkan pisang ke kulkas setelah mencapai tingkat kematangan ideal, dimana buah sudah menguning seluruhnya.
Cara ini bisa membuat pisang bertahan hingga dua minggu. Meski kulitnya mungkin berubah kecokelatan, jangan khawatir, daging buah di dalamnya tetap aman dan enak untuk dimakan.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Wangi Floral Elegan yang Bikin Jatuh Hati, Bonavie Eau de Parfum - Fleur du Jardin Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah, Lembab, dan Wangi Seharian. Duet Body Lotion Andalan yang Bikin Kamu Ketagihan!
Home & Living
Philips GC160, Solusi Menyetrika Lebih Cepat & Hemat Listrik
Home & Living
Rekomendasi Sabun Cuci Tangan Ukuran Jumbo yang Hemat dan Nyaman Dipakai
Me Time Lebih Meaningful di Workshop Pottery & Reflective Session Jakarta
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
Belajar Crochet dari Nol di Jakarta! Seru Membuat Chunky Bag di Workshop Ini
Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang Saat Mengeringkan Baju
Workshop Crochet Sambil Healing di Jakarta Lewat Workshop One Stitch at the Time
Ternyata Ini Perselingkuhan yang Paling Menyakitkan bagi Pria dan Wanita
17 Tahun Menanti, Annisa Yudhoyono Pamer Foto Hamil Anak Kedua di Usia 44
8 Aktor China yang Ternyata CEO di Dunia Nyata, Tampan dan Tajir
Apa Itu 'Furap'? Istilah Viral yang Menjodohkan Fuji dan Reza Arap












































