4 Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar, Jangan Asal Guyur
Salah satu cara merawat tanaman hias adalah dengan rajin menyiramnya. Tapi awas jangan sampai malah gara-gara terlalu sering atau jarang kamu siram, tanaman hias malah mati. Bagaimana cara menyiram tanaman hias yang benar?
Menyirami tanaman hias meski terlihat mudah, nyatanya tidak bisa asal-asalan. Ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan agar tanaman hias kamu tidak mati, melainkan tumbuh sumbur dan cantik.
Kesalahan umum yang terjadi saat menyiram tanaman hias adalah tidak memerhatikan jenis tanaman kamu. Beda jenis tanaman hias, berbeda pula frekuensi penyiramannya. Cara menyiram tanaman hias yang benar juga perlu memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk melakukan hal itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut empat cara menyiram tanaman hias yang benar:
1. Pilihan Air
Sebenarnya, kebanyakan air keran memang bagus untuk tanaman hias. Kecuali jika mengandung garam yang dapat mengendap di media tanaman dan mengganggu pertumbuhan tanaman hias.
Sementara air yang mengandung klorin juga aman untuk sebagian besar tanaman hias. Tapi jika punya sistem penyaringan air, ini akan lebih baik untuk tanaman hias.
Pilihan lainnya adalah menggunakan air hujan yang alami. Selain itu hal yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya menyiram dengan air dengan suhu ruangan. Karena lebih baik daripada air panas maupun dingin.
2. Jumlah Air yang Dibutuhkan
Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua tanaman hias membutuhkan jumlah air yang sama. Oleh karena itu, cara menyiram tanaman hias yang benar adalah lakukan dengan mengamati keadaan alam.
Misalnya, tanaman hias philodendron yang berasal dari daerah tropis, di mana di wilayah tersebut memiliki curah hujan yang teratur, berarti tanaman hias itu membutuhkan banyak air agar subur.
Hal yang perlu diingat adalah jika kamu melihat tanaman hias dengan pertumbuhan yang lebih sedikit dari biasanya, maka langkah yang harus segera dilakukan adalah mengurangi takaran air yang diberikan. Sampai nanti tanaman tersebut mulai tumbuh lebih banyak lagi.
3. Waktu yang Tepat untuk Menyiram Tanaman
Penyiraman di pagi hari dinilai lebih baik daripada di sore. Dengan begitu, percikan air pada daun berpeluang mengering lebih cepat dan menguap sepanjang hari saat suhu cenderung lebih hangat. Semakin lama daun tanaman hias basah, maka semakin tinggi risiko penyakit menyerang.
Bunda pun harus rutin memeriksa tanaman hias setidaknya sekali seminggu, untuk melihat apakah layu dan perlu tambahan air. Untuk mempermudahnya, Kamu dapat memanfaatkan aplikasi, seperti Waterbug atau Happy Plant untuk membantu meningkatkan kapan harus melakukan penyiraman.
Selain itu, cara terbaik untuk mengetahui apakah tanaman hias membutuhkan air adalah dengan memasukkan jari sekitar 2,5 cm ke dalam media tanam. Apabila jari terasa kering, maka perlu disiram. Sementara itu, jika mendeteksi adanya kelembapan, maka kamu perlu memeriksanya kembali dalam satu atau dua hari.
Apalagi cara menyiram tanaman hias yang benar? KLIK DI SINI untuk meneruskan membaca.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah, Lembab, dan Wangi Seharian. Duet Body Lotion Andalan yang Bikin Kamu Ketagihan!
Home & Living
Philips GC160, Solusi Menyetrika Lebih Cepat & Hemat Listrik
Home & Living
Rekomendasi Sabun Cuci Tangan Ukuran Jumbo yang Hemat dan Nyaman Dipakai
Makanan & Minuman
Tropicana Slim Sweetener Stevia, Solusi Praktis Kurangi Gula Harian
Me Time Lebih Meaningful di Workshop Pottery & Reflective Session Jakarta
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
Belajar Crochet dari Nol di Jakarta! Seru Membuat Chunky Bag di Workshop Ini
Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang Saat Mengeringkan Baju
Workshop Crochet Sambil Healing di Jakarta Lewat Workshop One Stitch at the Time
Ternyata Ini Perselingkuhan yang Paling Menyakitkan bagi Pria dan Wanita
17 Tahun Menanti, Annisa Yudhoyono Pamer Foto Hamil Anak Kedua di Usia 44
8 Aktor China yang Ternyata CEO di Dunia Nyata, Tampan dan Tajir
Apa Itu 'Furap'? Istilah Viral yang Menjodohkan Fuji dan Reza Arap











































