6 Cara Merawat Janda Bolong Bagi Pemula Biar Makin Subur

Gresnia Arela Febriani - wolipop Selasa, 17 Nov 2020 12:32 WIB
Tanaman hias janda bolong variegata menghebohkan Tanah Air. Tanaman hias itu harganya tembus hingga puluhan juta rupiah. Cara merawat janda bolong. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Tanaman hias Janda Bolong adalah jenis tanaman hias yang sedang hits saat ini. Tanaman ini masuk dalam marga Monstera. Bagaimana cara merawat Janda Bolong atau Monstera?

Seperti dikutip dari CRC World Dictionary of Plant Names, Monstera sendiri termasuk dalam keluarga tanaman Araceae, yang banyak ditemukan di kawasan tropis Amerika. Ada 45 jenis Monstera di dalam keluarga tanaman Araceae. Dan nama monstera mengacu pada bentuk daunnya yang abnormal alias tidak lumrah.

Apakah kamu termasuk penyuka tanaman Monstera atau Janda Bolong? Wolipop berbincang dengan Wuri Setyaningsih, pemilik @kebunwuri untuk berbagi tips cara merawat janda bolong.

Cara Merawat Janda Bolong Bagi Pemula

1. Tanah Poros

Dalam menanam Janda Bolong, pilih media tanam (metan) poros, metan yang tidak padat. Fungsi media tanam ini mempermudah akar Janda Bolong untuk tumbuh dan dapat mensuplai kadar oksigen dalam akar. Racikan metan poros yang diterapkan Wuri adalah memakai andam, pakis cacah oven, sekam bakar, pasir malang, cocopet bubuk, dan cangkang telur. Tanah dalam pot ini bisa diganti setiap enam bulan hingga setahun sekali.

2. Taruh Janda Bolong di Tempat Teduh

Sinar matahari yang panas serta tanah yang kering membuat tanaman layu. Daun-daun Janda Bolong pun bisa menjadi layu, menguning, dan kemudian berguguran. Itulah sebabnya salah satu cara merawat Janda Bolong yaitu dengan diletakkan di area yang tidak terkena sinar matahari langsung atau bersuhu 23-30 derajat.

janda bolongTanaman hias janda bolong Foto: Gresnia Arela/Wolipop

3. Beri Tempat untuk Merambat

Cara merawat Janda Bolong, berikan tanaman tersebut tempat untuk merambat. Kamu memakai turus atau ditempel tembok atau pohon. Tanaman monstera terutama monstera andasoni alias Janda Bolong ini di dalam habitat aslinya justru merupakan tumbuhan pemanjat inangnya.

Dengan kata lain, tanaman ini memiliki sifat hemifit atau sebagian epifit, yaitu menumpang hidup dulu kepada inangnya. Setelah itu, Janda Bolong akan menumbuhkan akar gantung, dimana apabila akar gantungnya berhasil mencapai tanah, maka ia akan mengambil nutrisi dari tanah tersebut.

Tak hanya itu, fakta tanaman hias Janda Bolong lainnya adalah sifatnya yang mampu memanjat dan membelit pohon hingga mencapai ketinggian 20 meter.

4. Siram Janda Bolong Sehari Dua Kali

Wuri menjelaskan jika hari hujan, kamu tidak perlu menyiram tanaman Janda Bolong. Mengapa demikian? Menurutnya, hujan itu adalah serum alami dan banyak nutrisi yang ada dalam kandungan air hujan yang dibutuhkan tanaman.

5. Tanaman Janda Bolong Dipupuk Dua Minggu Sekali

Jenis pupuk yang bagus menurut Wuri, pada dasarnya semua pupuk bagus. Namun Wuri pribadi memilih pupuk yang organik. "Pupuk biasanya ada yang untuk memperbesar daun atau membuat buah lebat, pilih pupuk sesuai dengan jenis tanamanya," jelasnya.

6. Siram Janda Bolong Pakai Air Cucian Beras

Agar tanaman Janda Bolong kamu bisa tumbuh subur, sesekali siram menggunakan air bekas cucian beras yang didiamkan selama tiga hari. Air bekas cucian beras bisa menjadi pupuk yang murah.

Air bekas cucian beras bisa merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman (daun, tunas, cabang), terutama dari komponen vitamin B1. Manfaat air cucian beras pada tanaman hias juga membantu pembentukan khlorofil sehingga tanaman bisa lebih hijau. Selain itu juga bisa digunakan untuk mempekuat tumbuhan dari penyakit.

Itulah enam cara merawat Janda Bolong atau monstera. Selamat mencoba.

(gaf/eny)