Liputan Khusus Hidup Minim Sampah

Mengenal Zero Waste, Gaya Hidup Minim Sampah Demi Selamatkan Bumi

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 12 Sep 2020 16:41 WIB
Pola hidup zero waste Mengenal gaya hidup zero waste, minim sampah. Foto: Dok. istock
Jakarta -

Permasalah sampah semakin pelik di Indonesia. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menaksir timbunan sampah di Indonesia tahun ini sebesar 67,8 juta ton. Siti mengatakan, jumlah ini kemungkinan masih terus bertambah.

Berbagai cara pun dilakukan pemerintah untuk mencegah laju timbunan sampah semakin cepat. Berdasarkan data KLHK, saat ini sudah ada 21 Propinsi dan 353 Kabupaten/Kota yang telah menetapkan dokumen Kebijakan dan Strategi Daerah (JAKSTRADA) dalam pengelolaan sampah sesuai amanat Peraturan Presiden No. 97 tahun 2017, dengan target pengelolaan sampah 100 persen pada tahun 2025. Selain itu sebanyak 30 pemerintah daerah telah menerbitkan kebijakan pembatasan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai.

Jika pemerintah saja yang melakukan cara menghentikan laju sampah pastinya tak akan mudah. Oleh karena itu mereka yang peduli pada lingkungan mencoba menyuarakan gerakan bebas sampah atau zero waste. Gaya hidup minim sampah dan pilah sampah ini pun telah menjadi tren baru di masyarakat.

Wolipop mewawancarai empat wanita yang menerapkan gaya hidup bebas sampah atau zero waste lifestyle untuk mengungkap lebih jauh gerakan penyelamatan bumi dari sampah ini. Keempat wanita ini menyelamatkan bumi melalui gaya hidup bebas sampah dengan caranya masing-masing.

Pertama ada Andhini Miranda yang mendorong masyarakat untuk ikut serta melestarikan lingkungan melalui akun Instagramnya @021suarasampah. Ia berusaha mengnolkan sampah hingga tak ada yang tersisa.

Andhini MirandaAndhini Miranda Foto: Instagram

"Cegah menggunakan produk yang berpotensi menghasilkan sampah dengan mencari opsi lain yang lebih ramah lingkungan. Pilah sampah yang masih dihasilkan sesuai kategori untuk menghindari sampah tercampur, bau, rusak, agar bisa dimanfaatkan kembali. Olah sampah yang sudah terpilah dengan baik, agar tidak berakhir di TPA, sungai dan juga laut," ungkap Andhini saat dihubungi Wolipop Jumat (11/9/2020).

Lalu ada Maurilla Sophianti Imron yang mendirikan Zero Waste Indonesia. Wanita yang menetap di Bali ini gencar menyuarakan gaya hidup minimalis di akun Youtubenya.

Maurilla Sophianti ImronMaurilla Sophianti Imron Foto: Instagram @murielimron

"Aku menjalankan hidup minim sampah sejak tahun 2017. Pemicumya adalah sebuah video di Nusa Penida. Ada satu divers asal Inggris yang memvideokan perjalanan dia di bawah laut. Seharusnya dia melihat biota laut yang cantik terumbu karang dan ikan, ternyata isinya full oleh plastik bekas," kata Maurila.
Wanita berikutnya adalah Eva Bachtiar. Eva mempunyai semangat yang sama untuk menyelesaikan isu pembuangan makanan. Dia pun membuat gerakan food bank atau bank sampah di Surabaya dengan nama Garda Pangan.

"Garda pangan itu adalah food bank. Jadi kita di Surabaya, fokusnya lebih spesifik isu makanan. Salah satu penghasil food waste yang skalanya besar, rutin harian itu industri rumah sakit dan bisnis makanan, seperti restoran, hotel, bakery dan lainnya," ujarnya.

Kegitan Garda PanganKegitan Garda Pangan. Foto: Dok. pribadi Garda Pangan.

Dan yang terakhir ada wanita bernama Mayang Mangri Rahayu yang juga menerapkan gaya hidup meminimalkan sampah. Melalui akun Instagram @the.punkvironment, Mayang memberikan contoh olahan sampah yang tak biasa.

"Tujuannya sebenarnya bagaimana kita memperpanjang usia sampah di dapur. Sehingga kita tidak cepat membuang kompos. Karena orang yang baru mulai zero waste itu kayak mikir, kompos aku cepat penuh. Jadi bagaimana caranya mengelola sampah dapur dari A-Z, nggak boleh sampai ada yang terbuang ke TPA," ucapnya.

Bagaimana perjalanan keempat wanita penyelamat bumi ini menjalani gaya hidup zero waste? Simak liputan khusus Wolipop Gaya Hidup Minim Sampah di artikel selanjutnya.

Mae RahayuFoto Mae Rahayu. Foto: Instagram @the.punkvironment.


Simak Video "Louis Partridge, Si Tewksbury yang Curi Perhatian di 'Enola Holmes'"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)