Viral Trash Tag, Tantangan Pungut Sampah di Jalanan yang Layak Kamu Tiru

Hestianingsih - wolipop Selasa, 12 Mar 2019 15:08 WIB
Ilustrasi sampah. Foto: iStock Ilustrasi sampah. Foto: iStock

Jakarta - Berbagai tantangan yang viral di media sosial sering kali dianggap tak berfaedah. Tapi berbeda dengan tantangan satu ini, karena justru bermanfaat bagi lingkungan.

Satu minggu belakangan ini banyak bermunculan tagar #trashtag dan #trashchallenge muncul di sejumlah platform media sosial seperti Twitter, Reddit dan Instagram. Dalam setiap postingan bertagar #tagtrash, terdapat foto yang memperlihatkan orang-orang memungut sampah berserakan dan mengumpulkannya di dalam kantong.

Ternyata mereka sedang melakukan 'Trash Challenge', sebuah tren baru di media sosial yang 'menantang' orang-orang agar berani berkotor-kotoran memunguti sampah yang telah dibuang sembarangan. Mereka juga menyertakan foto before-after yang memperlihatkan transformasi sebelum dan setelah sampah dibereskan.



[Gambas:Instagram]


Tantangan bebas dilakukan di mana saja. Baik itu trotoar, pantai, lapangan, taman dan tempat umum lainnya. Jika ada yang melihat sampah tercecer, maka mereka harus memungut dan membuangnya di tempat seharusnya.

Tren #trashtag sebenarnya sudah muncul beberapa tahun lalu, ketika sebuah brand penyedia perlengkapan kegiatan outdoor asal Kanada, memulainya pada 2015. Brand bernama UCO tersebut membuat tantangan agar bisa mencapai target memungut dan mengumpulkan 10 ribu sampah dalam setahun.


[Gambas:Instagram]

Gagasan UCO yang diprakarsai Steven Reinhold, duta brand tersebut, ternyata mendapat respon positif. Banyak orang berlomba-lomba membersihkan lingkungan dan memamerkannya di media sosial sebagai langkah untuk memotivasi yang lainnya agar melakukan hal serupa.

Kini empat tahun berselang, tantangan #trashtag kembali marak. Aksi pungut sampah ini tidak hanya dilakukan di lingkungan sekitar tempat tinggal, tapi juga sebagai kegiatan menghabiskan waktu akhir pekan bahkan ketika mereka berlibur.

Semoga saja tantangan #trashtag dan #trashchallenge tidak hanya menjadi tren yang hanya diikuti sesaat. Tapi bisa dilakukan secara berkelanjutan demi lingkungan yang lebih baik. (hst/hst)