Strategi IDEMU Saat Pandemi Corona, Pesan Furnitur Bisa dari Rumah

Content Promotion - wolipop Kamis, 09 Apr 2020 20:30 WIB
Showroom IDEMU Kemang Foto: IDEMU/Showroom IDEMU Kemang
Jakarta -

Alvin Toffler, seorang futuris kenamaan dari Amerika, telah menuliskan dalam bukunya yang berjudul The Third Wave soal telecommuting. Berkaca pada situasi di tengah pandemi COVID-19, telecommuting telah menjadi gaya hidup yang diterapkan sejumlah masyarakat sehari-hari.

Merebaknya penyebaran COVID-19 membuat masyarakat mengubah pola aktivitas harian agar terhindar dari penularan. Kantor-kantor meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah. Tempat-tempat umum juga membatasi jumlah pengunjungnya demi meminimalisir kerumunan. Pada saat ini aktivitas harian mesti dilakukan dari dalam rumah.

Dalam kondisi seperti ini, IDEMU by VIVERE menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk menyesuaikan prosedur operasi standar bagi para pekerja lapangan yang berhubungan langsung dengan pelanggannya.

William Simiadi selaku Managing Director dari VIVERE Group menyatakan, penyesuaian ini sesuai dengan komitmen perusahaan untuk dapat memberikan layanan yang prima dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan.

William menyebutkan, semenjak imbauan untuk physical distancing diserukan Pemerintah RI, kegiatan operasional di showroom IDEMU ditiadakan hingga situasi menjadi lebih kondusif. Hal ini tidak berarti bahwa layanan IDEMU terhenti karena layanan IDEMU masih bisa diakses lewat bantuan teknologi.

"Pelanggan tetap bisa menghubungi IDEMU di 021 50858899. Layanan sales, diskusi dengan desainer dan live design dapat dilakukan dengan online meeting atau video call. Istilahnya di IDEMU semua bisa dipesan dari rumah," ujar William. Ia berharap, penyesuaian ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19.


Selain melakukan penyesuaian terkait operasional showroom, penyesuaian juga dilakukan untuk karyawan di lapangan yang melakukan instalasi furniture di rumah pelanggan. Pekerja diwajibkan untuk menggunakan masker, kacamata proyek, sarung tangan latex, melapisi sepatu dengan pelindung, dan mencuci tangan atau mengenakan hand sanitizer sebelum dan setelah instalasi selesai.

"Terkait instalasi furniture, perusahaan juga membuat penyesuaian dalam hal perjanjian jual beli mengingat situasi ini masuk ke dalam kategori force majeur. Pelanggan dapat memilih waktu untuk melakukan proses instalasi, apakah tetap sesuai jadwal atau mau menunggu hingga situasi kondusif," ujar William.

Manajemen juga telah memiliki strategi untuk menunjang kegiatan sales, salah satunya adalah dengan memberikan penawaran spesial berupa diskon khusus dan paket custom furniture dengan harga spesial yang dapat dilihat di laman website www.idemu.com dan media sosial resmi IDEMU di Instagram @idemu.idn.

William menambahkan, furnitur IDEMU diproduksi di Indonesia dengan dukungan teknologi mesin berstandar Eropa. Untuk menjaga kualitas produknya, perusahaan menjalankan proses quality control yang ketat. Material dasar yang digunakan berjenis MFC tipe E1 yang ramah lingkungan.



Simak Video "Heboh Pegawai Starbucks Indonesia, Apa Penyebab Pria Suka Ngintip?"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)