Mengenal Pendakwah Millenials Peraih Wild Card Sunsilk Hijab Hunt 2019

Silmia Putri - wolipop Selasa, 14 Mei 2019 18:31 WIB
Baydura saat membawakan ceramah 3 bahasa. Foto: Kiki Oktaviani/Detikcom Baydura saat membawakan ceramah 3 bahasa. Foto: Kiki Oktaviani/Detikcom

Jakarta - Setelah audisi offline di tujuh kota besar Indonesia dan audisi online untuk peserta se-Nusantara, para juri Sunsilk Hijab Hunt 2019 memberikan kejutan. Ada dua tiket wild card yang diberikan untuk dua peserta beruntung dari peserta audisi offline.

Melalui tiket wild card, dua hijabers ini melaju ke babak final Sunsilk Hijab Hunt 2019 bersama depalan finalis lainnya. Dua hijabers yang terpilih adalah Baydura dari Rokan Hilir, Riau dan Nalaria Prakusya dari Bandung.

Baydura sebelumnya mengikuti audisi offline di Medan, pada 20-21 April 2019. Kala itu, ia mendapatkan juara tiga dan tidak masuk ke babak final Sunsilk Hijab Hunt 2019.



Mengenal Pendakwah Millenials Peraih Wild Card Sunsilk Hijab Hunt 201920 Besar Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 Medan. Foto: Kiki Oktaviani/Detikcom


"Ini ketiga kalinya ikut Sunsilk Hijab Hunt, dari tahun 2017. Aku terinspirasi dari para finalis Sunsilk Hijab Hunt yang menampilkan bakat dakwah di panggung final," ungkap Baydura kepada Wolipop via telepon, Selasa (14/05/2019).

Tahun 2019 menjadi kali pertama bagi Baydura untuk lolos ke 20 besar di Medan. Seperti mendapat mukizat dari Allah, Baydura kembali terpilih mendapatkan tiket Wild Card untuk masuk ke babak final.

"Setelah nggak lolos, aku sempat bilang ke mama, mungkin ini bukan jalannya. Tapi, aku ada firasat bakal ada wild card. Cuma nggak nyangka, kalau aku terpilih," tuturnya.



Bakat yang ia tampilkan adalah ceramah tiga bahasa, yaitu bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia. Ia mendalami ceramah saat menimba ilmu di Pesantren Hubbul Wathan dan Pesantren Arraudatul Hasanah 4 tahun.

"Di pesantren itu ada ekstrakulikuler Muhadarah yang wajib setiap minggunya. Pengajarnya juga udah ngeliat aku ada bakat di situ, jadi sering disuruh melatih adik-adik kelas," ungkap Baydura kepada Wolipop via telepon, Selasa (14/05/2019).

Setelah 'mondok' selama tujuh tahun, kini Baydura kuliah di Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara, jurusan Ilmu Komunikasi. Ia juga sering diundang ke acara pengajian di berbagai daerah seperti Samarinda, Balikpapan, dan Riau.

Baydura juga pernah menjadi finalis acara dakwah yang cukup populer di sebuah stasiun televisi swasta. Kini, ia sedang mempersiapkan diri untuk berkompetisi di babak final Sunsilk Hijab Hunt 2019. (sil/sil)