Sukses Gelar Fashion Show Busana Modest, Hijabers Indonesia Ini Dipuji D&G
Silmia Putri - wolipop
Sabtu, 11 Mei 2019 11:06 WIB
Jakarta
-
Franka Soeria menjadi salah satu hijabers Indonesia yang dikenal di mancanegara. Pemilik platform Think Fashion itu sukses menyelenggarakan acara bergengsi seperti London Modest Fashion Week, Dubai Modest Fashion Week, Istanbul Modest Fashion Week, hingga Jakarta Modest Fashion Week.
Keberhasilan Franka Soeria menggelar Jakarta Modest Fashion Week pertengahan 2018, terdengar hingga ke berbagai negara. Banyak media internasional datang dan meliput acara yang dihelat di Gandaria City, Jakarta Selatan ini.
Kabar tersebut terdengar hingga ke pihak label fashion ternama Dolce & Gabbana. Franka pun diundang ke salah satu acara private show untuk mengobrol langsung dengan perwakilan Dolce & Gabbana.
"Kemarin kita sempat diundang D&G, di acara private show-nya. Dia ingin kenal juga, ingin tahu. Yang paling senang itu dia bilang profesional banget, worldclass, acara di Jakarta, style-nya juga diverse," tutur Franka kepada Wolipop, pada acara Jakarta Ramadan, Kamis (9/5/2019) di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
Franka mengaku tak menyangka acara Jakarta Modest Fashion Week mendapat perhatian dari berbagai negara. Menurutnya, penerimaan acara tersebut di mata dunia karena para desainer yang menunjukkan karya universal.
"Yang kita pikir, Indonesia itu creative, diverse, inovatif, itu memang bener. Kita harus membungkusnya begitu. Jangan terlalu berat. Busana yang ditampilkan di acara internasional itu harus universal," terang wanita 37 tahun ini.
Lebih lanjut lagi, pendiri e-commerce Markamarie ini mengungkap modest fashion tidak memiliki global trend forecast. Setiap negara menerjemahkan tren busana muslim sesuai dengan gaya masing-masing.
Itu yang menjadi kendala para desainer Indonesia masuk ke pasar global. Menurut Franka, banyak desainer Indonesia yang masih mengedepankan style atau seni dalam busana muslim. Sementara busana muslim di luar negeri itu lebih mengutamakan fungsi.
"Di luar negeri, mereka jual sesuatu yang memang dibutuhkan, dipakai, yang sifatnya fungsional," terang Franka.
Untuk itu, Franka mengajak para pelaku fashion untuk bersama-sama membuat produk yang lebih kreatif dan universal untuk 'mencuri' perhatian pasar global. Hal ini dilakukan untuk menjadi pintu gerbang, menuju mimpi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia pada tahun 2020. (sil/hst)
Keberhasilan Franka Soeria menggelar Jakarta Modest Fashion Week pertengahan 2018, terdengar hingga ke berbagai negara. Banyak media internasional datang dan meliput acara yang dihelat di Gandaria City, Jakarta Selatan ini.
Kabar tersebut terdengar hingga ke pihak label fashion ternama Dolce & Gabbana. Franka pun diundang ke salah satu acara private show untuk mengobrol langsung dengan perwakilan Dolce & Gabbana.
"Kemarin kita sempat diundang D&G, di acara private show-nya. Dia ingin kenal juga, ingin tahu. Yang paling senang itu dia bilang profesional banget, worldclass, acara di Jakarta, style-nya juga diverse," tutur Franka kepada Wolipop, pada acara Jakarta Ramadan, Kamis (9/5/2019) di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
Franka Soeria. Foto: Silmia Putri/Wolipop |
Franka mengaku tak menyangka acara Jakarta Modest Fashion Week mendapat perhatian dari berbagai negara. Menurutnya, penerimaan acara tersebut di mata dunia karena para desainer yang menunjukkan karya universal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut lagi, pendiri e-commerce Markamarie ini mengungkap modest fashion tidak memiliki global trend forecast. Setiap negara menerjemahkan tren busana muslim sesuai dengan gaya masing-masing.
Itu yang menjadi kendala para desainer Indonesia masuk ke pasar global. Menurut Franka, banyak desainer Indonesia yang masih mengedepankan style atau seni dalam busana muslim. Sementara busana muslim di luar negeri itu lebih mengutamakan fungsi.
"Di luar negeri, mereka jual sesuatu yang memang dibutuhkan, dipakai, yang sifatnya fungsional," terang Franka.
Untuk itu, Franka mengajak para pelaku fashion untuk bersama-sama membuat produk yang lebih kreatif dan universal untuk 'mencuri' perhatian pasar global. Hal ini dilakukan untuk menjadi pintu gerbang, menuju mimpi Indonesia menjadi pusat modest fashion dunia pada tahun 2020. (sil/hst)
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Olahraga
Cukup Satu Alat! Latihan Lebih Variatif di Rumah dengan B-STRONG BS-10 yang Adjustable dan Multifungsi
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut & Berkilau dengan Perawatan Premium dari Jepang!
Perawatan dan Kecantikan
Airbot Aria HyperStyler, Satu Alat, Banyak Gaya Rambut Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED












































Franka Soeria. Foto: Silmia Putri/Wolipop