Cerita Perjuangan Polisi Berhijab Pertama di Australia Saat Bertugas
Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 16 Agu 2017 13:10 WIB
Australia
-
Di beberapa negara, sejumlah wanita berhijab perlu berjuang untuk mempertahankan jilbabnya. Termasuk seorang polisi wanita (polwan) seperti yang dialami oleh Maha Sukka. Sukka merupakan polwan berhijab pertama di Australia.
Sukka bercerita kalau ia menjadi polwan berhijab pertama sejak November 2004. Menjadi polisi dan berhijab di Victoria, Australia, menurutnya tidak mudah karena berurusan dengan masyarakat yang beragam termasuk para Islamophobia.
Sukka mengaku bangga menjadi polisi berhijab tapi ia harus menghadapi berbagai tantangan terutama karena ancaman terorisme yang meningkat di Australia. Tak hanya itu, pandangan miring tentang jilbab terkadang membuatnya tidak dihormati ketika sedang bertugas.
"Aku suka berada di Victoria, aku menyukai kenyataan bahwa Victoria telah menerimaku dengan ramah sebagai petugas polisi yang muslim dan berhijab. Di zaman sekarang ini, tantangannya beragam terutama ketika kita harus terus menjelaskan kepada orang-orang siapa diri kita dan apa yang kita lakukan karena aku berhijab," jelas Sukka dalam video yang diunggah Islamic Council of Victoria dilansir dari Yahoo Australia.
Sukka juga menuturkan banyak orang salah paham kepadanya hanya karena jilbabnya. Wanita berdarah Lebanon itu maka perlu memberikan penjelasan lebih detail kepada orang-orang yang memiliki pandangan buruk terhadap jilbabnya.
"Lebih baik menjelaskan pandangan Anda kepada orang-orangyang salah paham daripada membiarkan mereka. Ya, Anda harus selalu memberitahu mereka tentang pemikiran Anda," tambahnya.
Sukka pindah ke Australia pada tahun 2000. Ia lulus dan mendapat lencana dari Victoria Police Academy di 2004 dan dipromosikan menjadi polisi senior di 2008. (ays/ays)
Sukka bercerita kalau ia menjadi polwan berhijab pertama sejak November 2004. Menjadi polisi dan berhijab di Victoria, Australia, menurutnya tidak mudah karena berurusan dengan masyarakat yang beragam termasuk para Islamophobia.
Sukka mengaku bangga menjadi polisi berhijab tapi ia harus menghadapi berbagai tantangan terutama karena ancaman terorisme yang meningkat di Australia. Tak hanya itu, pandangan miring tentang jilbab terkadang membuatnya tidak dihormati ketika sedang bertugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ist. |
Sukka juga menuturkan banyak orang salah paham kepadanya hanya karena jilbabnya. Wanita berdarah Lebanon itu maka perlu memberikan penjelasan lebih detail kepada orang-orang yang memiliki pandangan buruk terhadap jilbabnya.
"Lebih baik menjelaskan pandangan Anda kepada orang-orangyang salah paham daripada membiarkan mereka. Ya, Anda harus selalu memberitahu mereka tentang pemikiran Anda," tambahnya.
Sukka pindah ke Australia pada tahun 2000. Ia lulus dan mendapat lencana dari Victoria Police Academy di 2004 dan dipromosikan menjadi polisi senior di 2008. (ays/ays)
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Pakaian Pria
Raw Denim Bukan Cuma Tren Musiman! Investasi Celana yang Makin Lama Makin Bagus
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Most Popular
1
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
2
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
3
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak
4
Ramalan Zodiak 11 Januari: Aquarius Buat Rencana, Pisces Banyak Peluang
5
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
MOST COMMENTED












































Foto: Ist.