Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2017

Nurmalina Oktaviani, Arsitek Cantik Jago Nyanyi Finalis Sunsilk Hijab Hunt

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 29 Mei 2017 19:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram @alinahakim
Jakarta - Nurmalina Oktaviani merupakan salah satu finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 perwakilan Palembang. Arsitek cantik lulusan Universitas Brawijaya itu mengaku bangga bisa terpilih sebagai sepuluh finalis ajang pencarian muslimah berbakat tingkat nasional itu.

Wanita dengan sapaan akrab Alina ini berhasil lolos hingga tahap final berkat suara merdunya. Ketika audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 di Palembang, Alina menyanyikan lagu melayu dan menjadi Juara 1 favorit juri tamu yakni Nycta Gina dan Diajeng Lestari. Ia mengaku memang sudah kecil suka menyanyi terutama lagu daerah.
Nurmalina Oktaviani, Arsitek Cantik Jago Nyanyi Finalis Sunsilk Hijab HuntFoto: Instagram @alinahakim

Ibunda Alina diketahui merupakan penyanyi lagu daerah di era '90-an dan sudah mempunyai album kala itu. Menurunkan bakat sang ibu, Alina pun sudah berlatih menyanyi sejak usia lima tahun.

"Dulu mama namanya Efriyanti penyanyi khusus lagu daerah sempat ada albumnya di tahun '90-an. Makanya aku bisa nyanyi karena turunan dari mama," ujar Alina saat berbincang dengan Wolipop di Hotel Diradja, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).
Nurmalina Oktaviani, Arsitek Cantik Jago Nyanyi Finalis Sunsilk Hijab HuntFoto: Arina Yulistara/Wolipop

Wanita 22 tahun ini mengatakan sering menjadi pemenang pertama lomba menyanyi di Palembang. Ia berharap juga bisa menjadi pemenang di ajang Sunsilk Hijab Hunt 2017. Alina merasa optimis dan berusaha melakukan yang terbaik dan menjadi pemenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pengennya harus menang. Untuk itu harus memaksimalkan potensi dalam diri, memperkuat doa, melatih mental bahwa saya sudah di sini, sudah sejauh ini saya harus maksimal. Semua potensi harus berhasil dikeluarkan, selebihnya dikembalikan ke Allah," tambah wanita yang menjadi freelance arsitek itu.

Meski optimis menang namun Alina tidak terobsesi akan hal tersebut. Ia sudah bersyukur bisa masuk sebagai sepuluh besar mengalahkan 8.000 lebih peserta yang mendaftar Sunsilk Hijab Hunt 2017. Ia hanya berharap ajang ini bisa memperluas jaringan sosialnya.

"Harapannya dengan keberadaan saya di sini lebih bisa membuka luas jaringan sosial, lapangan pekerjaan saya, membuka pikiran saya," tandasnya kemudian. (ays/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads