Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Fakta di Balik Iklan Malaysia yang Tampilkan Wanita Keramas Pakai Jilbab

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 08 Mei 2017 18:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: YouTube
Jakarta - Beberapa hari terakhir ini beredar video iklan 'shampoo' Malaysia yang ramai diperbincangkan karena menampilkan wanita keramas tapi masih menggunakan jilbab. Busa-busa ketika menggunakan shampoo juga terlihat digosokkan di atas jilbabnya, Iklan yang berdurasi 14 detik itu sontak menyita perhatian netizen karena tak biasa. Video kemudian menjadi viral dan menuai ragam komentar termasuk kritik.

Foto: YouTube


Di balik iklan yang menampilkan wanita berhijab saat keramas itu ada fakta bahwa video yang beredar luas hanya berupa potongan iklan saja. Sebenarnya iklan asli berdurasi lebih dari dua menit. Itu juga bukan iklan shampoo namun mempromosikan brand hijab Malaysia, Escarves.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan dibuat oleh Mr The All Shared Production yang membuat video parodi terinspirasi dari iklan Sunsilk di 2006. Pendiri Escarves, Eyda Sukiman, pun sudah setuju dengan iklan yang sebenarnya bercerita tentang cinta pada pandangan pertama itu.



Iklan memperlihatkan perjalanan cinta seorang pria yang terpesona pada seorang gadis berjilbab. Warna-warni hijab pun ditampilkan dalam iklan tersebut. Iklan pun diakhiri dengan pertanyaan pria kepada si wanita kalau ia sebenarnya suka akan jilbab yang dikenakannya dan ingin membelikannya untuk ibunda.

Sementara adanya cuplikan wanita yang keramas tanpa melepas jilbabnya diakui Eyda bertujuan menunjukkan bahwa jilbab Escarves benar-benar nyaman dipakai setiap hari. Wanita yang menggunakan jilbab Escarves akan merasa rambutnya tetap segar seperti habis keramas.

"Menggunakan jilbab kita bisa membuat rambut tetap nyaman seperti habis keramas. Itulah yang sebenarnya kami coba sampaikan di video tersebut," ujar perwakilan dari Escarves kepada situs Cilisos.

Ketika potongan iklan akhirnya viral dan menuai ragam kritik hingga disebut ekstrimis, pihak Escarves pun tidak terlalu ambil pusing. Menurut mereka, banyak orang yang suka membesar-besarkan sesuatu dan pihaknya terbiasa menghadapi hal-hal seperti itu.

"Ekstrimis untuk apa? Mereka tidak mengerti keseluruhan cerita. Banyak orang yang selalu mencari hal-hal buruk dan bukan pesan bagus yang ingin kami sampaikan," tambah pihak Escarves.

Video memang menjadi viral terutama di Twitter. Bahkan iklan telah ditonton pengguna YouTube lebih dari 645 ribu kali. Tidak hanya itu, potongan iklan yang hanya menampilkan wanita keramas dengan menggunakan jilbab juga sempat masuk trending topic di situs 9Gag dan mendapat lebih dari 680 komentar.






(ays/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads