Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2017

Cerita Haru Mantan Pengamen Berhijab di Audisi Sunsilk Hijab Hunt Medan

Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 09 Apr 2017 20:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina Yulistara
Medan - Jelang sore hari, terselip cerita haru yang diutarakan salah satu peserta Sunsilk Hijab Hunt 2017 hari ini, Minggu (9/4/2017). Cerita tersebut datang dari peserta bernama Patmawati Dalimunthe. Sambil berlinang air mata, wanita berparas manis dengan sapaan akrab Patma ini mengaku pernah menjadi pengamen demi membantu ekonomi keluarga.

Pekerjaan tersebut dilakoni ketika masih masuk kuliah semester 3 di Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara. Patma terpaksa mengamen seminggu dua kali untuk membantu orangtua membayar kuliahnya. Ia mengatakan sehari bisa mendapat Rp 20 ribu sampai Rp 120 ribu. Patma biasa mengamen di depan rumah makan atau rumah sakit.

"Pernah ngamen selama dua tahun karena dulu harus bantu Mama bayar kuliah. Kalau sekarang yang biayain Ibu (tante)," papar Patma saat berbincang dengan Wolipop di Four Points, Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya menjadi pengamen, hijabers asal Rantau Prapat itu juga pernah menyanyi di kafe. Namun setelah berhijab sekitar satu setengah tahun lalu, Patma memilih berhenti sebagai penyanyi kafe. Menurutnya setelah berhijab akan kurang pantas dilihat orang bila sering pulang malam.

Selain itu, Patma juga sempat sakit yang membuatnya tidak boleh kelelahan. Wanita 22 tahun ini sedikit bercerita kalau ia pernah terserang penyakit di mana pembuluh darah di belakang kepala tidak mengalir ke otak. Hal tersebut membuatnya lupa nama orang, nama tempat, hingga ada beberapa bagian tubuh yang sulit digerakkan.

Patma mengaku sedih saat terserang penyakit tersebut karena ia tidak bisa lagi membantu orangtuanya mencari uang. Namun ia tak berputus asa, ketika keadaannya sedang buruk Patma memilih untuk menghapal juz-juz dalam Al Quran.

"Ketika kita menghapal Al Quran maka kita akan dibantu sama Allah, dilancarkan urusannya, rezekinya, semoga ini bisa membantu orangtua, semoga kita bisa berkumpul di akherat nanti," kata Patma.

Kini setelah berobat jalan ke Riau karena ia mengaku tak sanggup membayar biaya rumah sakit, Patma akhirnya diberikan kesembuhan. Anak petani itu mengaku bersyukur karena bisa diberi kesehatan sampai sekarang.

Saat tampil di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017, Patma menampilkan bakat menyanyi sambil main gitar. Mengenakan terusan panjang berdetail bunga dengan konsep merah-hitam, ia tampil anggun dan mendapat pujian dari kedua juri tamu yakni Nycta Gina dan Lulu Elhasbu.

"Aku senang banget melihat perempuan bisa main gitar. Nyanyi kamu bagus apalagi itu aransemen sendiri ya," puji Gina.

Patma berharap penampilannya bisa disukai juri dan lolos ke tahap berikutnya. Jika menjadi pemenang, Patma berencana akan memberikan hadiah kepada orangtuanya. (aln/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads