Kisah Hijabers Cantik Halima, Pengungsi Kenya Buat Sejarah di Miss Minnesota
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 29 Nov 2016 14:35 WIB
Jakarta
-
Media massa di seluruh dunia kini sedang memperbincangkan sosok Halima Aden. Halima menjadi populer setelah 'eksis' berhijab di kontes kecantikan tahunan, Miss Minnesota USA. Halima pun berhasil lolos hingga semifinal. Ia menjadi 15 besar kontestan terpilih dari 45 yang berpartisipasi.
Remaja 19 tahun itu menjadi sorotan karena merupakan wanita pertama berdarah Somalia-Amerika yang berhijab saat mengikuti ajang ratu kecantikan tahunan tersebut. Tidak hanya itu, Halima juga tampil percaya diri mengenakan burkini (busana renang yang menutup kepala sampai kaki biasa dipakai oleh muslimah) saat segmen pakaian renang.
Dilansir dari Star Tribune, Halima sedikit bercerita tentang perjalanan hidupnya. Halima yang kini berstatus sebagai mahasiswi St. Cloud State University itu mengatakan bahwa ia pindah ke Amerika ketika berusia enam tahun.
Sebelumnya Halima tinggal di kampung pengungsi Kenya, Afrika. Kemudian ia pindah bersama orangtuanya tinggal di St. Cloud, Amerika. Halima mengatakan bahwa ia mengikuti kompetisi kecantikan ini agar bisa memecahkan pandangan buruk tentang muslim. Mengingat banyaknya kasus penyerangan Islamophobia terhadap masyarakat muslim khususnya wanita berhijab.
Halima sendiri mengaku merupakan salah satu korban bullying karena penggunaan jilbabnya ketika ia masih remaja. Oleh karena itu ia sangat bertekad untuk membangkitkan citra positif tentang Islam lewat aksinya di Miss Minnesota USA.
"Kontes ini tidak hanya berbicara soal kecantikan. Tapi bagaimana kita menjadi wanita yang percaya diri. Aku tidak pernah berpikir aku akan berpartisipasi dalam kontes ini tapi sekarang aku bisa. Ini menjadi platform yang besar untuk menunjukkan ke dunia siapa aku," papar seperti dilansir dari MPR News.
Baca juga: Pesona Halima Aden, Hijabers yang Pakai Burkini di Kontes Kecantikan AS
Wanita lulusan Apollo High School itu menambahkan, keikutsertaannya dalam ajang yang digelar di Burnsville's Ames Center tersebut juga untuk mewakili wajah dari komunitas Somalia. Ia berharap aksinya di Miss Minnesota USA bisa meredakan kasus diskriminasi terhadap komunitas Somalia.
Halima juga berharap bisa menjadi role model untuk semua wanita di seluruh dunia agar tidak takut lagi memakai jilbab di muka umum. Aksi Halima pun mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama komunitas Somalia.
Sang ibunda, Rukia Aden, juga sangat mendukung putrinya. Meski awalnya Rukia memiliki kekhawatiran mengenai keikutsertaan Halima di ajang tersebut namun kini tidak lagi. Setelah para kerabat dekat menjelaskan lebih detail tentang kontes kecantikan yang diikuti putrinya baru lah Rukia merasa lega dan turut hadir untuk menyaksikan Halima di panggung Miss Minnesota USA.
"Saya mendukung putri saya. Ini adalah sesuatu yang baru bagi saya. Saya sangat senang tinggal di Amerika Serikat di mana orang bebas dan dapat memakai apa yang mereka inginkan. Ini juga pilihan dia (Halima) dan saya senang dengan apa yang dia pilih," pungkas Rukia.
Selain Rukia, sepupu laki-laki dari Halima, Khaled, mengaku bangga dengan keberanian saudaranya untuk maju ke kontes kecantikan nasional. Menurutnya Halima bisa membantu menyatukan satu kelompok dengan kelompok lainnya.
Selama mengikuti Miss Minnesota USA, Halima tidak pernah melepas jilbabnya. Ketika mendaftar pun Halima tidak mau berkompromi mengenai prinsip berpakaiannya sebagai wanita muslim termasuk mengenakan bikini. Meski demikian, pihak panitia pun menyetujui Halima masuk sebagai peserta walaupun ia harus memakai burkini.
Halima juga mendapat pujian serta dukungan dari Executive Co-Director Miss Minnesota USA, Denise Wallace. "Halima wanita yang pintar. Dia fasih berbahasa Inggris dan Somalia. Dia benar-benar bisa mencetak sejarah malam ini," ujar Denise.
Miss Minnesota USA digelar pada akhir pekan kemarin, Sabtu (26/11) sampai Minggu (27/11). Halima bisa lolos sampai Minggu tapi tidak masuk sebagai lima besar finalis. Miss Minnesota USA dimenangkan oleh Meredith Gould dari Minneapolis. Ia akan melaju ke Miss USA mewakili Minnesota di 2017.
Baca juga: Wirda Mansur, Putri Yusuf Mansur yang Berhenti ke Sekolah demi Hafal Al-Qur'an
Saksikan video 20detik di sini:
(ays/ays)
Remaja 19 tahun itu menjadi sorotan karena merupakan wanita pertama berdarah Somalia-Amerika yang berhijab saat mengikuti ajang ratu kecantikan tahunan tersebut. Tidak hanya itu, Halima juga tampil percaya diri mengenakan burkini (busana renang yang menutup kepala sampai kaki biasa dipakai oleh muslimah) saat segmen pakaian renang.
Dilansir dari Star Tribune, Halima sedikit bercerita tentang perjalanan hidupnya. Halima yang kini berstatus sebagai mahasiswi St. Cloud State University itu mengatakan bahwa ia pindah ke Amerika ketika berusia enam tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ist. |
Halima sendiri mengaku merupakan salah satu korban bullying karena penggunaan jilbabnya ketika ia masih remaja. Oleh karena itu ia sangat bertekad untuk membangkitkan citra positif tentang Islam lewat aksinya di Miss Minnesota USA.
"Kontes ini tidak hanya berbicara soal kecantikan. Tapi bagaimana kita menjadi wanita yang percaya diri. Aku tidak pernah berpikir aku akan berpartisipasi dalam kontes ini tapi sekarang aku bisa. Ini menjadi platform yang besar untuk menunjukkan ke dunia siapa aku," papar seperti dilansir dari MPR News.
Baca juga: Pesona Halima Aden, Hijabers yang Pakai Burkini di Kontes Kecantikan AS
Wanita lulusan Apollo High School itu menambahkan, keikutsertaannya dalam ajang yang digelar di Burnsville's Ames Center tersebut juga untuk mewakili wajah dari komunitas Somalia. Ia berharap aksinya di Miss Minnesota USA bisa meredakan kasus diskriminasi terhadap komunitas Somalia.
Foto: Twitter |
Halima juga berharap bisa menjadi role model untuk semua wanita di seluruh dunia agar tidak takut lagi memakai jilbab di muka umum. Aksi Halima pun mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama komunitas Somalia.
Sang ibunda, Rukia Aden, juga sangat mendukung putrinya. Meski awalnya Rukia memiliki kekhawatiran mengenai keikutsertaan Halima di ajang tersebut namun kini tidak lagi. Setelah para kerabat dekat menjelaskan lebih detail tentang kontes kecantikan yang diikuti putrinya baru lah Rukia merasa lega dan turut hadir untuk menyaksikan Halima di panggung Miss Minnesota USA.
"Saya mendukung putri saya. Ini adalah sesuatu yang baru bagi saya. Saya sangat senang tinggal di Amerika Serikat di mana orang bebas dan dapat memakai apa yang mereka inginkan. Ini juga pilihan dia (Halima) dan saya senang dengan apa yang dia pilih," pungkas Rukia.
Selain Rukia, sepupu laki-laki dari Halima, Khaled, mengaku bangga dengan keberanian saudaranya untuk maju ke kontes kecantikan nasional. Menurutnya Halima bisa membantu menyatukan satu kelompok dengan kelompok lainnya.
Foto: Twitter |
Selama mengikuti Miss Minnesota USA, Halima tidak pernah melepas jilbabnya. Ketika mendaftar pun Halima tidak mau berkompromi mengenai prinsip berpakaiannya sebagai wanita muslim termasuk mengenakan bikini. Meski demikian, pihak panitia pun menyetujui Halima masuk sebagai peserta walaupun ia harus memakai burkini.
Halima juga mendapat pujian serta dukungan dari Executive Co-Director Miss Minnesota USA, Denise Wallace. "Halima wanita yang pintar. Dia fasih berbahasa Inggris dan Somalia. Dia benar-benar bisa mencetak sejarah malam ini," ujar Denise.
Miss Minnesota USA digelar pada akhir pekan kemarin, Sabtu (26/11) sampai Minggu (27/11). Halima bisa lolos sampai Minggu tapi tidak masuk sebagai lima besar finalis. Miss Minnesota USA dimenangkan oleh Meredith Gould dari Minneapolis. Ia akan melaju ke Miss USA mewakili Minnesota di 2017.
Baca juga: Wirda Mansur, Putri Yusuf Mansur yang Berhenti ke Sekolah demi Hafal Al-Qur'an
Saksikan video 20detik di sini:
(ays/ays)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED












































Foto: Ist.
Foto: Twitter
Foto: Twitter