Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ameena Khan, Seniman Berhijab yang Coba Redakan Islamophobia Lewat Lukisan

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 11 Jul 2016 16:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Ist.
Jakarta - Wanita berhijab masih banyak yang mengalami kasus diskriminasi di negara mereka. Oleh sebab itu, tak sedikit hijabers yang mencoba menggelar acara hijab untuk meredakan serangan Islamophobia khususnya terhadap wanita berhijab.

Acara yang digelar para hijabers untuk melawan haters sekaligus meredakan stereotipe negatif tentang Islam dapat dilakukan lewat berbagai cara, tidak melulu mengajak masyarakat mencoba berhijab tapi bisa melalui seni. Seperti yang dilakukan oleh Ameena Khan.

Seniman berhijab asal Lutz, Florida, itu menggelar pameran lukisan yang bertujuan untuk meredakan stereotipe buruk tentang Islam serta membuat dialog terbuka mengenai wanita muslim. Dalam pameran yang dinamakan 'Loud Print', Ameena memamerkan 40 lukisan wanita berhijab dengan berbagai ekspresi.

Pameran yang rencananya digelar di Carrollwood Cultural Center, 4537 Lowell Road, Tampa, Florida, itu baru akan dibuka pada akhir Agustus mendatang. Untuk melihat pameran tidak dipungut biaya apa pun karena Ameena berharap masyarakat bisa lebih banyak belajar ketika melihat lukisan-lukisannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ameena mengatakan, wanita berhijab sering disalahpahami sebagai korban. Padahal tidak demikian, wanita berhijab itu merdeka dan memiliki kebebasan sama seperti wanita lainnya. Dengan memakai jilbab, beberapa orang juga merasa hal itu penghalang antara Anda dan wanita lainnya.

"Rasanya hijab itu penghalang dan saya ingin 'mematahkan' penghalang itu," ujar Ameena seperti dilansir dari Tampa Bay Times.



Wanita 36 tahun itu menggambarkan wanita mengenakan jilbab dalam beberapa kelompok. Salah satu yang paling mencolok memperlihatkan wanita yang mengenakana jilbab besar warna kuning. Gambar tersebut mewakili perjuangan wanita muslim bagaimana ia menghadapi haters di depan umum. Ada beban berat di kepalanya terutama bila tinggal di area minoritas.

Ada pula lukisan di mana hijabers bersama-sama dengan wanita lainnya bergandengan tangan untuk menunjukkan perdamaian. Tidak hanya itu, menggantung pula lukisan mulai dari remaja hingga nenek-nenek yang memakai jilbab. Seri tersebut dinamakan 'Just a Peek, Please?'.

"Saya ingin mewakili cerita mereka para wanita berhijab," ujar Ameena.

Ameena pun bercerita sering mendapatkan curahan hati dari wanita berhijab lain di luar sana melalui Facebook. Beberapa cerita membuatnya merasa sedih. Seperti ketika seorang wanita mengatakan ia takut mengenakan jilbabnya karena tampak menarik perhatian Islamophobia.

Meski demikian banyak pula yang mengaku bangga atas penggunaan jilbabnya. "Sebagai seorang wanita muslim saya merasa bebas, jilbab menunjukkan kehormatan dan integritas tapi yang paling penting ini simbol kemerdekaan saya," ujar Ameena kemudian.




(ays/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads