Tak Mau Lepaskan Jilbab, Hijabers Ini Dilarang Masuk ke Bank
Sikap tak menyenangkan masih sering diterima oleh wanita berhijab di luar negeri. Seperti yang kini dialami oleh Nadia, hijabers muda tersebut ditolak masuk ke dalam salah satu bank Amerika karena mengenakan jilbab.
Menurut penuturan sang suami, Fatah, istrinya berencana ingin menukarkan uang ke bank di kawasan Wayne Road, Westland, Amerika. Ketika baru akan masuk ke dalam, ia diperiksa oleh petugas keamanan. Kemudian Nadia diminta melepas jilbabnya di muka umum.
"Seorang petugas perempuan meminta melepas jilbabnya sebentar lalu memakainya lagi, tapi Nadia bilang tidak bisa karena ini adalah area publik, hanya keluarga dekat yang boleh melihatnya tanpa kerudung," tutur Fatah seperti dikutip dari My Fox Atlanta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas keamanan bank tetap memaksanya karena persyaratan masuk ke dalam harus melepaskan kaca mata, topi, termasuk jilbab. Nadia mengatakan ia tidak bisa buka jilbab di tempat umum karena alasan budaya dan agama. Oleh karena itu, Nadia tidak diizinkan masuk ke dalam bank.
Setelah kejadian tersebut, Fatah mencoba menelepon bank untuk mendapatkan penjelasan mengenai hal itu. Namun respon karyawan bank pun serupa dengan petugas di luar. Mereka mengatakan ini semua dilakukan demi keamanan.
Sementara perwakilan dari Dewan Hubungan Islam Amerika (Council on American Islamic Relations/CAIR), Dawud Walid mengatakan kalau memang itu demi keamanan, berarti semua wanita berhijab tidak bisa masuk ke bank. Padahal wanita berhijab diperbolehkan untuk mendapatkan SIM serta paspor mereka yang menandakan bahwa hijabers juga memiliki hak sama seperti masyarakat lainnya.
"Ini hanya tentang kebijakan kaku dan orang-orang yang keras kepala di zaman modern ini," tutur Walid.
Pihak CAIR kemudian melayangkan gugatan terhadap bank tersebut karena Nadia bukanlah wanita berdarah Arab-Amerika pertama yang mengalaminya. Menanggapi gugatan dari CAIR, pihak bank memberikan pernyataannya bahwa mereka menghormati semua agama namun demi kenyamanan dan keselamatan karyawannya, setiap nasabah yang masuk tidak diizinkan mengenakan topi, kaca mata, serta kerudung.
"Kita menghormati semua agama dan melayani semua pelanggan. Untuk keselamatan pelanggan serta karyawan. Kita memiliki kebijakan keamanan untuk melepaskan sebentar topi, kaca mata hitam, kerudung, atau penutup kepala lainnya. Ini agar memudahkan identifikasi setiap orang. Keselamatan dan keamanan pelanggan dan karyawan adalah tanggung jawab utama kami," tulis pihak bank dalam surat pernyataannya.
(aln/aln)
Hobi dan Mainan
Menariknya Iron Man Mark 39, Action Figure Resmi Marvel yang Mudah Dirakit dan Siap Pajang
Kesehatan
Sering Pegal & Kaku Saat Kerja? Lenovo Massage Gun 8 Kepala Ini Jadi Andalan Kaum Jompo
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Sudah Bisa Pre-Order! 10 Brand Lokal Rilis Koleksi Baju Lebaran 2026
Viral Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran, Ini Harganya di Tanah Abang
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Meghan Trainor Tanggapi Sindiran Ashley Tisdale soal Geng Ibu-ibu Toxic
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak











































