Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tren Busana Lebaran

Ini Bahan Hijab Favorit Hijabers yang Nyaman untuk Lebaran

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 03 Jul 2015 11:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Ghaida Tsurayya
Jakarta -

Bagi para wanita, bersilaturahmi dengan keluarga di Hari Lebaran tidak lengkap tanpa mengenakan busana baru. Tak hanya busana saja, bagi para hijabers, mereka juga turut memperhatikan pemilihan hijab yang dikenakannya agar tetap nyaman dikenakan dan tetap terlihat stylish.

Desainer muda Rani Hatta mengatakan, di tahun ini, hijab dari material viscose menjadi salah satu pilihan yang masih digemari. Viscose adalah material hijab sejenis rayon yang merupakan kombinasi bahan natural dan komponen sintetis.

"Bahan viscose lebih nyaman, lembut, tidak licin, dan mudah dibentuknya. Berbeda dengan material sifon atau satin yang membutuhkan banyak jarum pentul, kalau material viscose pakai satu atau dua jarum pentul saja sudah cukup," tutur Rani saat dihubungi Wolipop, Senin, (29/6/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya kain viscose saja, ada pula jenis material bernama crepe yang juga menjadi favorit para hijabers. Material ini tidak kaku, bisa memelar, dan tidak tipis sehingga mampu menutupi rambut dengan sempurna.

"Crepe itu seperti perpaduan bahan kaus dan sifon tetapi lebih tebal. Jadi kalau kita pakai satu lapis saja rambutnya nggak kelihatan. Material crepe biasa dibentuk sebagai pashmina dan hijab instan," jelas desainer Ghaida Tsurayya saat dihubungi Wolipop pada hari yang sama.

Baca juga : 50 Inspirasi Baju Lebaran 2015

Lebih lanjut, desainer yang juga merupakan putri kandung ulama Aa' Gym tersebut menjelaskan, material crepe tidak cocok digunakan untuk dibuat khimar karena terlihat kaku saat dipakai. Menurutnya, Khimar lebih cocok jika dibuat dari material cerutti atau sifon.

"Aku juga mendesain hijab dari bahan crepe yang menutupi dada dan punggung dengan model cape. Sekarang masih tahap produksi dengan pilihan warna nuansa pastel," lanjutnya lagi.

Selain kedua material tersebut, kain satin dan sutera juga masih digunakannya untuk membuat pashmina. Tetapi yang harus diperhatikan, saat mengenakan pashmina dari bahan tersebut, hendaknya menggunakan dalaman hijab yang nyaman dikenakan.

"Aku juga produksi pashmina dari bahan satin dan sutera karena kesannya lebih mewah. Tetapi harus pakai dalaman ya, seperti dalaman ninja yang menutup leher. Kalau aku pribadi lebih suka pakai bandana saja," tutup ibu empat anak itu.

(int/int)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads