Kenalan dengan Hanna, Desainer Busana Muslim Termuda Usianya 10 Tahun
Silmia Putri - wolipop
Selasa, 31 Jul 2018 11:30 WIB
Jakarta
-
Menekuni passion dari usia dini tak banyak dilakukan orang. Untuk memahami apa itu passion, apa yang disukai, hingga terjun langsung biasanya membutuhkan waktu yang tak sebentar.
Berbeda dengan Hanna Aulia Khadijah yang sudah mantap ingin belajar fashion dari usianya yang masih cilik. Sejak usia tiga tahun, gadis cilik asal Bandung ini sudah senang menggambar. Di usia kedelapan, ia mulai gemar mendesain pakaian.
Hanna pun masuk sekolah fashion di IFI (Islamic Fashion Institute) Bandung saat berusia sembilan tahun. Di bawah pengawasan desainer Irna Mutiara, ia belajar banyak tentang modest fashion.
Baca juga: 8 Desainer Muda Indonesia yang Bersinar di Dunia Internasional
Untungnya, pendidikan akademis Hanna tak terganggu karena ia menjalani home schooling. Ia pun termasuk siswi yang rajin datang ke IFI untuk mendalami passion-nya itu.
Akhir tahun 2017, Hanna menghelat fashion show pertamanya bersama siswi IFI angkatan VIII. Kala itu, ia membawa tema kebudayaan Mongolia karena terinspirasi dari saudaranya yang baru pulang dari sana.
Baca juga: Seperti Ini Hasil Karya Siswi Sekolah Fashion Muslim Pertama di Indonesia
Selain mendesain, Hanna juga sangat menyukai fashion styling. Terlihat dari unggahan Instagram-nya @hanna_khadija. Ia sering membuat video mix and match dan review busana di outlet-outlet di Bandung.
Kini, Hanna sedang membangun brand fashion sendiri. Di Instagram-nya, ia mengunggah foto model mengenakan tunik dan hijab dengan tulisan 'fashion runaway'. Dari awal ia masuk IFI, Hanna memang ingin menjadi desainer busana muslim. Semoga ia bisa terus berkarya hingga mendunia. (sil/sil)
Berbeda dengan Hanna Aulia Khadijah yang sudah mantap ingin belajar fashion dari usianya yang masih cilik. Sejak usia tiga tahun, gadis cilik asal Bandung ini sudah senang menggambar. Di usia kedelapan, ia mulai gemar mendesain pakaian.
Hanna pun masuk sekolah fashion di IFI (Islamic Fashion Institute) Bandung saat berusia sembilan tahun. Di bawah pengawasan desainer Irna Mutiara, ia belajar banyak tentang modest fashion.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanna, desainer cilik bersama model yang mengenakan busana karyanya. Foto: Instagram/Hanna_Khadija |
Untungnya, pendidikan akademis Hanna tak terganggu karena ia menjalani home schooling. Ia pun termasuk siswi yang rajin datang ke IFI untuk mendalami passion-nya itu.
Akhir tahun 2017, Hanna menghelat fashion show pertamanya bersama siswi IFI angkatan VIII. Kala itu, ia membawa tema kebudayaan Mongolia karena terinspirasi dari saudaranya yang baru pulang dari sana.
Baca juga: Seperti Ini Hasil Karya Siswi Sekolah Fashion Muslim Pertama di Indonesia
Rancangan desainer cilik Hanna Khadija bertema Mongolia. Foto: Instagram/Hanna_Khadija |
Selain mendesain, Hanna juga sangat menyukai fashion styling. Terlihat dari unggahan Instagram-nya @hanna_khadija. Ia sering membuat video mix and match dan review busana di outlet-outlet di Bandung.
Kini, Hanna sedang membangun brand fashion sendiri. Di Instagram-nya, ia mengunggah foto model mengenakan tunik dan hijab dengan tulisan 'fashion runaway'. Dari awal ia masuk IFI, Hanna memang ingin menjadi desainer busana muslim. Semoga ia bisa terus berkarya hingga mendunia. (sil/sil)












































Hanna, desainer cilik bersama model yang mengenakan busana karyanya. Foto: Instagram/Hanna_Khadija
Rancangan desainer cilik Hanna Khadija bertema Mongolia. Foto: Instagram/Hanna_Khadija