Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Langkah Emas Raih Kemenangan

Tips Simpel Dari Dokter Agar Kulit Tetap Lembap & Glowing Selama Puasa

Vina Oktiani - wolipop
Sabtu, 21 Feb 2026 13:24 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi skincare wanita
Foto: Dok. iStock
Jakarta -

Selama bulan Ramadan, banyak orang mengeluhkan kulit terasa lebih kering, kusam, bahkan tampak kurang segar. Kondisi ini wajar terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik saat sahur dan berbuka, kulit menjadi salah satu bagian tubuh yang paling cepat menunjukkan tanda dehidrasi.

Tak hanya soal kurang minum, faktor kebiasaan dan jenis minuman yang dikonsumsi juga berpengaruh terhadap hidrasi kulit. Menurut dr. Amanda Nandi Wardani, BMedSc(Hons), Sp.D.V.E saat ditemui di acara Press Conference Vaseline Gluta-Hya Hydration Clinic pada Jumat (20/2/26), ada beberapa kebiasaan yang perlu diperhatikan agar kulit tetap sehat dan glowing selama berpuasa.

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Minimal 2-2,5 Liter

Kunci utama agar kulit tetap lembap saat puasa adalah memastikan kebutuhan cairan tercukupi. dr. Amanda menjelaskan, "Konsumsi cairan itu tadi minimal 2-2,5 liter. Gampangnya 2-4-2, sahur 2, pas dari buka sampai malam 4, sebelum tidur 2."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pola 2-4-2 ini membantu tubuh tetap terhidrasi meski tidak minum seharian. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, kulit lebih mudah mengalami dehidrasi yang membuatnya terasa kering dan tampak kusam.

2. Kurangi Minuman Bersifat Diuretik Seperti Kopi dan Teh

Salah satu penyebab kulit makin cepat kering saat puasa adalah konsumsi minuman diuretik seperti kopi dan teh. Minuman ini dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh.

ADVERTISEMENT

"Tadi kalau dibilang harus mengurangi konsumsi kopi, itu benar banget. Jadi sebaiknya minuman-minuman yang bersifat diuretik seperti kopi, teh, itu juga bisa dikurangi," jelas dr. Amanda. Meski begitu, ia menegaskan tidak harus berhenti total. "Gak usah sampai dipuasain, gak apa-apa sih, sesekali boleh."
Artinya, kopi masih boleh dikonsumsi, tetapi tidak berlebihan dan tidak menggantikan kebutuhan air putih.

3. Perbanyak Buah dan Sayuran

Selain dari minuman, hidrasi juga bisa didapatkan dari makanan. Buah dan sayuran mengandung kadar air tinggi yang membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

dr. Amanda menyarankan untuk "banyak konsumsi buah, banyak konsumsi sayuran, karena dari buah dan sayuran itu juga banyak mengandung air yang dibutuhkan oleh tubuh kita." Dengan begitu, kulit mendapat tambahan hidrasi dari dalam.

4. Jaga Pola Tidur Minimal 6-8 Jam

Kurang tidur saat puasa juga bisa memengaruhi kondisi kulit. Aktivitas sahur dan ibadah yang lebih panjang sering membuat waktu istirahat berkurang.
"Tubuh kita membutuhkan waktu untuk beristirahat termasuk kulit. Jadi minimal beristirahat 6-8 jam sehari," ujarnya. Istirahat cukup membantu proses regenerasi kulit sehingga tetap sehat dan tidak terlihat lelah.

5. Gunakan Pelembap dengan Kandungan Hyaluron

Selain menjaga hidrasi dari dalam, penting juga merawat kulit dari luar. Penggunaan body care atau body serum yang melembapkan dapat membantu mengunci cairan di lapisan kulit.

dr. Amanda menekankan pentingnya produk dengan kandungan tertentu, "Terutama yang ada kandungan 4D-Hyaluron. Karena kulit kita memang membutuhkan tambahan bantuan dari luar." Ia juga menyarankan pemakaian rutin, bahkan bisa diingat setiap selesai salat untuk touch up kembali pelembap.

Tonton juga video "Puasa sebagai Detox dari "Overload Informasi""

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads