Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jangan Cuma Lip Balm! 7 Makanan Ini Bisa Mengatasi Bibir Kering saat Puasa

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 20 Feb 2026 03:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi wanita makan tomat dan timun
Foto: Getty Images/Lyamport Galina Vyacheslavovna
Jakarta -

Sering mengalami gigi kering dan pecah-pecah saat berpuasa? Coba tambahkan deretan makanan yang bisa atasi bibir kering karena berpuasa.

Saat menjalani ibadah puasa, tubuh menahan asupan cairan selama belasan jam. Tak heran, banyak orang mengeluhkan bibir terasa kering, pecah-pecah, bahkan perih saat berbicara. Kondisi ini umumnya terjadi karena tubuh mengalami dehidrasi ringan, terutama jika asupan cairan saat sahur dan berbuka tidak tercukupi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menjaga kelembapan bibir, tidak melulu soal minum air putih dalam jumlah banyak. Asupan makanan tertentu juga berperan penting dalam membantu tubuh tetap terhidrasi dari dalam.

Beberapa jenis makanan kaya kandungan air, vitamin, dan antioksidan mampu mendukung kesehatan kulit, termasuk area bibir yang tipis dan rentan kering. Ahli gizi berbasis nabati Amy Gorin, MS, RDN, bersama dokter kulit kosmetik Dr. Paul Jarrod Frank, dalam sejumlah wawancara kesehatan, menyebutkan bahwa makanan dengan kadar air tinggi dan nutrisi tertentu dapat membantu menjaga kelembapan kulit secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

Mengutip Yahoo!, berikut deretan makanan yang bisa menjadi pilihan untuk membantu mengatasi bibir kering selama puasa.

Makanan untuk Atasi Bibir Kering karena Puasa

1. Buah Jeruk

Buah-buahan citrus seperti jeruk dan grapefruit dikenal memiliki kandungan air yang tinggi. Bahkan jus jeruk murni disebut mengandung sekitar 89% air.

Kandungan vitamin C dan antioksidan flavonoid di dalamnya juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus menjaga kesehatan kulit. Vitamin C berperan dalam produksi kolagen, yaitu protein penting yang menjaga elastisitas kulit, termasuk bibir. Dengan kolagen yang cukup, bibir tidak mudah pecah-pecah meski tubuh sedang berpuasa.

2. Timun

Timun menjadi salah satu makanan dengan kadar air sangat tinggi, yakni sekitar 95%. Tak hanya menyegarkan, timun juga mengandung vitamin C dan sejumlah nutrisi yang membantu tubuh membuang kelebihan cairan serta racun.

Kandungan airnya membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam, sementara vitamin C berperan menjaga kesehatan jaringan kulit agar lebih tahan terhadap perubahan suhu dan kondisi lingkungan.

Sebaiknya dikonsumsi saat sahur, bisa sebagai lalapan atau campuran salad. Dengan kandungan air yang tinggi, timun membantu tubuh memulai hari puasa dengan cadangan hidrasi yang lebih baik sehingga risiko bibir kering di siang hari dapat diminimalkan.

3. Mangga

Mangga mungkin tidak langsung terbayang sebagai buah yang menghidrasi, namun faktanya memiliki kandungan air mencapai lebih dari 80%. Selain itu, mangga kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan kulit.

Meski demikian, mangga juga mengandung gula alami cukup tinggi. Konsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan, termasuk mempercepat kerusakan sel bila dikonsumsi secara berlebihan.

Disarankan dikonsumsi saat berbuka puasa dalam porsi wajar, misalnya sebagai potongan buah segar atau campuran salad buah. Rasanya yang manis alami dapat membantu memulihkan energi sekaligus menyumbang cairan tambahan bagi tubuh.

4. Oatmeal

Ilustrasi oatmeal

Foto: Getty Images/fcafotodigital

Oatmeal dikenal sebagai menu diet sehat yang mengenyangkan. Untuk memasaknya, diperlukan tambahan air sehingga hasil akhirnya mengandung cairan yang cukup tinggi dibandingkan sereal kering biasa.

Selain membantu asupan cairan, oatmeal juga kaya serat larut dan tidak larut. Serat ini membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah gangguan seperti diare, yang bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan memperparah kondisi bibir kering.

Sangat dianjurkan dikonsumsi saat sahur, terutama dalam bentuk oatmeal yang sedikit lebih encer. Kamu bisa menambahkan potongan buah seperti mangga atau persik untuk manfaat ganda: hidrasi sekaligus asupan vitamin.

5. Persik

Buah persik

Foto: Getty Images/alvarez

Buah persik termasuk kelompok stone fruit dengan kandungan air yang bisa mencapai lebih dari 90%. Selain air, persik juga mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan serat.

Kombinasi nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan kulit dan meningkatkan perlindungan terhadap kerusakan akibat paparan lingkungan. Kulit yang sehat dan terhidrasi dengan baik akan membuat bibir lebih lembut dan tidak mudah pecah.

Cocok dikonsumsi saat berbuka puasa sebagai hidangan penutup ringan. Kandungan airnya membantu mengganti cairan tubuh setelah seharian berpuasa, sementara rasa manis alaminya memanjakan lidah tanpa perlu tambahan gula berlebih.

6. Sup berkuah

Resep Sayur Sop Ayam

Foto: istock

Sup berbahan dasar kaldu ayam atau sayuran merupakan sumber cairan yang sangat baik, terutama saat cuaca dingin atau tubuh terasa lemas setelah berpuasa. Kandungan air dalam kuah membantu meningkatkan asupan cairan harian.

Meski demikian, perlu diperhatikan kadar garamnya. Makanan tinggi natrium justru dapat memicu dehidrasi kulit, merusak fungsi pelindung alami kulit, dan membuatnya tampak lebih kering serta rentan pecah-pecah.

Disarankan dikonsumsi saat berbuka puasa dengan memilih sup rendah garam atau membuatnya sendiri di rumah agar kandungan natriumnya terkontrol. Sup sayur hangat bisa menjadi pilihan tepat untuk memulihkan cairan tubuh sekaligus menenangkan sistem pencernaan.

7. Tomat

Manfaat Makan Tomat Setiap Hari dan Waktu Terbaik Mengonsumsinya

Foto: Deniz Altindas/Unsplash

Tomat menjadi salah satu makanan paling menghidrasi kulit dengan kandungan air mencapai sekitar 97%. Selain itu, tomat kaya akan likopen, antioksidan kuat yang diketahui membantu melindungi kulit dari kerusakan.

Likopen juga berperan dalam meningkatkan produksi prokolagen yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit. Dengan kulit yang lebih sehat, risiko bibir pecah-pecah pun dapat berkurang.

Sebaiknya dikonsumsi saat sahur, misalnya saja bisa sebagai campuran salad, jus tomat segar tanpa gula, atau tambahan dalam lauk. Mengawali puasa dengan makanan kaya air seperti tomat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sepanjang hari.

Selain mengonsumsi makanan kaya air untuk mengatasi bibir bering, penting tetap memenuhi kebutuhan cairan dengan pola minum yang teratur antara berbuka hingga sahur. Terapkan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas malam hari, dan dua gelas saat sahur) agar tubuh tetap terhidrasi optimal dan kulitt bibir tidak pecah-pecah.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads