×
Ad

Menstruasi Datang Lebih Cepat? Ini Berbagai Penyebabnya Menurut Ahli

Shandrina Shira - wolipop
Minggu, 11 Jan 2026 17:30 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur
Jakarta -

Siklus menstruasi setiap orang dapat berbeda-beda. Umumnya, siklus berlangsung sekitar 21 hingga 35 hari, dengan durasi perdarahan sekitar 2 hingga 7 hari, tergantung masing-masing individu. Meski menstruasi tidak selalu datang tepat waktu, perubahan kecil pada siklus masih tergolong normal.

"Kebanyakan orang memiliki beberapa variasi dalam jumlah hari di antara siklus mereka, jadi tidak mengherankan jika seseorang mengalami menstruasi yang tidak tepat 28 hari," ujar Karen Tang, MD, seorang ginekolog di Thrive Gynecology, dikutip dari Women's Health.

Namun, ketika siklus menstruasi terjadi jauh lebih cepat, yakni kurang dari 21 hari, kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari kebiasaan sehari-hari, perubahan hormon, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Berikut beberapa penyebab siklus menstruasi datang lebih cepat menurut para ahli:

Pubertas

Pada awal pubertas, hormon dalam tubuh belum sepenuhnya seimbang. Kondisi ini dapat memengaruhi siklus menstruasi, sehingga haid bisa datang lebih cepat atau justru lebih lambat. Perubahan siklus di masa pubertas umumnya berkaitan dengan faktor hormonal.

Perimenopause

Mengutip dari Healthline, perimenopause juga menjadi salah satu penyebab siklus menstruasi datang lebih cepat. Pada fase ini, hormon cenderung berfluktuasi dan tidak stabil, sehingga siklus menstruasi dapat berubah, baik menjadi lebih cepat maupun melambat.

Olahraga Intens

Olahraga secara intens dapat memengaruhi siklus menstruasi, bahkan menyebabkan menstruasi berhenti sementara. Kondisi ini terjadi ketika kalori yang dibakar terlalu banyak tanpa diimbangi asupan nutrisi yang cukup, sehingga produksi hormon reproduksi terganggu.

Perubahan Berat Badan yang Cepat

Penurunan atau kenaikan berat badan secara drastis dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Perubahan ini membuat tubuh memproduksi lebih banyak atau lebih sedikit hormon estrogen, sehingga memengaruhi periode menstruasi.



Simak Video "Video: Nutrisi yang Bisa Mengurangi Gejala Nyeri Haid"

(eny/eny)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork