ADVERTISEMENT

Artis-artis yang Mengalami Aphasia Selain Bruce Willis

Hestianingsih - wolipop Kamis, 31 Mar 2022 19:30 WIB
NASSAU, BAHAMAS - DECEMBER 01:  Tiger Woods of the United States hits a shot from a greenside bunker on the 14th hole during round one of the Hero World Challenge at Albany, The Bahamas on December 1, 2016 in Nassau, Bahamas.  (Photo by Christian Petersen/Getty Images) Bruce Willis bersama putrinya, Rumer Willis. Foto: Getty Images
Jakarta -

Bruce Willis mundur dari dunia akting setelah didiagnosa menderita aphasia. Bintang film 'Die Hard' ini mengalami gangguan komunikasi yang membuatnya kesulitan mencerna maupun menggunakan kata-kata lisan atau tulisan.

Aphasia sendiri terjadi karena kerusakan pada bagian otak yang bertugas memproses bahasa. Umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti stroke, trauma atau penyakit saraf lainnya.

Selain Bruce Willis, ini artis-artis Hollywood yang juga mengidap aphasia.

Sharon Stone

LOS ANGELES, CA - JANUARY 28:  Sharon Stone at Steven Tyler and Live Nation presents Inaugural Gala Benefitting Janie's Fund at Red Studios on January 28, 2018 in Los Angeles, California.  (Photo by Neilson Barnard/Getty Images)Sharon Stone pernah menderita aphasia. Foto: Neilson Barnard/Getty Images

Pada 2001, Sharon Stone dilarikan ke rumah sakit karena serangan stroke yang menyebabkan pendarahan otak hebat. Bintang 'Basic Instinct' ini mengalami pendarahan selama sembilan hari dan harus terapi untuk belajar berjalan dan bicara.

Kesulitan berjalan dan bicara termasiuk beberapa gejala dari aphasia. Dua tahun lamanya Sharon Stone menjalani terapi demi mengembalikan kemampuan jalan dan bicara dengan normal.

"Saya pulang setelah dirawat karena stroke dengan kondisi bicara tergagap-gagap, tidak bisa membaca selama dua tahun," tuturnya seperti dikutip dari People.

"Saat itu saya main di film 'Law & Order'... dan kesulitan membaca dialog. Saya bisa membicarakannya sekarang karena kini kondisi saya sudah baik-baik saja," tambahnya.

Emilia Clarke

LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 11: Emilia Clarke attends the Emilia Clarke pernah menderita aphasia. Foto: John Phillips/Getty Images

Tak lama setelah menyelesaikan syuting 'Game of Thrones' season pertama, Emilia Clarke mengalami aneurysm yang menyebabkan stroke. Ia pun harus menjalani operasi otak. Dua minggu kemudian, dia tidak bisa mengingat namanya.

"Saya mengalami kondisi yang dinamakan aphasia, akibat dari trauma pada otak yang saya derita. Dalam momen terburuk, saya ingin sekali mencabut nyawa saya. Saya meminta staf medis untuk membiarkan saya mati. Pekerjaan, seluruh mimpi yang saya inginkan, berpusat pada kemampuan bahasa dan komunikasi. Tanpa itu saya kehilangan semuanya," curhat Emilia dalam essay yang ditulisnya untuk The New Yorker.

Beruntung, aphasia yang dialaminya hanya sementara. Setelah dirawat lagi di ICU, satu minggu kemudian dia sembuh dan bisa kembali berbicara.



Simak Video "Mengapa Tak Ada Harry-Meghan di Foto Terbaru Keluarga Kerajaan Inggris?"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)