Artis-artis yang Mengalami Aphasia Selain Bruce Willis
Bruce Willis mundur dari dunia akting setelah didiagnosa menderita aphasia. Bintang film 'Die Hard' ini mengalami gangguan komunikasi yang membuatnya kesulitan mencerna maupun menggunakan kata-kata lisan atau tulisan.
Aphasia sendiri terjadi karena kerusakan pada bagian otak yang bertugas memproses bahasa. Umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti stroke, trauma atau penyakit saraf lainnya.
Selain Bruce Willis, ini artis-artis Hollywood yang juga mengidap aphasia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sharon Stone
Sharon Stone pernah menderita aphasia. Foto: Neilson Barnard/Getty Images |
Pada 2001, Sharon Stone dilarikan ke rumah sakit karena serangan stroke yang menyebabkan pendarahan otak hebat. Bintang 'Basic Instinct' ini mengalami pendarahan selama sembilan hari dan harus terapi untuk belajar berjalan dan bicara.
Kesulitan berjalan dan bicara termasiuk beberapa gejala dari aphasia. Dua tahun lamanya Sharon Stone menjalani terapi demi mengembalikan kemampuan jalan dan bicara dengan normal.
"Saya pulang setelah dirawat karena stroke dengan kondisi bicara tergagap-gagap, tidak bisa membaca selama dua tahun," tuturnya seperti dikutip dari People.
"Saat itu saya main di film 'Law & Order'... dan kesulitan membaca dialog. Saya bisa membicarakannya sekarang karena kini kondisi saya sudah baik-baik saja," tambahnya.
Emilia Clarke
Emilia Clarke pernah menderita aphasia. Foto: John Phillips/Getty Images |
Tak lama setelah menyelesaikan syuting 'Game of Thrones' season pertama, Emilia Clarke mengalami aneurysm yang menyebabkan stroke. Ia pun harus menjalani operasi otak. Dua minggu kemudian, dia tidak bisa mengingat namanya.
"Saya mengalami kondisi yang dinamakan aphasia, akibat dari trauma pada otak yang saya derita. Dalam momen terburuk, saya ingin sekali mencabut nyawa saya. Saya meminta staf medis untuk membiarkan saya mati. Pekerjaan, seluruh mimpi yang saya inginkan, berpusat pada kemampuan bahasa dan komunikasi. Tanpa itu saya kehilangan semuanya," curhat Emilia dalam essay yang ditulisnya untuk The New Yorker.
Beruntung, aphasia yang dialaminya hanya sementara. Setelah dirawat lagi di ICU, satu minggu kemudian dia sembuh dan bisa kembali berbicara.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Rekomendasi Daster Wanita Terbaik untuk Tidur Nyaman! Review Daster URU UCBamboo
Home & Living
Cangkir Kopi Keramik yang Manis untuk Sajian Hangat, Naruna Cangkir Keramik Handle Cappucino
Home & Living
Percantik Ruang Tamu dengan Taplak Meja Estetik untuk Sambut Lebaran 2026!
Elektronik & Gadget
Headphone Bone Conduction Wireless, Tetap Dengar Musik Tanpa Menutup Telinga!
Tren Unik di Dubai, Orang Datang ke Gym untuk Latihan Tidur Siang
Diet Hormon Viral di TikTok, Benarkah Bisa Atasi Jerawat hingga Mood Swing?
6 Manfaat Tak Terduga Nanas untuk Kesehatan, Cocok Jadi Menu Buka Puasa
Kisah Wanita Hampir Kehilangan Nyawa Karena Manikur Gel
Orthorexia, Ketika Obsesi Makan Sehat Justru Picu Gangguan Mental
Most Pop: Gadis Tercantik di Dunia Dilamar, Siapa Calon Suaminya?
Buku Baru Klaim Camilla Sebut Meghan Markle 'Cuci Otak' Pangeran Harry
Gaun Rusak hingga Jatuh di Tangga, 5 Momen Oscars yang Nyaris Jadi Malapetaka
Serum Microneedling Viral di TikTok, Dokter Ungkap Risikonya












































Sharon Stone pernah menderita aphasia. Foto: Neilson Barnard/Getty Images
Emilia Clarke pernah menderita aphasia. Foto: John Phillips/Getty Images