8 Makanan untuk Jaga Kesehatan Paru-paru di Tengah Pandemi COVID-19

Hestianingsih - wolipop Selasa, 27 Jul 2021 05:30 WIB
Profile of a couple of man and woman breathing deep fresh air together at sunset Foto: Getty Images/iStockphoto/AntonioGuillem
Jakarta -

Menjaga kesehatan paru-paru amat penting terutama di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. Sejauh ini banyak ditemui kasus virus Corona bisa menyerang paru-paru yang dapat menyebabkan gejala berat bahkan berujung kematian.

Salah satu cara agar paru-paru tetap sehat adalah tidak merokok dan menghindari paparan asapnya. Selain itu juga mengonsumsi makanan bernutrisi yang baik bagi paru-paru. Berikut ini delapan makanan terbaik untuk menjaga kesehatan paru-paru yang dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.

1. Beetroot atau Buah Bit

Red Beetroot with herbage green leaves on wooden background Foto: iStock

Buah bit telah terbukti memiliki banyak manfaat untuk menjaga fungsi paru-paru tetap baik. Buah berwarna merah keunguan ini kaya akan nitrat yang membantu merelaksasi pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah tinggi. Buah bit juga mengandung magnesium, potassium, vitamin C dan karotenoid, mikronutrien yang penting untuk kesehatan pernapasan.

2. Apel

apple isolated on wood backgroundFoto: iStock

Makan buah apel secara teratur, minimal satu butir sehari bisa membantu menjaga kesehatan paru-paru. Apel tinggi akan antioksidan seperti flavonoid serta vitamin C yang dapat mengurangi risiko terkena asthma dan kanker paru.

3. Labu Kuning

Labu Kuning Favorit Nabi Muhammad SAW, Bisa Obati Covid-19?Foto: iStock

Labu kuning kaya akan beta karoten, lutein dan zeaxanthin, jenis antioksidan dan anti-radang. Sejumlah studi menunjukkan orang muda maupun lansia dengan pembuluh darah yang mengandung banyak karotenoid juga memiliki fungsi paru yang lebih baik.

4. Kunyit

turmeric powder in wood spoon on black table, spices and herb conceptFoto: Getty Images/iStockphoto/kwanchaichaiudom

Tempah-rempah satu ini banyak dijadikan sebagai alternatif pengobatan karena kandungan antioksidan dan antiradang. Curcumin, komponen aktif yang terkandung dalam kunyit, juga dipercaya baik untuk memelihara kesehatan paru-paru.

Dalam studi yang dilakukan terhadap 2.478 responen, konsumsi kunyit secara rutin terbukti dapat meningkatkan fungsi paru-paru. Lalu pada perokok aktif yang rajin mengonsumsi kunyit kondisi paru-parunya lebih baik ketimbang perokok yang jarang atau tidak teratur mengonsumsi kunyit.

5. Tomat dan Produk Olahannya

Tomat untuk skincare alamiFoto: Getty Images/iStockphoto/silvae

Tomat merupakan sumber lycopene, jenis antioksidan yang juga sangat baik bagi kesehatan secara keseluruhan, khususnya paru-paru. Studi menunjukkan konsumsi tomat dan produk turunannya seperti saus, pasta, atau tomat kalengan, dapat mengurangi peradangan saluran pernapasan pada penderita asthma sekaligu meningkatkan fungsi paru pada penderita penyakit paru obstruktif kronik.

6. Teh Hijau

6 Waktu yang Tepat Minum Teh Hijau agar Manfaatnya MaksimalFoto: Getty Images/iStockphoto/shironosov

Teh hijau mengandung catechin yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti-radang. Seperti dilansir Health Line, konsumsi teh hijau terbukti dapat menghambat terjadinya fibrosis atau jaringan parut pada paru-paru.

7. Kol Ungu

Close up photo of edible vegetables - a red cabbage with some vegetables in the background on a solid light blue wooden tableFoto: iStock

Kol ungu mendapatkan warnanya dari anthocyanins, jenis antioksidan yang bisa mengurangi atau memperlambat penurunan fungsi paru-paru. Selain itu kol ungu juga kaya akan serat dan sejumlah studi menunjukkan konsumsi lebih banyak serat bisa meningkatkan kesehatan paru-paru.

8. Edamame

Edamame is one of the popular Japanese cuisineFoto: iStock

Kacang kedelai atau edamame mengandung isoflavon tinggi yang tak hanya baik bagi kulit tapi juga paru-paru. Sebuah studi yang dilakukan di Jepang terhadap 618 responden menunjukkan, orang dengan penyakit paru-paru kronik kurang mengonsumsi isoflavon, ketimbang responden yang rajin makan edamame.

Studi juga mengungkapkan mencukupi asupan isoflavon setiap hari bisa membantu menjaga fungsi dan kesehatan paru-paru tetap baik dan mengurangi gangguan napas pendek atau kesulitan bernapas.

(hst/hst)