4 Gaya Hidup Ini Bisa Sebabkan Milenial Rentan Kena Kolesterol

Inkana Putri - wolipop Sabtu, 24 Okt 2020 20:49 WIB
junk food Foto: shutterstock
Jakarta -

Kolesterol menjadi salah satu hal yang bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis, termasuk jantung. Banyak orang mengira kolesterol hanya bisa terjadi oleh orang yang lanjut usia saja. Padahal, kolesterol juga rentan terjadi oleh para milenial.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Vito Damay mengatakan kolesterol merupakan salah satu masalah yang paling utama, termasuk bagi mereka yang berusia muda. Bahkan ia menyebutkan sangat penting sekali bagi generasi milenial untuk melakukan cek kolesterol sedini mungkin.

"Kenapa sih orang perlu mengetahui dari awal tentang kolesterol? Karena usia 20 tahun pun orang bisa kolesterol tinggi. Nah, oleh karena itu kenapa sejak muda kita sudah harus menjaga jangan sampai nanti terlanjur sakit," ujarnya dalam acara Virtual Indonesia Heart Bike 'Gaya Hidup Sehat Bebas Kolesterol di Usia Muda dengan Berolahraga', Sabtu (24/10/2020).

"Dan orang yang berusia 20 tahun sebenarnya dari American Heart Association diminta untuk mengecek kolesterol karena penyakit tersebut bisa terjadi di usia muda," imbuhnya.

Senada dengan dr. Vito, Corporate Nutritionist Nestlé Indonesia Eka Hardiana juga mengatakan kolesterol menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit jantung koroner. Adapun penyakit ini merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Diana menjelaskan ada empat gaya hidup yang membuat naiknya kolesterol, salah satunya makanan yang mengandung lemak tinggi dan kolesterol.

"Salah satu faktor adalah makanan yang tinggi lemak dan tinggi kolesterol, yang umumnya merupakan makanan enak. Tapi, kalau berlebihan fungsinya di dalam tubuh akan menjadi kurang baik," katanya.

Virtual Indonesia Heart Bike 'Gaya Hidup Sehat Bebas Kolesterol di Usia Muda dengan Berolahraga'Virtual Indonesia Heart Bike 'Gaya Hidup Sehat Bebas Kolesterol di Usia Muda dengan Berolahraga' Foto: Inkana Putri

Selain makanan berlemak, kebiasaan mengonsumsi makanan untuk meningkatkan mood juga menjadi penyebab naiknya kadar kolesterol. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi nantinya akan menumpuk dan dapat meningkatkan risiko kolesterol.

"Kita cenderung meningkatkan mood dengan makanan, terutama yang mengandung gula. Memang itu betul, makan enak membuat mood jadi bagus. Namun, kalau kita makan makanan yang banyak lemak atau gula itu akhirnya hanya makanan itu yang akan tertampung sehingga punya risiko kolesterol sejak muda," paparnya.

Ketiga, kurangnya aktivitas fisik juga menjadi hal lain yang bisa meningkatkan risiko kolesterol di usia muda. Di masa produktifnya, Diana mengatakan milenial umumnya akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja dan lupa untuk berolahraga. Gaya hidup yang kurang sehat inilah yang akhirnya membuat terjadinya penumpukan kolesterol di dalam tubuh

"Faktor lain adalah kurangnya aktivitas fisik karena sibuk. Biasanya karena masih muda, masih semangat bekerja sampai lupa untuk beraktivitas fisik. Dan misalnya kalau sudah ada makanan berlemak yang tersumbat, bisa menyebabkan munculnya kolesterol lebih dini ," paparnya.

Terakhir, kebiasaan merokok juga menjadi faktor lain yang memicu penyakit kolesterol. Pasalnya, rokok akan membuat kadar kolesterol baik menurun sehingga di dalam tubuh akan terjadi penumpukan kolesterol jahat.

"Dan yang terakhir adalah salah satu kebiasaan yang perlu kita hindari juga adalah kebiasaan merokok. Jadi kalau bisa kita hentikan, mari kita hentikan," pungkasnya.

Sebagai informasi, acara Virtual Indonesia Heart Bike 'Gaya Hidup Sehat Bebas Kolesterol di Usia Muda dengan Berolahraga' merupakan acara yang digelar oleh detikcom bersama Yayasan Jantung Indonesia dan didukung oleh Nestlé ACTICOR. Tujuan dari event ini adalah untuk mengajak masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat usia muda untuk memulai pola hidup yang sehat, salah satunya melalui olahraga.



Simak Video "Hasil Studi: Menikah Kurangi Risiko Kematian pada Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)