Pria Meninggal Setelah Jadi Guyonan Ketika Anaknya Telepon Panggilan Darurat

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 24 Jul 2020 06:30 WIB
ilustrasi call center Foto: thinkstock
Jakarta -

Ketika membutuhkan pertolongan saat berada dalam situasi darurat, maka hal pertama yang bisa dilakukan adalah menelepon panggilan darurat. Tapi bagaimana jadinya jika operator panggilan darurat itu justru malah mempermainkan panggilan telepon dan menanggapinya dengan tidak serius? Hal itu yang dirasakan oleh seorang wanita berusia 18 tahun yang berasal dari Thailand.

Seperti dikutip dari Asia One, wanita yang diketahui bernama Pronrawin itu pada hari Minggu, 19 Juli 2020 membagikan kisah miris yang dialaminya melalui media sosial Facebook miliknya. Dalam postingan itu dia menceritakan bahwa ketika dirinya menelepon panggilan darurat medis di nomor 1669, dia malah mendapatkan tanggapan yang kurang mengenakkan hingga sang ayah jadi meninggal.

Bukannya menanggapi panggilan dengan serius, operator telepon panggilan darurat itu malah membuat guyonan dengan menirukan suara sinyal sibuk lalu menutup teleponnya. Pronrawir telah mencoba menghubungi panggilan darurat di Thailand itu sebanyak tiga kali pada hari Minggu.

PronrawirPronrawir Foto: dok. The Nation/Asia News Network

Pada panggilan pertama Pronrawir telah memberitahukan bahwa ayahnya sekarat. Mendengar hal itu, operator panggilan darurat langsung menanyakan dan mencatat alamatnya. Namun karena layanan darurat tak kunjung datang dan kondisi ayahnya yang semakin memburuk maka Pronrawir memutuskan untuk menelepon kembali panggilan darurat. Tapi sayang panggilan kedua itu tidak berhasil karena masalah sinyal. Ketika menelepon lagi untuk yang ketiga kalinya, akhirnya ada seorang operator pria yang mengangkatnya.

Tapi entah apa yang ada di pikiran operator pria itu sampai bisa-bisanya mempermainkan penelepon yang benar-benar sedang membutuhkan bantuannya. Awalnya pria itu mengatakan bahwa dia tidak bisa mendengar Pronrawir, lalu menirukan suara sinyal sibuk dan menutup teleponnya.

Pronrawir menjelaskan bahwa sekitar jam 7.10 pagi ayahnya mulai tersedak. Dia lalu melakukan panggilan darurat pertamanya pada pukul 7.13 pagi. Pada pukul 7.20 pagi, ambulans tiba di rumahnya.

Yang membuat Pronrawir menjadi sangat marah adalah karena panggilan darurat ketiganya. Dia mengatakan bahwa kehidupan ayahnya sangatlah berharga dan tidak seharusnya petugas operator telepon itu menjadikan situasi antara hidup dan mati ayahnya sebagai lelucon.

Ayahnya kini telah meninggal dan dimakamkan pada hari Minggu. Belum dapat dipastikan apa yang menjadi alasan dan penyebab dari kematian ayahnya itu. Kabarnya pihak wartawan telah menghubungi rumah sakit terkait dan pemimpinnya mengaku akan segera menemukan pria yang dimaksud.



Simak Video "Bikin Baju dari Tas Louis Vuitton dan Gucci, Wanita Filipina Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)