Apakah Makan Kacang Menyebabkan Jerawat? Ini Kata Dokter

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 04 Jun 2020 06:30 WIB
Many peanuts with a syringe and a bottle of medication for allergy on a wood tablecloth Kacang Dapat Menyebabkan Jerawat/ Foto: iStock
Jakarta -

Kamu mungkin sudah sering mendengar bahwa kacang bisa menyebabkan jerawat. Banyak orang yang memiliki kulit berjerawat menghindari konsumsi kacang karena takut jerawatnya akan bertambah parah. Tapi apakah benar makan kacang bisa menyebabkan jerawat?

Seperti dikutip dari Facing Acne, dalam beberapa dekade terakhir ini para peneliti Amerika telah menyimpulkan bahwa mengonsumsi kacang tidak benar-benar terkait dengan jerawat yang kamu alami. Menurut para peneliti tersebut, jerawat adalah hasil dari gen dan hormon, seperti, androgen dan testosteron.

Walaupun demikian, para peneliti saat ini sedang memeriksa kembali hubungan antara diet dengan jerawat. Beberapa orang percaya bahwa jenis makanan tertentu dapat meringankan kondisi jerawat, sementara jenis lainnya justru dapat memicu jerawat. Makanan yang mengandung banyak glukosa, seperti makanan yang mengandung susu dipercaya dapat memperparah kondisi jerawat, sedangkan makanan segar seperti sayur dan buah dapat membuat kulit lebih sehat. Tapi bagaimana dengan kacang, apakah makan kacang menyebabkan jerawat?

Seperti dilansir dari MD Acne, menurut Dr. Yoram Harth, MD, makan kacang ternyata memang bisa menyebabkan jerawat. Kacang mengandung androgen yang dapat meningkatkan produksi minyak dan menimbulkan jerawat. Namun tidak semua kacang akan menghasilkan androgen. Seperti kacang almond, mete, dan macadamia yang terbukti tidak mempengaruhi hormon androgen sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang-orang dengan kulit berjerawat.

Sebenarnya alasan utama mengapa kacang dapat memperparah kondisi jerawatmu adalah karena kacang mengandung banyak lemak dan protein tinggi yang sulit dicerna. Hal itu kemudian mendorong pertumbuhan antibodi yang pada akhirnya akan mengiritasi kelenjar sebaceousmu dan menyebabkan jumlah sebum meningkat. Sebum tersebut yang kemudian akan menyumbat pori dan menyebabkan jerawat.

Dr. Jaggi Rao, MD, FRCPC, menyarankan jika benar-benar ingin mengonsumsi kacang tanpa memperparah kondisi jerawatmu, maka kamu bisa memanggang atau merendam kacang terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan proteinnya sehingga lebih mudah dicerna tubuh.

Kandungan Nutrisi dalam Kacang

ilustrasi kacangilustrasi kacang Foto: ilustrasi kacang

Kacang-kacangan sendiri kaya akan vitamin, seperti vitamin A, B3 dan 6, C, dan E, serta Chromium dan Selenium. Dalam beberapa penelitian, kandungan dalam kacang itu justru dapat membantu memerangi jerawat. Misalnya, kacang pistasi yang memiliki seluruh kandungan tersebut ditambah dengan asam folat yang tinggi. Komponen tersebut dapat membantu tubuh untuk melawan radikal bebas dan membuat kulit menjadi lebih sehat. Selain itu, kacang pistasi juga bisa mempengaruhi hormon insulin karena dapat melacak kadar glukosa yang dapat berpengaruh pada tingkat androgenmu.

Untuk mendapatkan kandungan selenium dan zinc, kamu bisa mencoba mengonsumsi kacang mete dan Brazil. Selenium dapat membantu tubuh memproduksi glutathione yang berfungsi untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak kekebalan dan sel tubuh. Selenium juga berfungsi sebagai antioksidan kuat yang dibantu dengan vitamin E yang dapat membantu menyamarkan noda di wajah. Sedangkan zinc dapat membantu kulit untuk meremajakan diri.

Memang, kacang mengandung banyak lemak omega-6 yang tidak berguna dan pada akhirnya tersimpan sebagai lemak. Di sisi lain, kacang-kacangan seperti walnut, juga mengandung banyak lemak omega-3 yang sangat berfungsi kuat melawan peradangan. Namun jika kamu merasa takut untuk mengonsumsi kacang, maka kamu bisa meningkatkan omega-3 dalam tubuh dengan mengonsumsi minyak ikan setiap hari. Untuk meningkatkan kadar asam lemak, gunakan juga kacang Brazil.



Simak Video "Wow! Limbah Kulit Jagung Dibikin Jadi Bros Cantik"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)