Kisah Sedih Perawat Meninggal karena Terinfeksi Corona, 5 Tahun Belum Mudik

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 30 Apr 2020 14:41 WIB
Larni Zuniga Foto: Istimewa
Jakarta -

Seorang perawat yang berjuang di garda terdepan untuk memerangi COVID-19 terinfeksi virus corona dan meninggal. Perawat asal Filipina yang bekerja di Inggris ini bahkan belum pernah pulang ke negaranya selama lima tahun.

Larni Zuniga merupakan perawat National HEalth Service (NHS) London yang berasal dari Filipina. Pria yang sudah menikah dan memiliki anak ini telah bekerja di Inggris selama 12 tahun dan tidak mudik untuk melihat keluarganya selama lima tahun.

Sebelum meninggal karena terinfeksi corona, Larni telah menjadi warga negara Inggris pada Februari dan berharap membawa istri serta anaknya ke Inggris pada Juni nanti. Namun, sayangnya pria berusia 54 tahun ini harus meninggal sebelum pulang kampung untuk menjemput keluarganya di Filipina.

Seperti dilansir Daily Mail, putri Larni, Mutya menuliskan kesedihannya di media sosialnya. Ia mengaku tak bisa berhenti menangis atas kepergian ayahnya untuk selama-lamanya.

"Terlalu menyakitkan untuk ditanggung," tulisnya.

Sementara itu sepupu Larni, Christian mengungkapkan sosoknya yang membuat bangga. "Larni adalah seorang profesional sejati, yang menyentuh kehidupan banyak orang. Dia membuat perbedaan besar bagi banyak kehidupan orang," ujarnya.

Larni ZunigaLarni Zuniga Foto: Istimewa

Teman Larni, Arnold Barrientos menambahkan bahwa Larni telah banyak berkorban untuk keluarganya. "Dia bekerja keras dan dia berjuang keras untuk tidak mengunjungi keluarganya hanya untuk memastikan kehidupan yang nyaman bagi mereka," kata Arnold

"Dia memengaruhi banyak orang dengan konseling dan kepribadiannya yang hangat dan penuh kasih. Dia memiliki begitu banyak mimpi tentang keluarganya yang tidak terpenuhi karena kematiannya," imbuhnya.

Larni adalah seorang perawat senior yang bekerja di rumah perawatan Surrey Hills. Kematiannya terjadi setelah sebelumnya banyak yang khawatir bahwa pekerja rumah perawatan belum diberi cukup alat pelindung diri untuk menghentikan penyebaran infeksi.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)