7 Cara Terlelap Lebih Cepat Buat Kamu yang Susah Tidur Selama 'WFH'

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 03 Apr 2020 19:30 WIB
Seorang perempuan mengalami insomnia. Foto: Thinkstock
Jakarta -
Masa karantina karena virus Corona mempengaruhi pola tidur sebagian orang. Hal itu bisa dilihat dari sejumlah netizen yang curhat masalah yang sama di Twitter dengan tanda pagar #cantsleep. Beberapa hal yang bisa jadi alasannya adalah perubahan gaya hidup, kurang gerak, hingga kecemasan karena pandemi yang tak kunjung usai. Kamu yang juga jadi susah tidur selama masa karantina dan WFH, berikut cara-cara yang dilakukan menurut ahli tidur Dr Sophie Bostock.

1. Buat Rutinitas Baru
Perubahan aktivitas dan gaya hidup karena masa karantina Corona membuat pola tidur juga berganti. Karena itu, disarankan untuk membuat rutinitas baru sesuai kebutuhan selama WFH dan ikuti jadwal tersebut agar jam tubuh jadi lebih teratur. Misalnya tetapkan untuk tidur sekitar jam 11 malam dan bangun pukul 7 pagi agar tubuh tahu bahwa itu waktu istirahatnya.

2. Olahraga di Luar
Salah satu alasan kamu sulit tidur adalah kurang bergerak dan tidak terpapar sinar matahari. Karenanya, tubuh jadi kurang lelah dan bingung dengan waktu biologisnya yang menyebabkan sulit tidur ketika malam. Sophie pun menyarankan untuk olahraga di luar ruangan.

"Lingkungan terbaik adalah yang punya banyak sinar matahari, sinar matahari adalah mood booster natural dan paparan cahaya natural terutama saat pagi juga membantu membangunkan jam tubuh, jadi di malam hari, tubuhmu sudah siap untuk tidur," ungkapnya dilansir Dailymail.

3. Hindari Tidur Siang
Agar lebih cepat ngantuk di malam hari, hindari pula tidur siang. Meski WFH memungkinkan kamu untuk lebih santai tapi hal itu juga bisa memicu begadang yang kurang baik bagi tubuh.

4. Teknik Bernapas
Banyak orang jadi kurang tidur karena merasa cemas. Selama pandemi Corona, kecemasan pun kadang timbul karena kekhawatiran akan masalah kesehatan, keuangan, hingga hubungan. Sophie menyarankan untuk menerapkan teknik bernapas yang bisa merelaksasi badan.

"Sempatkan beberapa waktu di siang hari untuk berhenti dan berkonsentrasi untuk bernapas secara pelan-pelan. Ini akan membantu kamu untuk tidak terdistraksi pikiran dan perasaan. Coba lakukan sebelum tidur juga," saran Dr Sophie.

5. Jangan Baca Berita Sebelum Tidur
Agar otak tidak terstimulasi, sebaiknya hindari baca berita sebelum tidur. Apalagi yang kamu tahu membuat perasaan jadi cemas dan tidak tenang. Dari pada baca atau berdiskusi mengenai berita Corona, alihkan pada sesuatu yang menghibur. "Tonton, baca, atau dengarkan saja sesuatu yang lucu, mengulang, atau tidak penting untuk membiarkan otakmu berkelana," ujarnya.

6. Jangan Kerja di Kasur
Ketika kamu bekerja di kasur, otak akan mulai mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat kerja. Karenanya, ketika malam otak jadi terjaga. Untuk itu, sediakan ruang atau paling tidak pojok khusus untuk WFH, jangan di kasur. Selain itu, ganti lampu menjadi yang lebih temaram sebelum tidur agar tubuh tahu waktunya untuk tidur.

7. Matikan Handphone
Selama masa karantina mungkin kamu punya banyak waktu luang sehingga sering main handphone. Hal ini pun perlu dihindari karena sinar dari gadget pun dapat mengganggu pola tidur. Pastikan saja untuk tidak memegang handphone sejam sebelum waktu istirahat.



Simak Video "Video Dahsyatnya Ledakan di Beirut Terekam Saat Prewedding"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)