Ketahui Efek Samping Terlalu Sering Pakai Hand Sanitizer untuk Cegah Corona

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 16 Mar 2020 15:37 WIB
Closeup of a hand pouring sanitizer in the other, isolated on white background. Ilustrasi hand sanitizer. Foto: Getty Images
Jakarta -

Menyusul mewabahnya virus corona, cairan pembunuh kuman atau hand sanitizer menjadi barang yang paling banyak dicari. Tapi tahu kah kamu, terlalu sering memakai hand sanitizer juga bisa membahayakan kesehatan?

Sejak kepanikan yang terjadi akibat virus corona, orang-orang mulai mawas diri dengan melakukan tindakan preventif. Salah satu cara yang diyakini ampuh untuk melindungi diri dari paparan virus corona adalah memakai hand sanitizer.

Barang tersebut lantas ludes terjual di pasaran. Saking lakunya, hand sanitizer sempat langka di toko-toko dan apotek.


Terlepas dari fungsinya sebagai pembunuh kuman, pemakaian hand sanitizer bisa menimbulkan efek samping bila tak digunakan secara bijak. Terlalu sering memakai hand sanitizer tidaklah baik bagi kesehatan kulit seperti hasil riset yang dilakukan oleh United States Food and Drug Administration.

Berikut beberapa efek samping dari membersihkan tangan dengan hand sanitizer seperti dilansir dari LiveStrong.

1. Iritasi Kulit
Hand sanitizer sangat tidak dianjurkan bagi kamu yang memiliki masalah kulit sensitif. Kandungan alkohol yang terkandung dalam hand sanitizer dapat menimbulkan rasa gatal, panas dan kering. Hindari pula pemakaian hand sanitizer di area tubuh selain tangan seperti mata, telinga, mulut, hidung, dan daerah genital. Selain itu, jangan gunakan hand sanitizer untuk bayi atau anak balita karena kulit pada usia tersebut lebih rentan terkena iritasi.


2. Kulit Mudah Terbakar Sinar Matahari
Hand sanitizer membuat kulit semakin sensitif terhadap sinar ultra violet sehingga menyebabkan kulit mudah terbakar di bawah paparan sinar matahari. PDR Health menyarankan, aplikasikan sun screen yang mengandung SPF tinggi dulu sebelum menggunakan hand sanitizer.

3. Tubuh Rentan Terhadap Infeksi
Bukannya melindungi tubuh dari infeksi, hand sanitizer justru dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Menurut dr. Sarah Janssen dari Natural Resources Defense Council, hand sanitizer tidak efektif dalam membunuh kuman jika dibandingkan dengan mencuci tangan dengan air dan sabun. WHO sendiri menganjurkan cuci tangan setidaknya selama kamu menyanyikan lagu 'Happy Birthday' dua kali.


4. Reaksi Hormon
Hand sanitizer dapat berakibat negatif bagi kelenjar gondok (hormon tiroid) dan hormon estrogen. Menurut Drug Watch, bahan kimia triclosan yang banyak terkandung dalam hand sanitizer tidak berpengaruh baik bagi kesehatan hormon Anda.



Simak Video "Sejumlah Pernikahan Tetap Berjalan di Tengah Wabah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)