Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO

Hestianingsih - wolipop Selasa, 03 Mar 2020 15:32 WIB
Closeup of a hand pouring sanitizer in the other, isolated on white background. Ilustrasi hand sanitizer. Foto: Getty Images/lightmax
Jakarta -

World Health Organization (WHO) mengeluarkan standar formula membuat hand sanitizer yang efektif membunuh kuman seperti virus dan bakteri, termasuk virus Corona COVID-19, yang kini sudah masuk Indonesia. Seperti dikutip dari situs resmi WHO, panduan formulasi ini diperuntukkan bagi produsen hand sanitizer lokal dengan jumlah produksi kecil.

Formulasi hand sanitizer sesuai standar WHO ini berbasis alkohol 70 persen atau lebih, yang memang menjadi standar utama untuk menjaga kebersihan tangan. Dalam laman bertajuk 'Guide to Local Production: WHO-Recommended Handrub Formulations', WHO menulis ada dua formula hand sanitizer yang direkomendasikan.


Berikut ini bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat 10 liter hand sanitizer sesuai standar WHO:

Formulasi 1:

- Ethanol 96 persen, 8333 ml

- Hidrogen peroksida 3 persen, 417 ml

- Gliserol 98 persen, 145 ml

- Air distilasi atau air matang yang sudah didinginkan

Formulasi 2:

- Isopropil alcohol 99,8 persen, 7515 ml

- Hidrogen peroksida 3 persen, 417 ml

- Gliserol 98 persen, 145 ml

- Air distilasi atau air matang yang sudah didinginkan


Setelah semuanya terkumpul, bahan pertama yang pertama kali dimasukkan dalam botol atau jerigen adalah alkohol. Setelahnya masukkan hidrogen peroksida yang jumlahnya telah diukur di wadah labu ukur. Dilanjutkan dengan menuangkan gliserol dan air distilasi atau air matang yang sudah didinginkan secara berurutan.

Jika semua bahan telah dimasukkan ke jerigen atau botol, langsung tutup untuk mencegah alkohol menguap. Kemudian campur semua bahan dengan dikocok secara perlahan. Setelah itu hand sanitizer bisa ditempatkan dalam wadah yang lebih kecil ukuran 500 ml atau 100 ml. Simpan dalam ruangan khusus yang jauh dari panas dan api selama 72 jam sebelum digunakan.

Kedua formulasi tersebut merupakan standar WHO untuk memproduksi hand sanitizer sebanyak 10 liter dengan konsentrasi akhir setelah pencampuran, (Formulasi 1) ethanol 80 persen, gliserol 1,45 persen, hidrogen peroksida 0,125 persen dan (Formulasi 2) isopropil alcohol 75 persen, gliserol 1,45 persen, hidrogen peroksida 0,125 persen.

WHO menjelaskan bahwa kedua formulasi hand sanitizer tersebut direkomendasikan untuk produksi lokal atau rumahan maksimal 50 liter. Untuk membuat hand sanitizer sendiri sesuai standar WHO di rumah dengan skala lebih kecil, jumlah setiap bahan bisa dikurangi namun tetap dengan konsentrasi dan kadar bahan yang sama. Pastikan memakai sarung tangan dan masker saat menuangkan atau mencampur bahan-bahan.



Simak Video "KuTips: Tips Bangkit dari Kemalasan Biar Lebih Produktif!"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)